Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Meta Jajaki Kesepakatan Senilai Miliaran Dolar dengan Anthropic, Bidik Bisnis Baru Penyewaan Infrastruktur AI

    18/07/2026

    Netanyahu Genjot RUU Kontroversial demi Menjaga Koalisi Jelang Pemilu Israel

    18/07/2026

    Asap Kebakaran Hutan Selimuti Kota-Kota Besar AS, Lebih dari 100 Juta Orang Terdampak

    18/07/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Netanyahu Genjot RUU Kontroversial demi Menjaga Koalisi Jelang Pemilu Israel

      18/07/2026

      Asap Kebakaran Hutan Selimuti Kota-Kota Besar AS, Lebih dari 100 Juta Orang Terdampak

      18/07/2026

      Trump Tuduh China Bobol Data Pemilu AS, tetapi Rencana Kunjungan Kenegaraan Xi Jinping Tetap Berjalan

      18/07/2026

      Ilmuwan Temukan Atmosfer Pertama di Planet Mirip Bumi dalam Zona Layak Huni, Langkah Besar dalam Pencarian Kehidupan

      18/07/2026

      Pencopotan Menteri Pertahanan Picu Kemarahan Prajurit Ukraina, Banyak yang Khawatir Reformasi Militer Terhenti

      18/07/2026
    • TEKNOLOGI

      Meta Jajaki Kesepakatan Senilai Miliaran Dolar dengan Anthropic, Bidik Bisnis Baru Penyewaan Infrastruktur AI

      18/07/2026

      Trump Tuduh China Bobol Data Pemilu AS, tetapi Rencana Kunjungan Kenegaraan Xi Jinping Tetap Berjalan

      18/07/2026

      Ilmuwan Temukan Atmosfer Pertama di Planet Mirip Bumi dalam Zona Layak Huni, Langkah Besar dalam Pencarian Kehidupan

      18/07/2026

      Skyroot Siap Ukir Sejarah, Roket Swasta India Bidik Misi Orbital Pertama dengan Layanan “Taksi ke Luar Angkasa”

      18/07/2026

      Trump Diduga Promosikan Saham Perusahaan di Truth Social Tak Lama Setelah Membelinya

      17/07/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Nasional»Hukum Kriminal»Netanyahu Genjot RUU Kontroversial demi Menjaga Koalisi Jelang Pemilu Israel
    Hukum Kriminal

    Netanyahu Genjot RUU Kontroversial demi Menjaga Koalisi Jelang Pemilu Israel

    joveBy jove18/07/2026No Comments5 Mins Read1 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Gelombang cemoohan menggema saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sidang parlemen yang bersiap mengesahkan serangkaian rancangan undang-undang (RUU) kontroversial pada hari-hari terakhir masa kerja pemerintahannya.

    “Memalukan, pergi, keluar!” teriak puluhan anggota parlemen oposisi pada Selasa.

    Suasana yang begitu ricuh membuat Netanyahu meninggalkan ruang sidang dan tidak mengikuti pemungutan suara. Meski demikian, RUU tersebut tetap disahkan.

    Ketidakhadiran Netanyahu tidak memperlambat laju agenda legislasi yang dikebut koalisinya pekan ini sebelum Knesset (parlemen Israel) resmi dibubarkan pada Jumat menjelang pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober.

    Sejumlah RUU kontroversial diselesaikan dalam waktu singkat. Para analis menilai sebagian besar kebijakan itu dirancang untuk memenuhi tuntutan mitra koalisi Netanyahu dari kalangan ultra-Ortodoks dan kelompok sayap kanan.

    Pada dasarnya, langkah tersebut bertujuan mempertahankan soliditas blok politik Netanyahu. Setelah hampir empat tahun penuh gejolak, yang diwarnai demonstrasi besar-besaran, serangan 7 Oktober, serta perang berkepanjangan di berbagai front, pemerintahannya berhasil menyelesaikan satu periode penuh masa jabatan, sesuatu yang belum pernah dicapai pemerintahan Israel mana pun sejak 1988.

    Bahkan bagi Netanyahu sendiri, meski menjadi perdana menteri dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Israel, ini merupakan kali pertama ia berhasil menuntaskan satu periode pemerintahan secara penuh.

