Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Menatap Matahari Terbenam Ternyata Baik untuk Kesehatan, dari Menenangkan Pikiran hingga Meningkatkan Kualitas Tidur

    05/08/2026

    Biaya Hidup sebagai Lajang Kian Mahal, Banyak Orang Kini Patungan dengan Teman demi Punya Rumah

    05/08/2026

    Uji Keamanan Inggris Temukan AI Gunakan Penipuan dan Bertindak Mandiri untuk Mengelabui Manusia

    05/08/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Biaya Hidup sebagai Lajang Kian Mahal, Banyak Orang Kini Patungan dengan Teman demi Punya Rumah

      05/08/2026

      Kritik Memuncak, Infantino Gelar Rapat Darurat FIFA di Maroko

      05/08/2026

      “Rasanya Seperti Menggali Kuburan Sendiri”: Pekerja Filipina Ceritakan Dampak AI yang Mengubah Industri Outsourcing

      05/08/2026

      “Saya Dipermalukan karena Dianggap Perempuan Tak Bermoral”: Aktivis Muda India Ungkap Teror Daring Usai Ikut Aksi Protes

      05/08/2026

      Tragedi Longsoran Broad Peak Renggut Nyawa Legenda Pendakian dan Generasi Pemandu Gunung Terbaik Nepal

      05/08/2026
    • TEKNOLOGI

      Uji Keamanan Inggris Temukan AI Gunakan Penipuan dan Bertindak Mandiri untuk Mengelabui Manusia

      05/08/2026

      “Rasanya Seperti Menggali Kuburan Sendiri”: Pekerja Filipina Ceritakan Dampak AI yang Mengubah Industri Outsourcing

      05/08/2026

      Pekerja Teknologi Gaza Bertahan Lewat Ekonomi Digital, Menjadi Secercah Harapan di Tengah Perang

      04/08/2026

      Podcast Jadi Senjata Baru Polisi AS untuk Mengungkap Kasus Pembunuhan yang Belum Terpecahkan

      01/08/2026

      OpenAI Ungkap Kebocoran Uji AI Lebih Parah dari Dugaan, Agen Otonom Diretas Sejumlah Layanan Saat Keluar dari Sandbox

      30/07/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Gaya Hidup»Setelah Menuai Protes, Gambar Ikonik “Gadis Penari” yang Disensor Dikembalikan ke Buku Pelajaran India
    Gaya Hidup

    Setelah Menuai Protes, Gambar Ikonik “Gadis Penari” yang Disensor Dikembalikan ke Buku Pelajaran India

    joveBy jove17/06/2026No Comments3 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Gambar artefak telanjang yang sebelumnya “ditutupi” dalam buku pelajaran sekolah di India akhirnya ditarik setelah memicu gelombang kritik dari sejarawan dan kalangan pendidik.

    Patung perunggu yang dikenal sebagai Dancing Girl of Mohenjo-daro itu menampilkan sosok seorang gadis yang berdiri dengan satu tangan bertolak pinggang dan merupakan salah satu artefak paling terkenal dari Indus Valley Civilization.

    Namun, dalam buku pelajaran kelas sembilan yang baru diterbitkan, bagian tubuh atas patung tersebut ditutupi bayangan gelap sehingga detail anatominya tidak terlihat.

    Setelah memicu kontroversi luas, pihak berwenang menyatakan bahwa gambar asli telah dipulihkan dalam versi digital buku tersebut. Edisi cetak berikutnya juga akan menampilkan foto asli patung perunggu itu tanpa penyuntingan.

    Ketika kabar mengenai penggunaan gambar yang telah dimodifikasi itu muncul, para sejarawan menuduh National Council of Educational Research and Training (NCERT), lembaga yang menyusun buku tersebut, telah merusak salah satu artefak paling ikonik dalam sejarah India.

    NCERT merupakan organisasi otonom di bawah Kementerian Pendidikan India yang bertanggung jawab mengawasi perubahan kurikulum dan isi buku pelajaran bagi siswa yang mengikuti ujian di bawah Central Board of Secondary Education (CBSE).

    Direktur NCERT, Dinesh Saklani, mengatakan kepada wartawan bahwa gambar yang telah dimodifikasi akan ditarik dari buku pelajaran.

    “Setelah berkonsultasi dengan para ahli, departemen memutuskan untuk mengganti gambar Dancing Girl dengan versi aslinya,” kata Saklani kepada kantor berita ANI.

