Lebih dari satu dekade setelah kematiannya, suara ikon rock Australia Chrissy Amphlett akan kembali terdengar dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah tiga lagu yang sempat hilang ditemukan di sebuah garasi.
Sebagai vokalis pelopor grup rock Divinyls, suara serak khas dan penampilan panggung Amphlett yang karismatik mengantarkan lagu nomor satu dunia pada 1990, I Touch Myself, serta lagu-lagu hits sebelumnya seperti Pleasure and Pain (1985) dan Boys in Town (1981).
Beberapa tahun sebelum meninggal pada 2013, Amphlett merekam tiga lagu bersama Tim Finn, mantan vokalis utama grup asal Selandia Baru, Split Enz, pada 1998. Lagu-lagu tersebut sempat dianggap hilang hingga Finn menemukannya di garasinya pada 2023.
Pada Jumat, ketiga lagu itu akan dirilis dalam sebuah EP berjudul Some Times.
Dalam wawancara dengan Australian Story, program dokumenter yang diproduksi lembaga penyiaran nasional ABC, Finn mengenang sesi rekaman bersama Amphlett di Sydney pada 1998.
“Itu waktu yang tepat bagi kami untuk bertemu karena dia sedang mencari sesuatu yang baru, sesuatu yang berbeda dalam kehidupan bermusiknya,” kata Finn.
Pada periode tersebut, menurut dokumenter itu, Amphlett telah berpisah dari sesama anggota band sekaligus gitaris Mark McEntee setelah hubungan mereka yang penuh gejolak dan mulai dekat dengan drummer Charley Drayton. Keduanya kemudian menikah.
Selama beberapa hari, Finn dan Amphlett menulis tiga lagu sebelum masuk studio untuk merekamnya, dengan Drayton sebagai penabuh drum.
“Dia sangat fokus,” kata Finn. “Dia hanya ingin melakukannya dengan benar… Saya berada di hadapan talenta luar biasa, dengan karisma yang luar biasa.”
Dalam unggahan media sosial pada Senin mengenai sesi rekaman 1998 tersebut, Finn mengatakan dirinya menghubungi Amphlett karena telah lama mengagumi karya sang penyanyi.
“Kami belum pernah bertemu sebelumnya, tetapi langsung merasakan ikatan, rasa kebersamaan karena memiliki sejarah yang sama sebagai mantan vokalis utama dari dua band luar biasa,” tulis Finn pada Senin.
Setelah sesi rekaman berakhir, Finn membawa rekaman tersebut pulang dan berencana mengerjakannya lebih lanjut, tetapi “lagu-lagu itu tidak pernah benar-benar diselesaikan”.
Pada 2023, Drayton menghubungi Finn mengenai rekaman yang dibuat pada 1998 tersebut.
“Saya pikir rekaman itu telah hilang dari alam semesta, tetapi secara luar biasa saya menemukan kaset dua inci tersebut di garasi saya,” tulis Finn dalam unggahannya. Ia menyebut lagu-lagu tersebut “sangat penting bagi saya, Charley, dan orang-orang yang dekat dengan Chrissy”.
“Kaset itu masih dalam kondisi sempurna dan sekarang kami dapat membagikan lagu-lagu ini kepada kalian.”
