Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Sidang Musk vs OpenAI Bongkar Drama Internal: Mantan Orang Dekat Sebut Sam Altman Punya “Pola Konsisten Berbohong”

    12/05/2026

    Macron Cari Sekutu Baru di Afrika, Coba Lepaskan Bayang-Bayang Kolonial Prancis

    12/05/2026

    Mantan Orang Kepercayaan Zelenskyy Terseret Kasus Korupsi Besar, Tekanan ke Istana Ukraina Meningkat

    12/05/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Sidang Musk vs OpenAI Bongkar Drama Internal: Mantan Orang Dekat Sebut Sam Altman Punya “Pola Konsisten Berbohong”

      12/05/2026

      Mantan Orang Kepercayaan Zelenskyy Terseret Kasus Korupsi Besar, Tekanan ke Istana Ukraina Meningkat

      12/05/2026

      Buron Kasus Pembunuhan Istri Hamil Kabur ke Italia Jelang Sidang, Minta Suaka agar Tak Dipulangkan ke Texas

      12/05/2026

      Trump Diduga Tekan DOJ untuk Panggil Wartawan soal Bocoran Perang Iran, Tulis “Pengkhianatan” di Catatan Khusus

      12/05/2026

      Dari K-Pop ke K-Beauty: Industri Kecantikan Korea Mulai Tinggalkan Standar Lama dan Rangkul Keberagaman

      12/05/2026
    • TEKNOLOGI

      Sidang Musk vs OpenAI Bongkar Drama Internal: Mantan Orang Dekat Sebut Sam Altman Punya “Pola Konsisten Berbohong”

      12/05/2026

      AI Tak Benar-Benar Merebut Pekerjaan Anda Ini yang Sebenarnya Sedang Terjadi

      11/05/2026

      Internet Kelas Elite di Iran Picu Kemarahan Publik, Retak di Dalam Rezim Makin Terbuka

      11/05/2026

      Serangan Siber Canvas Picu Kekacauan di Ribuan Sekolah dan Kampus AS, Data Jutaan Pengguna Terancam Bocor

      09/05/2026

      Pentagon Buka Arsip Rahasia UFO, Dokumen Baru Ungkap Penampakan Misterius Selama Puluhan Tahun

      09/05/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Nasional»Hukum Kriminal»Trump Diduga Tekan DOJ untuk Panggil Wartawan soal Bocoran Perang Iran, Tulis “Pengkhianatan” di Catatan Khusus
    Hukum Kriminal

    Trump Diduga Tekan DOJ untuk Panggil Wartawan soal Bocoran Perang Iran, Tulis “Pengkhianatan” di Catatan Khusus

    adminBy admin12/05/2026No Comments3 Mins Read7 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara pribadi disebut mendorong Departemen Kehakiman (DOJ) untuk mengeluarkan surat panggilan terhadap wartawan yang meliput perang di Iran guna mengungkap sumber kebocoran informasi mereka, menurut sejumlah pejabat yang mengetahui persoalan tersebut.

    Pesan itu disampaikan Trump lewat secarik catatan tempel bertuliskan kata “Treason” atau “Pengkhianatan” menggunakan spidol Sharpie. Catatan itu ditempel di atas setumpuk artikel cetak yang kemudian ia serahkan kepada Jaksa Agung sementara Todd Blanche dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih, kata para pejabat tersebut.

    Setelah menerima dokumen itu, Departemen Kehakiman mengeluarkan sejumlah subpoena atau surat panggilan, termasuk kepada The Wall Street Journal, yang pertama kali mengungkap penyelidikan tersebut.

    Seorang pejabat mengatakan bahwa Divisi Keamanan Nasional DOJ sebenarnya sudah mulai menyiapkan penyelidikan terhadap sumber beberapa laporan tersebut, namun tumpukan artikel dari Trump mempercepat proses itu.

    Sumber lain mengatakan bahwa penyelidikan tersebut ditujukan untuk mengidentifikasi pegawai pemerintah yang membocorkan informasi, bukan wartawannya.

    Meski demikian, langkah pemanggilan terhadap media itu menjadi salah satu upaya paling agresif dari pemerintahan Trump untuk memburu kebocoran informasi terkait keamanan nasional maupun aktivitas pemerintahan.

    Trump, yang sejak masa jabatan pertamanya kerap mengeluhkan kebocoran informasi rahasia kepada media, disebut sangat marah ketika komentar pribadinya atau detail pengarahan terkait perang Iran bocor ke publik, menurut sejumlah orang yang mengetahui reaksinya.

    Pihak Gedung Putih dan Departemen Kehakiman belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

    Beberapa bulan setelah Trump memulai masa jabatan keduanya, mantan Jaksa Agung Pam Bondi merevisi kebijakan DOJ sehingga penyidik federal dalam kondisi tertentu dapat meminta catatan telepon, catatan pribadi, atau kesaksian wartawan melalui perintah pengadilan, surat perintah, maupun subpoena.

