Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunjukkan dominasinya di Partai Republik setelah kandidat dukungannya berhasil menyingkirkan salah satu pengkritik internal paling keras, anggota DPR Thomas Massie, dalam pemilihan pendahuluan di Kentucky.
Mantan anggota Navy SEAL Ed Gallrein mengalahkan Massie dalam pertarungan yang menjadi bagian terbaru dari gelombang “balas dendam politik” Trump sepanjang Mei.
Sebelumnya, Trump turut membantu menjatuhkan lima senator negara bagian Indiana yang menolak rencana redistribusi distrik pemilu dua pekan lalu, serta Senator Louisiana Bill Cassidy—yang pernah mendukung pemakzulan Trump pada 2021—pada Sabtu lalu.
Pemilihan di Kentucky menjadi salah satu dari dua pertarungan penting yang memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh Trump terhadap pemilih Partai Republik.
Selain Kentucky, pemilihan pendahuluan juga berlangsung di Alabama, Georgia, Idaho, Oregon, dan Pennsylvania.
Trump jatuhkan Massie
Trump selama ini berjanji akan membalas sejumlah tokoh Republik atas berbagai bentuk perlawanan, baik nyata maupun yang ia anggap sebagai penghinaan pribadi.
Namun konflik panjang terkait pengeluaran negara, dokumen Jeffrey Epstein, dukungan AS terhadap Israel, hingga isu lainnya membuat Trump secara khusus menargetkan Massie.
“Thomas Massie adalah anggota Kongres yang buruk. Dia buruk sejak hari pertama. Berurusan dengannya sangat mengerikan. Saya bahkan tidak menganggap dia Republikan. Saya pikir dia sebenarnya Demokrat,” kata Trump pada Selasa.
Trump secara langsung datang ke Kentucky pada Maret lalu, sementara Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth melakukan kunjungan tidak biasa ke distrik tersebut pada Senin untuk berkampanye bersama Gallrein.
Hegseth meminta pemilih mengirim “bala bantuan” bagi Trump di Kongres, di tengah upaya Partai Republik mempertahankan mayoritas tipis mereka dalam pemilu paruh waktu November mendatang.
Di distrik keempat Kentucky—wilayah yang selama ini dimenangkan Massie dengan selisih sekitar 30 poin—pemilih akhirnya berpihak pada Trump.
Kekalahan Massie menjadi peringatan bagi para politisi Republik di Washington maupun tingkat negara bagian bahwa meskipun tingkat popularitas Trump menurun hingga kisaran 30 persen dan sebagian basis pendukungnya mulai menjauh, ia tetap menjadi pemimpin partai dengan kekuatan besar untuk menghukum mereka yang tidak loyal.
Pertarungan tersebut juga menjadi salah satu pemilihan pendahuluan termahal dalam sejarah, dengan belanja iklan mencapai US$19 juta untuk mendukung Gallrein dan US$14 juta untuk mendukung Massie.
Trump angkat Andy Barr gantikan McConnell
Senator pensiun Mitch McConnell pernah menjadi salah satu tokoh Republik paling berpengaruh di Amerika dan mendominasi politik Kentucky selama bertahun-tahun.
Namun hubungan Trump dan McConnell memburuk setelah McConnell menolak mendukung klaim palsu Trump soal kecurangan besar dalam pemilu 2020.
Dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik untuk menggantikan McConnell, kandidat pilihan Trump, anggota DPR Andy Barr, berhasil mengalahkan mantan jaksa agung negara bagian Daniel Cameron.
Cameron sebelumnya dikenal sebagai anak didik politik McConnell dan sempat dianggap bintang baru Partai Republik, meski pamornya menurun setelah kalah dalam pemilihan gubernur Kentucky 2023 dari petahana Demokrat Andy Beshear.
Trump tidak hanya mendukung Barr, tetapi juga membantu membuka jalannya menuju nominasi dengan membujuk pebisnis Nate Morris mundur dari pencalonan dan menerima tawaran jabatan duta besar.
Ketiga kandidat sebenarnya memulai karier politik mereka sebagai staf magang McConnell. Namun pemilihan ini memperlihatkan betapa pengaruh McConnell telah memudar.
Barr kini menjadi favorit kuat untuk menjadi senator Kentucky berikutnya.
Dalam pemilu November, Barr akan menghadapi mantan legislator Demokrat Charles Booker yang memenangkan nominasi setelah mengalahkan mantan pilot tempur Marinir Amy McGrath.
Pemilihan gubernur Georgia berlanjut ke putaran kedua
Pemilihan pendahuluan Partai Republik untuk menggantikan Gubernur Georgia Brian Kemp akan berlanjut ke putaran kedua pada 16 Juni setelah tak ada kandidat yang meraih lebih dari 50 persen suara.
Wakil gubernur Georgia yang didukung Trump, Burt Jones, akan menghadapi pebisnis Rick Jackson.
