Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial

    22/07/2026

    AI Akan Membantu Pekerjaan Manusia atau Justru Menggantikannya?

    22/07/2026

    Perang dengan Iran Telan Biaya Rp609 Triliun, Pentagon Minta Tambahan Anggaran Ratusan Triliun Rupiah

    22/07/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial

      22/07/2026

      AI Akan Membantu Pekerjaan Manusia atau Justru Menggantikannya?

      22/07/2026

      Perang dengan Iran Telan Biaya Rp609 Triliun, Pentagon Minta Tambahan Anggaran Ratusan Triliun Rupiah

      22/07/2026

      Tokyo Dorong Pria Pakai Celana Pendek ke Kantor, Sebagian Perempuan Keluhkan “Pelecehan Bulu Kaki”

      22/07/2026

      Zelensky Copot Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina di Tengah Gelombang Protes Nasional

      22/07/2026
    • TEKNOLOGI

      Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial

      22/07/2026

      AI Akan Membantu Pekerjaan Manusia atau Justru Menggantikannya?

      22/07/2026

      Generasi 20-an Berani Ambil Risiko Besar di Saham Teknologi, Mengejar Keuntungan dari Ledakan AI

      21/07/2026

      Uni Eropa Desak Google dan Apple Buka Akses Asisten AI, Persaingan Teknologi Kian Memanas

      20/07/2026

      Andrew dan Tristan Tate Ditangkap di Miami, Hadapi Permintaan Ekstradisi Inggris atas Tuduhan Pemerkosaan dan Perdagangan Seks

      20/07/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Lain Lain»Zelensky Copot Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina di Tengah Gelombang Protes Nasional
    Lain Lain

    Zelensky Copot Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina di Tengah Gelombang Protes Nasional

    joveBy jove22/07/2026No Comments4 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi mencopot Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, Oleksandr Syrskyi.

    Keputusan itu diambil hanya beberapa hari setelah pencopotan Menteri Pertahanan yang populer, Mykhailo Fedorov, yang memicu aksi protes di berbagai wilayah Ukraina.

    Rumor awal yang menyebut berakhirnya masa jabatan Fedorov berkaitan dengan konflik antara dirinya dan Syrskyi kemudian terbukti benar.

    Fedorov, 35 tahun, selama ini mendapat banyak pujian karena dinilai berhasil menghidupkan kembali Kementerian Pertahanan dan mentransformasi angkatan bersenjata Ukraina, sekaligus memimpin upaya pemberantasan korupsi. Sementara itu, Syrskyi, 60 tahun, dipandang oleh banyak kalangan di Ukraina sebagai komandan bergaya militer era Soviet yang enggan menerapkan perubahan besar dalam tubuh angkatan bersenjata.

    Posisi Syrskyi kini digantikan oleh Mykhailo Drapatyi, 43 tahun, seorang jenderal berpengalaman yang telah lama bertempur di garis depan dan memiliki popularitas tinggi.

    “Saya akan bekerja dengan penuh tanggung jawab, fokus sepenuhnya, dan menghormati orang-orang yang saat ini mempertahankan negara kita,” tulis Drapatyi melalui Facebook.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Syrskyi atas “kerja kerasnya yang konsisten dalam memperkuat angkatan bersenjata Ukraina”, seraya menambahkan, “Saya tumbuh di dalamnya.”

    Dalam unggahan video di media sosial pada Selasa malam waktu setempat, Zelensky menyampaikan apresiasi kepada Syrskyi atas berbagai operasi militer yang dipimpinnya, termasuk perannya dalam mempertahankan ibu kota Kyiv pada hari-hari pertama invasi besar-besaran Rusia pada 2022.

    Zelensky juga mengungkapkan bahwa pada hari yang sama ia telah bertemu dengan Fedorov dan menawarkan kepadanya sebuah “posisi yang layak dalam pemerintahan”. Namun, ia tidak menjelaskan apakah tawaran tersebut telah diterima.

    Pekan lalu, Fedorov digantikan oleh Yevhenii Khmara, mantan pejabat tinggi Dinas Keamanan Ukraina (SBU).

    “Semua keputusan akan diformalkan besok,” ujar Zelensky dalam unggahannya.

    Sementara itu, Fedorov menyampaikan ucapan selamat kepada Drapatyi atas jabatan barunya. Ia menyebut pengangkatan tersebut sebagai “harapan baru dalam perjuangan rakyat merdeka demi kebebasan dan keadilan”.

    Menurut Fedorov, penunjukan Drapatyi merupakan “suara perubahan yang tidak bisa lagi diabaikan”.

    Ia juga mengungkapkan telah menghubungi Syrskyi untuk mengucapkan terima kasih atas kepemimpinannya dalam mempertahankan wilayah Kyiv dan sejumlah “pertempuran bersejarah” lainnya.

