Menggelar acara olahraga yang disiarkan secara nasional dan mampu menampung lebih dari 100.000 penonton tanpa infrastruktur arena yang sudah tersedia merupakan pekerjaan besar. Ketika lokasi acara berada di Gedung Putih, tantangan logistiknya menjadi jauh lebih rumit.
Dokumen pengadilan yang diajukan pemerintahan Presiden Donald Trump pada Rabu mengungkap bahwa rangkaian acara Ultimate Fighting Championship (UFC) yang dijadwalkan berlangsung pekan ini hingga akhir pekan diperkirakan menelan biaya lebih dari 60 juta dolar AS atau sekitar Rp970 miliar.
Biaya tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari makanan, kandang pertarungan khas UFC berbentuk segi delapan atau “octagon”, hingga ratusan toilet portabel yang didatangkan untuk melayani puluhan ribu penonton yang akan menyaksikan langsung dari South Lawn Gedung Putih maupun melalui area Ellipse di Washington.
“Ini adalah acara yang sangat kompleks dan memiliki banyak aspek, yang telah direncanakan secara cermat oleh berbagai entitas publik dan swasta selama periode yang cukup panjang,” kata Direktur Manajemen dan Administrasi Gedung Putih Joshua Fisher dalam pernyataan tertulis yang diajukan ke pengadilan.
Dokumen tersebut merupakan bagian dari gugatan hukum yang berupaya menunda pelaksanaan acara hingga melewati proses kajian lingkungan dan perizinan lainnya.
Jumlah Penonton Melonjak Jauh di Atas Perkiraan
Menjelang malam pertarungan yang bertepatan dengan ulang tahun ke-80 Trump, jumlah penonton yang diperkirakan hadir meningkat drastis.
Saat tampil di arena pameran negara bagian Iowa pada Juni 2025, ketika pertama kali mengumumkan rencana acara tersebut sebagai bagian dari perayaan 250 tahun Amerika Serikat, Trump memperkirakan jumlah penonton hanya sekitar 20.000 hingga 25.000 orang.
Namun dokumen terbaru menunjukkan sekitar 125.000 tamu diperkirakan hadir, sementara sekitar 75.000 orang lainnya juga mengajukan permohonan tiket.
Dokumen pengadilan menggambarkan skala proyek yang sangat besar, dengan UFC menginvestasikan dana besar serta mendapat dukungan dari pemerintah federal untuk membangun arena pertarungan dari nol dan menyelenggarakan berbagai kegiatan selama beberapa hari.
Puncak acara adalah pertarungan yang disiarkan secara televisi pada Minggu malam dan akan dihadiri oleh Presiden Trump, Ibu Negara, serta sejumlah pejabat tinggi pemerintahan.
Ribuan Porsi Makanan dan Ratusan Toilet Portabel
Dalam keterangannya, Fisher menjelaskan bahwa biaya lebih dari 60 juta dolar itu mencakup “volume besar makanan yang mudah rusak” untuk sekitar 4.000 tamu di South Lawn dan lebih dari 120.000 pengunjung di kawasan Ellipse.
UFC bertanggung jawab atas biaya produksi, tenaga kerja, pembangunan infrastruktur, dan promosi acara.
Sementara itu, pemerintah federal menyediakan berbagai layanan pendukung seperti peralatan darurat, layanan medis, penegakan hukum, dan pengamanan.
Gugatan yang diajukan sejumlah warga Virginia menuduh acara tersebut diselenggarakan secara tidak sah di Gedung Putih.
Mereka berpendapat pemerintah memanfaatkan aturan federal yang memberikan pengecualian tertentu terhadap persyaratan perizinan untuk acara yang berkaitan dengan peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.
Menurut para penggugat, acara UFC tersebut bukanlah perayaan hari jadi negara, melainkan lebih ditujukan untuk merayakan ulang tahun Trump. Karena itu, mereka menilai penyelenggara seharusnya tetap menjalani prosedur regulasi normal, termasuk kajian dampak lingkungan.
Hakim Distrik AS Amit P. Mehta belum menjadwalkan sidang terkait perkara tersebut, tetapi masih memiliki kewenangan untuk memanggil kedua pihak dalam beberapa hari mendatang guna menyampaikan argumen mereka secara langsung.