Keduanya unggul atas dua pejabat negara bagian lainnya, yakni Sekretaris Negara Bagian Georgia Brad Raffensperger—yang dikenal karena menolak mendukung klaim palsu Trump soal pemilu 2020—serta Jaksa Agung Georgia Chris Carr.
Pemenang putaran kedua akan menghadapi mantan Wali Kota Atlanta dari Partai Demokrat, Keisha Lance Bottoms, pada November nanti.
Sementara itu, pemilihan pendahuluan Partai Republik untuk menantang Senator Demokrat Jon Ossoff juga berlanjut ke putaran kedua antara anggota DPR Mike Collins dan mantan pelatih sepak bola Derek Dooley yang didukung Kemp.
Texas jadi target berikutnya?
Peluang berikutnya bagi Trump untuk memperlihatkan pengaruhnya muncul di Texas.
Trump pada Selasa mendukung Jaksa Agung Texas Ken Paxton dalam pemilihan pendahuluan Senat melawan senator petahana empat periode John Cornyn.
Dukungan Trump terhadap Paxton—figur kontroversial yang dekat dengan gerakan MAGA—muncul meski sejumlah tokoh Republik memperingatkan bahwa langkah itu bisa membahayakan peluang partai menghadapi kandidat Demokrat James Talarico pada November.
Cornyn merespons dukungan Trump kepada Paxton dengan menegaskan di media sosial bahwa dirinya mendukung Trump “99 persen waktu”.
Namun Cornyn pernah bekerja sama dengan Demokrat meloloskan undang-undang pengendalian senjata pada 2022 dan dianggap terlambat mendukung kampanye presiden Trump pada 2024.
Sementara Paxton menjadi salah satu tokoh yang paling cepat menggugat hasil pemilu 2020.
Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menyebut Paxton sebagai “orang yang selalu sangat loyal kepada saya dan gerakan MAGA luar biasa kami”.
Trump mengatakan Cornyn adalah “orang baik”, tetapi menambahkan bahwa senator itu “tidak mendukung saya saat masa-masa sulit”.
Josh Shapiro mulai kirim sinyal menuju Pilpres 2028
Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro memang tengah bersiap menghadapi pemilihan ulang tahun ini.
Namun pidato politiknya pada malam pemilu di Bucks County dianggap sudah menyerupai pesan kampanye menuju pemilihan presiden Partai Demokrat 2028.
Shapiro berulang kali membandingkan pencapaiannya di Pennsylvania—negara bagian kunci dalam pilpres—dengan apa yang ia sebut sebagai “kekacauan, kekejaman, dan korupsi” dari pemerintahan Trump.
Ia mengkritik pemotongan anggaran Medicaid oleh Trump, menyerang kebijakan perang terhadap Iran, serta menuding tarif perdagangan Trump membuat harga-harga semakin mahal.
“Alih-alih menurunkan biaya hidup seperti janjinya, Trump dan para pendukungnya justru menekan kelas menengah,” kata Shapiro.
Ia juga menuduh pemerintahan Trump dipenuhi “korupsi yang tak tertandingi” dan hanya bertujuan memperkaya sekutu-sekutunya.
Demokrat tentukan kandidat di empat distrik penting
Partai Demokrat Pennsylvania berharap jalan untuk merebut kembali DPR AS terbuka lewat negara bagian tersebut.
Kini mereka telah menentukan kandidat untuk empat distrik penting.
Bob Brooks, presiden asosiasi pemadam kebakaran profesional Pennsylvania, memenangkan pemilihan pendahuluan di distrik ketujuh dan akan menghadapi anggota DPR Republik Ryan Mackenzie pada November.
Brooks merupakan satu dari empat kandidat yang didukung Shapiro.
Shapiro juga mendukung Komisaris Bucks County Bob Harvie di distrik pertama, Wali Kota Scranton Paige Cognetti di distrik kedelapan, serta mantan pembawa berita televisi Janelle Stelson di distrik kesepuluh.
Alabama kembali mempertemukan rival lama
Senator Tommy Tuberville, mantan pelatih sepak bola Auburn University, memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Republik untuk gubernur Alabama.
Ia kini menjadi favorit kuat menghadapi mantan senator Demokrat Doug Jones pada November.
Keduanya pernah bertarung dalam pemilihan Senat Alabama 2020, ketika Tuberville menang dengan selisih lebih dari 20 poin.
Sementara itu, pemilihan pendahuluan Senat Alabama dari kedua partai akan berlanjut ke putaran kedua pada 16 Juni.
Dalam kubu Republik, anggota DPR yang didukung Trump, Barry Moore, memimpin perolehan suara namun gagal melewati ambang 50 persen.
Ia kemungkinan akan menghadapi Jaksa Agung Alabama Steve Marshall atau mantan Navy SEAL Jared Hudson.
Sementara di kubu Demokrat, pengacara Everett Wess dan pengusaha perawatan hewan Dakarai Larriett akan bertarung di putaran kedua.