    “Namun, kita harus bergerak lebih cepat dan menulis babak-babak baru sambil memperbaiki seluruh kesalahan yang pernah terjadi,” tambahnya.

    Fedorov baru diangkat sebagai Menteri Pertahanan pada Januari lalu. Meski masa jabatannya singkat, ia mendapat apresiasi luas karena memanfaatkan analisis data untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja pasukan di garis depan.

    Sebelumnya, saat menjabat Menteri Transformasi Digital, Fedorov aktif sejak awal invasi besar-besaran Rusia dengan membentuk kelompok relawan “IT Army of Ukraine” yang melancarkan serangan siber terhadap Rusia.

    Ia juga memimpin kampanye penggalangan dana bertajuk Army of Drones dan memperkenalkan unsur gamification dalam strategi perang melalui sistem penghargaan berupa kredit bagi satuan militer Ukraina yang berhasil menghancurkan aset militer Rusia.

    Pencopotan Fedorov memicu gelombang demonstrasi selama enam hari berturut-turut. Tekanan terhadap Zelensky untuk memberhentikan Syrskyi pun terus meningkat.

    Dengan menunjuk Drapatyi, yang dianggap lebih muda dan lebih inovatif, Zelensky dinilai akhirnya mengakomodasi tuntutan publik. Drapatyi juga diyakini merupakan sahabat dekat Fedorov.

    Dukungan terbuka Fedorov terhadap Drapatyi diperkirakan akan membantu meredakan krisis politik yang berkembang selama sepekan terakhir.

    Untuk sementara, Khmara tetap menjabat sebagai Menteri Pertahanan sementara. Zelensky telah meminta Khmara dan Drapatyi menyusun strategi pertahanan baru yang mencakup reformasi sistem korps militer, pasokan persenjataan, serta pengembangan penggunaan drone.

    Hingga kini, Syrskyi belum memberikan komentar publik mengenai perkembangan terbaru tersebut.

    Pada Senin, ia menulis sebuah opini di situs Militarny mengenai hubungannya dengan Fedorov.

    “Saya memandang hubungan kami sebagai hubungan kerja,” tulis Syrskyi.

    “Jika saya telah menyinggung siapa pun, Mykhailo Albertovych (Fedorov), saya minta maaf.”

    Menanggapi aksi protes yang berlangsung di sejumlah kota di Ukraina, Syrskyi mengatakan bahwa persoalan kontrak militer, pengadaan alutsista, dan mobilisasi yang ramai dibahas di media, lalu disederhanakan menjadi slogan-slogan oleh para demonstran, sesungguhnya jauh lebih kompleks daripada yang dipahami banyak orang.

    “Keputusan yang menyangkut nyawa manusia tidak dibuat berdasarkan slogan. Pekerjaan nyata, bukan drama publik yang mengitarinya, adalah yang memenangkan perang,” tulis Syrskyi.

    Meski demikian, banyak demonstran masih berharap Fedorov kembali menduduki jabatan yang memiliki kewenangan nyata agar ia dapat melanjutkan agenda inovasi dalam perang Ukraina melawan Rusia.

    Apabila Fedorov benar-benar memperoleh posisi strategis baru, Zelensky kemungkinan berhasil meredam dampak politik jangka pendek dari krisis tersebut. Namun, bagi banyak warga Ukraina, keputusan awal untuk mencopot Fedorov tetap dianggap sebagai langkah yang keliru dan sulit untuk dimaafkan.

    pekerjaan perang politik ukraina
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Budaya

    Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial

    22/07/2026
    Bisnis

    AI Akan Membantu Pekerjaan Manusia atau Justru Menggantikannya?

    22/07/2026
    Ekonomi & Pasar

    Perang dengan Iran Telan Biaya Rp609 Triliun, Pentagon Minta Tambahan Anggaran Ratusan Triliun Rupiah

    22/07/2026
    Hiburan

    Studi Ungkap Simpanse dan Bonobo Berpelukan serta Berciuman demi Menjaga Kedamaian

    22/07/2026
    Budaya

    Tokyo Dorong Pria Pakai Celana Pendek ke Kantor, Sebagian Perempuan Keluhkan “Pelecehan Bulu Kaki”

    22/07/2026
    Hiburan

    Dari Pertengkaran hingga Dimutilasi di Kolam Tiup: Kronologi Tragis Akhir Hidup Singkat Celeste Rivas Hernandez yang Diduga Dibunuh Penyanyi d4vd

    21/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial

    22/07/2026

    AI Akan Membantu Pekerjaan Manusia atau Justru Menggantikannya?

    22/07/2026

    Perang dengan Iran Telan Biaya Rp609 Triliun, Pentagon Minta Tambahan Anggaran Ratusan Triliun Rupiah

    22/07/2026

    Studi Ungkap Simpanse dan Bonobo Berpelukan serta Berciuman demi Menjaga Kedamaian

    22/07/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.