Para penggugat meminta pengadilan mengeluarkan keputusan paling lambat Kamis.
Operasi Logistik Besar-Besaran Dimulai Sejak Mei
Persiapan logistik acara sebenarnya sudah dimulai bahkan sebelum Trump mengumumkan rencana pertarungan di Iowa.
Sejumlah perusahaan produksi eksternal direkrut, permohonan izin diajukan ke National Park Service (NPS), dan pembangunan struktur pencahayaan khusus berbentuk lengkungan yang dikenal sebagai “Claw” mulai dirancang.
Selain itu, panitia juga harus mengatur sistem keamanan, penyediaan toilet portabel, hingga sinkronisasi jadwal dengan berbagai lembaga pemerintah tingkat tinggi.
Menurut Fisher, menghentikan proyek pada tahap ini akan menimbulkan biaya yang sangat besar bagi seluruh pihak yang terlibat.
Rangkaian Acara Selama Tiga Hari
UFC akan menggelar konferensi pers dan sesi tatap muka petarung di kawasan Memorial Lincoln pada Jumat.
Pada Sabtu, acara timbang badan seremonial serta kegiatan lainnya akan berlangsung di Ellipse.
Pertarungan utama kemudian digelar di South Lawn Gedung Putih pada Minggu malam.
Berdasarkan jadwal acara, hiburan yang disiapkan mencakup penampilan band militer, konser dari Zac Brown Band, atraksi terbang rendah Golden Knights, kehadiran kuda Clydesdale, rangkaian pertarungan UFC, hingga pertunjukan kembang api selama 10 menit sebagai penutup.
Ratusan Truk dan Hampir Seribu Pekerja Dikerahkan
Proses pembangunan arena yang dimulai pada 20 Mei melibatkan operasi logistik besar dalam tenggat waktu yang sangat ketat serta standar keamanan tinggi.
Setiap hari, antara 20 hingga 30 truk yang membawa perlengkapan UFC, termasuk panggung dan peralatan teknis lainnya, harus melalui pemeriksaan keamanan sebelum memasuki kawasan Gedung Putih.
Menurut Fisher, proyek tersebut membutuhkan sekitar 700 hingga 900 pekerja subkontraktor yang memiliki keahlian khusus untuk berbagai elemen pembangunan.
Pengamanan juga diperketat dengan pemasangan pagar anti-panjat, barikade logam, dan fasilitas pemeriksaan milik Dinas Rahasia Amerika Serikat.
Sesuai pedoman National Park Service, penyelenggara diwajibkan menyediakan setidaknya satu toilet portabel untuk setiap 300 pengunjung.
Dokumen perizinan menunjukkan akan tersedia sedikitnya 116 toilet portabel di sekitar Memorial Lincoln dan sedikitnya 350 unit di kawasan Ellipse. Total keseluruhan mencapai hampir 500 toilet portabel.
Akan Dibongkar Secepat Dibangun
Meski Trump sempat mengusulkan agar struktur pencahayaan “Claw” tetap dipertahankan di South Lawn, Fisher menegaskan bahwa seluruh instalasi akan dibongkar segera setelah acara selesai.
Dokumen perencanaan menunjukkan proses pembongkaran peralatan siaran, barikade, sistem pencahayaan, panggung, fasilitas makanan dan minuman, serta pagar pengaman akan dimulai pada Senin pagi dan ditargetkan selesai sebelum 23 Juni.
Bukan yang Pertama, Tetapi yang Terbesar
Produksi berskala besar di Gedung Putih sebenarnya bukan tanpa preseden, meski belum pernah ada acara olahraga televisi dengan ukuran sebesar ini.
Pada masa pemerintahan Presiden Barack Obama, Gedung Putih pernah menjadi lokasi festival “South by South Lawn” serta konser yang disponsori BET.
Sementara pada era Presiden Joe Biden, Gedung Putih pernah digunakan untuk konser yang menampilkan penyanyi legendaris Elton John serta pembangunan arena seluncur es sementara.
Namun, pertarungan UFC yang diproyeksikan menarik lebih dari 125.000 penonton diperkirakan akan menjadi salah satu acara publik terbesar dan paling kompleks yang pernah digelar di lingkungan Gedung Putih.