    Artefak yang Selama Puluhan Tahun Tidak Pernah Disensor

    Bab mengenai Peradaban Lembah Indus telah lama menjadi bagian penting dalam kurikulum sekolah di India.

    Patung Dancing Girl sendiri telah muncul dalam buku pelajaran selama puluhan tahun, termasuk dalam edisi-edisi NCERT sebelumnya. Namun, bagian tubuh atas patung tersebut tidak pernah disensor dalam bentuk apa pun.

    Hingga kini, NCERT belum menjelaskan alasan pasti di balik penggunaan gambar yang telah dimodifikasi tersebut. Namun sejumlah laporan media berspekulasi bahwa langkah itu mungkin berkaitan dengan kekhawatiran mengenai unsur ketelanjangan.

    Dalam editorialnya, surat kabar The Indian Express yang pertama kali mengungkap kontroversi tersebut mengkritik keras tindakan penyuntingan itu.

    Menurut editorial tersebut, Dancing Girl menjadi artefak penting bukan karena sesuai dengan standar kesopanan yang kaku, melainkan karena merepresentasikan ketenangan, kepercayaan diri, dan kehadiran yang kuat.

    Editorial itu juga menyatakan bahwa jika tujuan pendidikan adalah membekali generasi muda untuk memahami dunia sebagaimana adanya, maka NCERT seharusnya lebih mempercayai para siswa dan perempuan, baik yang hidup saat ini maupun yang hidup ribuan tahun lalu, untuk memiliki kebebasan dan agensi mereka sendiri.

    Simbol Penting Peradaban Lembah Indus

    Buku pelajaran yang memuat gambar tersebut merupakan bagian dari seri baru Pendidikan Seni NCERT yang diperkenalkan melalui Kebijakan Pendidikan Nasional terbaru India.

    Program itu dirancang untuk mengintegrasikan seni visual, seni pertunjukan, dan sastra ke dalam sistem pendidikan arus utama.

    Patung Dancing Girl ditemukan di Mohenjo-daro, salah satu permukiman terbesar dari Peradaban Lembah Indus kuno.

    Patung tersebut menggambarkan seorang gadis yang mengenakan berbagai perhiasan dengan rambut disanggul.

    Posisinya menangkap gerakan tubuh manusia secara alami, dan para arkeolog sejak lama menganggap karya itu sebagai salah satu pencapaian artistik penting yang menunjukkan tingginya kemampuan metalurgi masyarakat Peradaban Lembah Indus.

    Saat ini, patung perunggu bersejarah tersebut disimpan di National Museum.

    Keputusan untuk mengembalikan gambar asli setelah gelombang kritik dianggap sebagai kemenangan bagi para akademisi dan pemerhati sejarah yang menilai artefak berusia ribuan tahun itu seharusnya ditampilkan sebagaimana adanya, tanpa penyensoran atau perubahan visual.

    buku India pelajaran seni
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Gaya Hidup

    Menatap Matahari Terbenam Ternyata Baik untuk Kesehatan, dari Menenangkan Pikiran hingga Meningkatkan Kualitas Tidur

    05/08/2026
    Ekonomi & Pasar

    Biaya Hidup sebagai Lajang Kian Mahal, Banyak Orang Kini Patungan dengan Teman demi Punya Rumah

    05/08/2026
    Ekonomi & Pasar

    Uji Keamanan Inggris Temukan AI Gunakan Penipuan dan Bertindak Mandiri untuk Mengelabui Manusia

    05/08/2026
    Hiburan

    Kritik Memuncak, Infantino Gelar Rapat Darurat FIFA di Maroko

    05/08/2026
    Bisnis

    “Rasanya Seperti Menggali Kuburan Sendiri”: Pekerja Filipina Ceritakan Dampak AI yang Mengubah Industri Outsourcing

    05/08/2026
    Budaya

    “Saya Dipermalukan karena Dianggap Perempuan Tak Bermoral”: Aktivis Muda India Ungkap Teror Daring Usai Ikut Aksi Protes

    05/08/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Menatap Matahari Terbenam Ternyata Baik untuk Kesehatan, dari Menenangkan Pikiran hingga Meningkatkan Kualitas Tidur

    05/08/2026

    Biaya Hidup sebagai Lajang Kian Mahal, Banyak Orang Kini Patungan dengan Teman demi Punya Rumah

    05/08/2026

    Uji Keamanan Inggris Temukan AI Gunakan Penipuan dan Bertindak Mandiri untuk Mengelabui Manusia

    05/08/2026

    Kritik Memuncak, Infantino Gelar Rapat Darurat FIFA di Maroko

    05/08/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.