    Kebijakan itu mempermudah penyidik dalam melacak sumber informasi dan sekaligus membatalkan larangan bertahun-tahun yang diberlakukan setelah terungkap bahwa Jaksa Agung William Barr diam-diam pernah meminta akses email wartawan pada masa jabatan pertama Trump.

    Bulan lalu — hanya sehari setelah Trump memecat Bondi — presiden secara terbuka mengancam akan memenjarakan seorang wartawan yang tidak disebutkan namanya dalam upaya memburu “pembocor” di balik laporan mengenai seorang perwira Angkatan Udara AS yang terluka dan hilang di wilayah Iran.

    Prajurit tersebut berhasil menghindari pasukan Iran selama lebih dari satu hari sebelum akhirnya diselamatkan militer Amerika Serikat.

    Namun, sejumlah media memberitakan operasi pencarian terhadap perwira itu ketika misi masih berlangsung, sesuatu yang menurut pemerintah membahayakan keselamatannya.

    Sumber mengatakan tumpukan artikel yang diberikan Trump kepada Blanche berkaitan dengan operasi penyelamatan tersebut.

    Setelah ancaman Trump itu, Blanche menyatakan Departemen Kehakiman “akan selalu menyelidiki” kebocoran yang melibatkan informasi rahasia, terutama yang membahayakan anggota militer AS.

    “Dan kami akan menyelidikinya bahkan jika itu berarti mengirim subpoena kepada wartawan,” katanya. “Itulah yang seharusnya kami lakukan, dan itulah yang akan kami lakukan.”

    Penyelidikan DOJ tampaknya tidak hanya terbatas pada satu operasi tersebut.

    The Wall Street Journal melaporkan pada Senin bahwa mereka menerima subpoena dewan juri terkait catatan wartawan untuk sebuah artikel yang diterbitkan lima hari sebelum perang dimulai.

    Artikel itu membahas Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine dan sejumlah pejabat Pentagon lain yang memperingatkan Trump mengenai risiko kampanye militer berkepanjangan terhadap Iran.

    “Subpoena pemerintah terhadap The Wall Street Journal dan wartawan kami merupakan serangan terhadap aktivitas jurnalistik yang dilindungi konstitusi,” kata juru bicara Dow Jones, penerbit The Journal, dalam pernyataan

    “Kami akan menentang keras upaya untuk membungkam dan mengintimidasi pelaporan penting ini.”

    Selain The Wall Street Journal, sejumlah media lain juga disebut menerima subpoena dalam beberapa bulan terakhir, menurut seseorang dari salah satu organisasi media yang berbicara dengan syarat anonim.

    Namun, beberapa organisasi media memilih belum memberikan komentar terkait persoalan tersebut untuk sementara waktu.

    doj trump
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    admin

    Related Posts

    Gadget

    Sidang Musk vs OpenAI Bongkar Drama Internal: Mantan Orang Dekat Sebut Sam Altman Punya “Pola Konsisten Berbohong”

    12/05/2026
    Lain Lain

    Macron Cari Sekutu Baru di Afrika, Coba Lepaskan Bayang-Bayang Kolonial Prancis

    12/05/2026
    Hukum Kriminal

    Mantan Orang Kepercayaan Zelenskyy Terseret Kasus Korupsi Besar, Tekanan ke Istana Ukraina Meningkat

    12/05/2026
    Hukum Kriminal

    Buron Kasus Pembunuhan Istri Hamil Kabur ke Italia Jelang Sidang, Minta Suaka agar Tak Dipulangkan ke Texas

    12/05/2026
    Gaya Hidup

    Dari K-Pop ke K-Beauty: Industri Kecantikan Korea Mulai Tinggalkan Standar Lama dan Rangkul Keberagaman

    12/05/2026
    Hukum Kriminal

    Jejak Operasi Bayangan Iran di Eropa: Komunitas Yahudi Diserang, Perekrutan Agen Diduga Dilakukan via Media Sosial

    12/05/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Sidang Musk vs OpenAI Bongkar Drama Internal: Mantan Orang Dekat Sebut Sam Altman Punya “Pola Konsisten Berbohong”

    12/05/2026

    Macron Cari Sekutu Baru di Afrika, Coba Lepaskan Bayang-Bayang Kolonial Prancis

    12/05/2026

    Mantan Orang Kepercayaan Zelenskyy Terseret Kasus Korupsi Besar, Tekanan ke Istana Ukraina Meningkat

    12/05/2026

    Buron Kasus Pembunuhan Istri Hamil Kabur ke Italia Jelang Sidang, Minta Suaka agar Tak Dipulangkan ke Texas

    12/05/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.