Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Turis Swiss Dipenjara Setahun di Bali karena Hina Hari Raya Nyepi

    21/08/2026

    Seberapa Besar “D-Day Ekonomi” Trump Bisa Menghantam Iran?

    21/08/2026

    Sekolah Rusak Jadi Sorotan, Mengapa Partai Satire India Ingin Memperbaiki Pendidikan Negeri?

    21/08/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Turis Swiss Dipenjara Setahun di Bali karena Hina Hari Raya Nyepi

      21/08/2026

      Sekolah Rusak Jadi Sorotan, Mengapa Partai Satire India Ingin Memperbaiki Pendidikan Negeri?

      21/08/2026

      Dua Aktivis Hong Kong Divonis Bersalah dalam Sidang Keamanan Nasional Terkait Tiananmen

      21/08/2026

      Trump Ingin Berteman dengan Kim Jong Un, tetapi Korea Selatan Bisa Menanggung Risikonya

      21/08/2026

      Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Kanada Kecam Proyek Permukiman Israel di Tepi Barat

      21/08/2026
    • TEKNOLOGI

      Meta Dituding Sengaja Membuat Anak Kecanduan Facebook dan Instagram dalam Persidangan di AS

      19/08/2026

      Unitree, Raksasa Robotika China, Melonjak Lebih dari 600 Persen pada Debut Bursa

      19/08/2026

      Bos Teknologi Ramai-Ramai Menulis Manifesto AI, Apa Tujuannya?

      15/08/2026

      Jaringan Instagram Diduga Memanfaatkan Krisis Ceuta dengan Menjual Panduan Penyeberangan bagi Migran

      15/08/2026

      Sungai Danube Menyusut akibat Gelombang Panas, Rumania Matikan Satu-satunya PLTN

      14/08/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Hiburan»Turis Swiss Dipenjara Setahun di Bali karena Hina Hari Raya Nyepi
    Hiburan

    Turis Swiss Dipenjara Setahun di Bali karena Hina Hari Raya Nyepi

    joveBy jove21/08/2026No Comments2 Mins Read2 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Seorang turis asal Swiss dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena menghina salah satu perayaan keagamaan yang sakral di Bali, Indonesia.

    Dalam sebuah video yang kini telah dihapus, Luzian Andrin Zgraggen, 26 tahun, merekam dirinya berjalan menuju pantai yang sepi saat umat Hindu Bali merayakan Nyepi. Ia menggambarkan suasana tersebut sebagai sesuatu yang “gila”.

    Zgraggen ditangkap pada Maret setelah video tersebut memicu kemarahan luas warga Bali di media sosial.

    Nyepi, yang juga dikenal sebagai Hari Suci Nyepi atau Hari Keheningan, merupakan perayaan tahunan ketika pulau wisata yang biasanya ramai itu menjadi sunyi. Masyarakat tetap berada di rumah dan tidak melakukan aktivitas yang menimbulkan kebisingan. Aturan tersebut berlaku bagi seluruh orang di Bali tanpa memandang agama, termasuk wisatawan.

    Saat Nyepi, bandara di Bali ditutup dan akses internet diputus.

    Berbagai kegiatan hiburan dibatasi dan penggunaan listrik bahkan dianjurkan untuk diminimalkan.

    Warga biasanya membeli kebutuhan makanan dan keperluan rumah tangga sebelum Nyepi agar dapat tetap berada di rumah selama perayaan berlangsung.

    Pada Nyepi yang jatuh pada 19 Maret tahun ini, Zgraggen merekam dirinya melanggar larangan keluar rumah. Menurut media lokal, unggahan di Instagram tersebut disertai keterangan yang mengandung kata-kata kasar.

    “Apa yang dilakukan terdakwa telah menyinggung masyarakat Bali, melukai keyakinan mereka, dan memicu kemarahan publik,” kata hakim ketua dalam persidangan, menurut laporan Associated Press.

    Dalam persidangan, Zgraggen mengatakan dirinya tidak memahami sejauh mana aturan Nyepi diberlakukan dan tidak bermaksud menghina masyarakat Bali.

    “Saya sangat menyesali apa yang telah saya lakukan. Saya meminta maaf kepada masyarakat Bali,” kata Zgraggen di pengadilan, menurut laporan Associated Press.

    Sebelumnya, sejumlah wisatawan juga pernah ditahan atau dideportasi karena melanggar aturan selama Nyepi.

    Jumlah wisatawan di Bali telah kembali melampaui masa lesu akibat pandemi. Tahun lalu, Bali menerima rekor tujuh juta wisatawan mancanegara.

    Namun, lonjakan pariwisata juga diikuti berbagai perilaku wisatawan yang membuat warga lokal dan otoritas Bali resah. Sejumlah warga negara asing telah dikenai sanksi karena melakukan tindakan tidak pantas di tempat-tempat suci, membentuk kawasan eksklusif bagi wisatawan, serta melanggar peraturan lalu lintas.

    Pihak berwenang telah berjanji memperketat pengawasan terhadap wisatawan di Bali dan menindak tegas wisatawan asing yang berperilaku tidak tertib.

    bali kriminal turis
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Bisnis

    Seberapa Besar “D-Day Ekonomi” Trump Bisa Menghantam Iran?

    21/08/2026
    Budaya

    Sekolah Rusak Jadi Sorotan, Mengapa Partai Satire India Ingin Memperbaiki Pendidikan Negeri?

    21/08/2026
    Hukum Kriminal

    Dua Aktivis Hong Kong Divonis Bersalah dalam Sidang Keamanan Nasional Terkait Tiananmen

    21/08/2026
    Lain Lain

    Trump Ingin Berteman dengan Kim Jong Un, tetapi Korea Selatan Bisa Menanggung Risikonya

    21/08/2026
    Hukum Kriminal

    Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Kanada Kecam Proyek Permukiman Israel di Tepi Barat

    21/08/2026
    Bisnis

    Generasi Z India Picu Ledakan Industri Kecantikan, Pasar Diproyeksi Capai US$40 Miliar

    20/08/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Turis Swiss Dipenjara Setahun di Bali karena Hina Hari Raya Nyepi

    21/08/2026

    Seberapa Besar “D-Day Ekonomi” Trump Bisa Menghantam Iran?

    21/08/2026

    Sekolah Rusak Jadi Sorotan, Mengapa Partai Satire India Ingin Memperbaiki Pendidikan Negeri?

    21/08/2026

    Dua Aktivis Hong Kong Divonis Bersalah dalam Sidang Keamanan Nasional Terkait Tiananmen

    21/08/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.