Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Pengadilan Argentina Akui Dua Ikan Mas sebagai Makhluk Berperasaan yang Memiliki Hak

    14/07/2026

    “Saya Seperti Orang yang Menunggu Mati”: Kisah Migran Ethiopia yang Terancam Dieksekusi di Arab Saudi

    14/07/2026

    Hakim AS: Gugatan Trump terhadap IRS Dinilai Upaya Memanipulasi Proses Peradilan, Pengacara Dijatuhi Sanksi

    14/07/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Pengadilan Argentina Akui Dua Ikan Mas sebagai Makhluk Berperasaan yang Memiliki Hak

      14/07/2026

      “Saya Seperti Orang yang Menunggu Mati”: Kisah Migran Ethiopia yang Terancam Dieksekusi di Arab Saudi

      14/07/2026

      Hakim AS: Gugatan Trump terhadap IRS Dinilai Upaya Memanipulasi Proses Peradilan, Pengacara Dijatuhi Sanksi

      14/07/2026

      Jepang Terancam Krisis Suksesi Kekaisaran, Mengapa Perempuan Masih Dilarang Menjadi Kaisar?

      14/07/2026

      Riset Ungkap YouTube Masih Merekomendasikan Video Gangguan Makan kepada Remaja Meski Aturan Baru Telah Berlaku

      14/07/2026
    • TEKNOLOGI

      Riset Ungkap YouTube Masih Merekomendasikan Video Gangguan Makan kepada Remaja Meski Aturan Baru Telah Berlaku

      14/07/2026

      India Minta WhatsApp Tunda Fitur Username karena Dikhawatirkan Picu Penipuan Siber

      03/07/2026

      Instagram Kedapatan Tayangkan Iklan Bermuatan Eksploitasi Seksual Anak di India

      03/07/2026

      Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah China Bungkam dan Spekulasi Meluas

      01/07/2026

      Strawberry Moon Akan Hiasi Langit Pekan Ini, Jadi Bulan Purnama Pertama Musim Panas

      30/06/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Teknologi»Gadget»Kominfo Meminta Informasi Dan Keterangan Dari Operator Seluler Akibat Pencurian Data NIK
    Gadget

    Kominfo Meminta Informasi Dan Keterangan Dari Operator Seluler Akibat Pencurian Data NIK

    joveBy jove02/09/2024No Comments2 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    MAYORITAS.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta informasi kepada operator telepon seluler terkait insiden pencurian data NIK (Nomor Induk Keluarga) untuk aktivasi kartu seluler.

    Diketahui, Polres Bogor Kota merupakan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa pencurian NIK tersebut. Polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan pihaknya telah memerintahkan operator telepon seluler untuk memastikan pelanggaran data publik ini tidak terjadi lagi.

    Kominfo akan meminta klarifikasi kepada Indosat sebagai bagian dari upaya asesmen dan pencegahan kami agar kejadian serupa tidak terulang kembali, kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (31 Agustus).

    Menyusul kejadian tersebut, Budi juga mengarahkan seluruh operator telepon seluler untuk memastikan perlindungan data masyarakat dan mematuhi Undang-Undang Telekomunikasi dan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.

    “Seluruh operator seluler dan ekosistem telekomunikasi perlu memperhatikan perlindungan konsumen, kualitas layanan, dan mematuhi hukum,” ujarnya.

    Polisi sejauh ini telah menangkap dua pelaku pencurian data Nomor Induk Kependudukan (NIK) Nasional untuk mengaktifkan dan mendaftarkan kartu perdana seluler dan kartu SIM.

    Kapolres Bogor Kota Combes Bismo Teguh Prakoso mengungkapkan, kedua pelaku bekerja di PT NTP. Keduanya masing-masing berinisial PMR dan L.

    “Mereka (kedua pelaku) menanggapi permintaan PT IOH yang bertujuan agar mereka bisa menjual 4.000 kartu SIM,” kata Bismo dalam keterangannya, Kamis (29 Agustus).

    Belum ada pernyataan atau tanggapan resmi dari PT IOH dan PT NTP terkait kejadian pencurian data ini.

    Bismo menjelaskan, untuk mencapai tujuan tersebut, pelaku menggunakan aplikasi yang mencuri data warga.

    “Jika Anda menggunakan aplikasi bagus yang memasukkan kartu SIM ke ponsel Anda, sepertinya aplikasi tersebut mendaftarkan perintah dari penyedia ponsel Anda,” katanya.

    Pelaku kemudian menggunakan aplikasi tersebut dan data NIK ditampilkan. “Data yang ditampilkan secara otomatis biasanya digunakan untuk registrasi oleh pelaku kejahatan,” imbuhnya.

    Bismo mengungkapkan, setidaknya ada dua orang pelaku yang menyalahgunakan identitas 3.000 warga Kota Bogor dan sekitarnya. Selain itu, masih ada puluhan ribu NIK lain yang coba dimanfaatkan pelaku.

    Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap. Pasal 94 dibaca juncto Pasal 7 UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Kependudukan, dan Pasal 65 ayat 1 dan 3 UU Nomor 27. Pasal 67 ayat (1) dibaca juncto di atas dikutip. Dituntut sebagai individu perlindungan data pada tahun 2022.



    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Lain Lain

    Pengadilan Argentina Akui Dua Ikan Mas sebagai Makhluk Berperasaan yang Memiliki Hak

    14/07/2026
    Hukum Kriminal

    “Saya Seperti Orang yang Menunggu Mati”: Kisah Migran Ethiopia yang Terancam Dieksekusi di Arab Saudi

    14/07/2026
    Hukum Kriminal

    Hakim AS: Gugatan Trump terhadap IRS Dinilai Upaya Memanipulasi Proses Peradilan, Pengacara Dijatuhi Sanksi

    14/07/2026
    Budaya

    Jepang Terancam Krisis Suksesi Kekaisaran, Mengapa Perempuan Masih Dilarang Menjadi Kaisar?

    14/07/2026
    Gadget

    Riset Ungkap YouTube Masih Merekomendasikan Video Gangguan Makan kepada Remaja Meski Aturan Baru Telah Berlaku

    14/07/2026
    Gaya Hidup

    Identitas Pengasuh Daycare Sydney yang Didakwa 329 Kasus Dugaan Pelecehan Anak Akhirnya Diungkap

    14/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Pengadilan Argentina Akui Dua Ikan Mas sebagai Makhluk Berperasaan yang Memiliki Hak

    14/07/2026

    “Saya Seperti Orang yang Menunggu Mati”: Kisah Migran Ethiopia yang Terancam Dieksekusi di Arab Saudi

    14/07/2026

    Hakim AS: Gugatan Trump terhadap IRS Dinilai Upaya Memanipulasi Proses Peradilan, Pengacara Dijatuhi Sanksi

    14/07/2026

    Jepang Terancam Krisis Suksesi Kekaisaran, Mengapa Perempuan Masih Dilarang Menjadi Kaisar?

    14/07/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.