    Keberlangsungan pemerintahannya selama ini ditopang oleh strategi yang konsisten, yakni menjaga kepuasan seluruh mitra koalisinya. Paket legislasi yang dipercepat menjelang akhir masa jabatan dinilai sebagai kelanjutan dari strategi tersebut.

    “Netanyahu sedang berjuang demi kelangsungan politiknya, dan partai-partai Haredi (ultra-Ortodoks) merupakan elemen penting dalam upaya itu,” tulis analis politik Nadav Eyal.

    Menurutnya, tujuan Netanyahu adalah “menunjukkan kepada mitra Haredinya bahwa hanya dia satu-satunya politisi yang mampu memenuhi kepentingan mereka.”

    RUU yang paling menyita perhatian adalah aturan yang secara efektif melegalkan pengecualian wajib militer bagi pemuda ultra-Ortodoks dalam jumlah besar.

    Secara hukum, seluruh warga Israel berusia 18 tahun diwajibkan menjalani dinas militer. Namun, pria ultra-Ortodoks selama bertahun-tahun memperoleh pengecualian berdasarkan pengaturan lama yang berulang kali dibatalkan Mahkamah Agung Israel.

    Persoalan ini menjadi semakin sensitif di tengah situasi perang. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan kekurangan sedikitnya 12.000 personel, sementara sekitar 72.000 pria ultra-Ortodoks yang memenuhi syarat tidak menjalani wajib militer. Akibatnya, beban pertahanan lebih banyak dipikul oleh prajurit wajib militer dan pasukan cadangan.

    Menghadapi penolakan publik terhadap RUU pembebasan wajib militer secara menyeluruh, Netanyahu mengajukan solusi alternatif untuk memuaskan sekutunya dari kalangan ultra-Ortodoks.

    Salah satu undang-undang menetapkan studi Taurat sebagai nilai dasar negara melalui Undang-Undang Dasar, langkah yang menurut para pengkritik akan menjadi landasan konstitusional agar pengecualian wajib militer tetap bertahan jika kembali diuji di Mahkamah Agung.

    RUU lainnya memberikan kekebalan sementara kepada puluhan ribu pemuda ultra-Ortodoks yang menghindari wajib militer hingga akhir Januari 2027.

    Menjelang pemungutan suara, Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir mengeluarkan peringatan terbuka yang tidak biasa. Ia menyebut legislasi tersebut “tidak masuk akal” dan “tidak sejalan” dengan kebutuhan militer, serta memperingatkan bahwa aturan itu dapat mengikis kepercayaan para prajurit yang menjalankan tugas.

    Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari sekutu Netanyahu. Sejumlah anggota Partai Likud bahkan menyerukan pemecatan Zamir, sementara Ketua Partai Shas, Aryeh Deri, menuduh sang jenderal telah “bermain politik”.

    Meski demikian, RUU tetap lolos. Namun, hanya beberapa jam setelah disahkan, partai-partai oposisi mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung, yang kemudian mengeluarkan putusan sementara untuk menangguhkan pelaksanaan aturan tersebut.

    Paket legislasi terkait wajib militer hanyalah satu bagian dari kompromi politik yang lebih luas di dalam koalisi.

    Sebagai imbalannya, partai-partai ultra-Ortodoks mendukung sejumlah agenda utama Netanyahu, termasuk RUU yang membatasi kewenangan Jaksa Agung. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari reformasi peradilan yang lebih luas dan berpotensi memberi pemerintah wewenang untuk mengesampingkan tafsir hukum, sekaligus membuka kembali upaya mencopot Jaksa Agung Gali Baharav-Miara yang sebelumnya diblokir Mahkamah Agung.

    RUU lain yang mengubah sistem regulasi penyiaran, yang menurut para pengkritik memperbesar pengaruh pemerintah terhadap media dan mengancam kebebasan pers, juga disahkan pekan ini.

    Selain itu, parlemen turut mengesahkan aturan yang memperluas program pendidikan tinggi berbasis pemisahan gender. Kebijakan tersebut menuai kecaman dari kalangan universitas dan kelompok hak perempuan karena dinilai mengecualikan perempuan, melemahkan prinsip kesetaraan, serta mengancam standar akademik.

    Mitra koalisi lainnya juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong agenda masing-masing.

    Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengumumkan paket pendanaan permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki senilai sekitar 2,4 miliar shekel (sekitar Rp10,6 triliun), termasuk pembangunan kawasan permukiman baru dan akses jalan.

    Ia juga mengungkapkan keputusan sebelumnya untuk melegalkan 34 pos permukiman baru. Menurut Smotrich, total permukiman baru yang disetujui selama pemerintahan saat ini kini mencapai 104 lokasi.

    Survei Channel 12 pada Juli menunjukkan mayoritas publik Israel menolak inti dari paket legislasi tersebut.

    Sebanyak 66 persen responden menolak Undang-Undang Dasar tentang studi Taurat, sementara 61 persen menginginkan pemerintahan berikutnya tidak lagi melibatkan partai-partai ultra-Ortodoks dalam koalisi.

    Melihat arah opini publik, lawan-lawan politik Netanyahu menjadikan isu tersebut sebagai salah satu tema utama kampanye pemilu.

    Pemimpin Partai Yashar, Gadi Eisenkot, yang saat ini diperkirakan menjadi penantang utama Netanyahu, mengecam apa yang disebutnya sebagai “kesepakatan ceroboh: mempertahankan blok politik dengan mengorbankan negara.”

    Mantan Perdana Menteri Naftali Bennett menyebutnya sebagai “momen yang rendah dan anti-Zionis”, serta menuduh pemerintah “meremehkan para prajurit, keluarga mereka, dan masyarakat yang mereka lindungi.”

    Meski demikian, Netanyahu tampaknya yakin dampak politik dari kebijakan tersebut hanya bersifat sementara.

    “Ingatan publik itu pendek,” kata seorang sumber dari Partai Likud.

    Menurut sumber tersebut, menjaga soliditas blok koalisi jauh lebih penting daripada ketidakpopuleran satu undang-undang tertentu, dan dampak negatifnya sudah diperhitungkan dalam tingkat dukungan terhadap Netanyahu.

    “Orang-orang yang tetap mendukungnya setelah reformasi peradilan, setelah 7 Oktober, dan setelah perang, apakah mereka akan meninggalkannya sekarang?” ujarnya.

    Sumber itu menambahkan, Netanyahu juga tidak terlalu mengkhawatirkan kemungkinan campur tangan pengadilan karena pertarungan hukum justru dapat memperkuat narasi anti-lembaga peradilan yang telah menjadi salah satu tema utama kampanyenya menjelang pemilu.

    israel netanyahu politik ruu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Ekonomi & Pasar

    Meta Jajaki Kesepakatan Senilai Miliaran Dolar dengan Anthropic, Bidik Bisnis Baru Penyewaan Infrastruktur AI

    18/07/2026
    Bencana

    Asap Kebakaran Hutan Selimuti Kota-Kota Besar AS, Lebih dari 100 Juta Orang Terdampak

    18/07/2026
    Internet

    Trump Tuduh China Bobol Data Pemilu AS, tetapi Rencana Kunjungan Kenegaraan Xi Jinping Tetap Berjalan

    18/07/2026
    Hiburan

    Ilmuwan Temukan Atmosfer Pertama di Planet Mirip Bumi dalam Zona Layak Huni, Langkah Besar dalam Pencarian Kehidupan

    18/07/2026
    Lain Lain

    Pencopotan Menteri Pertahanan Picu Kemarahan Prajurit Ukraina, Banyak yang Khawatir Reformasi Militer Terhenti

    18/07/2026
    Lain Lain

    Gedung Putih Bela Timnas Argentina soal Spanduk Falkland, FIFA Didesak Selidiki Insiden Piala Dunia

    18/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Meta Jajaki Kesepakatan Senilai Miliaran Dolar dengan Anthropic, Bidik Bisnis Baru Penyewaan Infrastruktur AI

    18/07/2026

    Netanyahu Genjot RUU Kontroversial demi Menjaga Koalisi Jelang Pemilu Israel

    18/07/2026

    Asap Kebakaran Hutan Selimuti Kota-Kota Besar AS, Lebih dari 100 Juta Orang Terdampak

    18/07/2026

    Trump Tuduh China Bobol Data Pemilu AS, tetapi Rencana Kunjungan Kenegaraan Xi Jinping Tetap Berjalan

    18/07/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.