Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai, Saksi Ungkap Kekacauan Saat Penembakan

    18/08/2026

    Pelatih Sydney Swans Kecewa Berat Setelah Sejumlah Pemain Dikaitkan dengan Penyelidikan Dugaan Pelecehan Seksual

    18/08/2026

    Animasi Buruk yang Viral Justru Jadi Fenomena Box Office di China

    18/08/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai, Saksi Ungkap Kekacauan Saat Penembakan

      18/08/2026

      Pelatih Sydney Swans Kecewa Berat Setelah Sejumlah Pemain Dikaitkan dengan Penyelidikan Dugaan Pelecehan Seksual

      18/08/2026

      Animasi Buruk yang Viral Justru Jadi Fenomena Box Office di China

      18/08/2026

      Politikus Anti-Perang Rusia Lev Shlosberg Dipenjara 11 Tahun

      18/08/2026

      Erin Patterson Ajukan Banding Hukuman Seumur Hidup dalam Kasus Pembunuhan Jamur Beracun

      18/08/2026
    • TEKNOLOGI

      Bos Teknologi Ramai-Ramai Menulis Manifesto AI, Apa Tujuannya?

      15/08/2026

      Jaringan Instagram Diduga Memanfaatkan Krisis Ceuta dengan Menjual Panduan Penyeberangan bagi Migran

      15/08/2026

      Sungai Danube Menyusut akibat Gelombang Panas, Rumania Matikan Satu-satunya PLTN

      14/08/2026

      Temuan Baru Misi Matahari India Ungkap Petunjuk Penting tentang Misteri Suhu Korona

      14/08/2026

      Twitch Diserang Pengguna setelah Amazon Gunakan Konten Siaran untuk Melatih AI

      13/08/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Hiburan»Ilmuwan Temukan Atmosfer Pertama di Planet Mirip Bumi dalam Zona Layak Huni, Langkah Besar dalam Pencarian Kehidupan
    Hiburan

    Ilmuwan Temukan Atmosfer Pertama di Planet Mirip Bumi dalam Zona Layak Huni, Langkah Besar dalam Pencarian Kehidupan

    joveBy jove18/07/2026No Comments3 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Para peneliti berhasil menemukan atmosfer pertama yang menyelimuti sebuah planet berbatu mirip Bumi yang mengorbit di zona layak huni sebuah bintang jauh.

    Mereka menyatakan temuan ini menjadi bukti terkuat sejauh ini bahwa dunia dengan kondisi yang menyerupai Bumi mungkin memang ada di luar Tata Surya.

    Gas yang berhasil terdeteksi di atmosfer planet tersebut adalah helium. Gas ini sendiri tidak mampu menopang kehidupan, tetapi para ilmuwan menduga masih ada gas lain yang juga terdapat di atmosfer planet itu.

    Penulis utama penelitian, Dr. Collin Cherubim dari Universitas Harvard, menyebut penemuan tersebut sebagai sebuah pencapaian besar.

    “Ini adalah pertama kalinya seseorang menemukan atmosfer pada planet berbatu yang berada di zona layak huni milik bintang lain,” ujarnya.

    Planet yang diberi nama LHS 1140 b itu berjarak sekitar 48 tahun cahaya dari Bumi dan mengorbit sebuah bintang katai merah yang ukurannya jauh lebih kecil serta lebih dingin dibandingkan Matahari.

    Selangkah Lebih Dekat Menemukan Kehidupan di Luar Bumi

    Sejauh ini, lebih dari 6.000 planet di luar Tata Surya telah ditemukan mengorbit berbagai bintang.

    Namun, penemuan terbaru ini dinilai sangat penting karena membawa para ilmuwan semakin dekat kepada salah satu tujuan terbesar dalam ilmu pengetahuan, yakni menemukan kehidupan di luar Bumi.

    Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science, para peneliti menegaskan bahwa mereka belum menemukan bukti adanya kehidupan.

    Meski demikian, agar sebuah planet dapat mendukung kehidupan, planet tersebut harus memiliki air. Untuk itu, posisinya harus berada pada jarak yang tepat dari bintang induknya, tidak terlalu dekat sehingga terlalu panas, dan tidak terlalu jauh sehingga terlalu dingin.

    Wilayah dengan kondisi ideal tersebut dikenal sebagai zona layak huni atau Goldilocks zone, terinspirasi dari kisah anak perempuan Goldilocks yang hanya menyukai bubur dengan suhu yang “pas”.

    Ratusan planet telah ditemukan berada di zona layak huni bintangnya masing-masing.

    Namun, hanya beberapa puluh di antaranya yang berukuran kecil dan berbatu seperti Bumi, karakteristik yang dianggap penting untuk mendukung kemungkinan adanya kehidupan.

    Sebelumnya, belum satu pun planet berbatu di zona layak huni yang diketahui memiliki atmosfer.

    Hingga kini.

    Baru Helium yang Terdeteksi

    Meski atmosfer berhasil ditemukan, satu-satunya gas yang sejauh ini teridentifikasi hanyalah helium, kemungkinan berada di lapisan atmosfer bagian atas.

    Gas tersebut tidak dapat menopang kehidupan.

    Namun, para peneliti memperkirakan masih ada gas-gas lain yang lebih berpotensi mendukung kehidupan di lapisan atmosfer yang lebih rendah.

    Dr. David Charbonneau, juga dari Universitas Harvard, mengatakan bahwa penemuan terpenting dari penelitian ini adalah ditemukannya planet mirip Bumi di luar Tata Surya yang memiliki atmosfer.

    “Orang-orang pada umumnya tertarik pada pertanyaan besar: apakah kita sendirian? Apakah ada kehidupan di luar Bumi atau di luar Tata Surya? Dalam konteks itu, penelitian ini mengungkap atmosfer pertama yang ditemukan pada planet berbatu di zona layak huni sebuah bintang di luar Tata Surya kita,” katanya.

    Planet Lain Juga Masih Menjadi Target Penelitian

    LHS 1140 b bukan satu-satunya planet yang menjadi fokus pencarian kehidupan di luar Bumi.

    Planet K2-18b, yang tergolong sub-Neptunus dan diduga memiliki bagian dalam yang kaya air, sempat menjadi sorotan setelah para ilmuwan mendeteksi indikasi adanya dimetil sulfida, gas yang di Bumi berkaitan dengan kehidupan organisme laut.

    Namun, analisis ulang yang dipimpin NASA pada 2025 menyimpulkan bahwa sinyal tersebut terlalu lemah untuk dijadikan bukti, sekaligus menunjukkan bahwa gas itu juga dapat terbentuk tanpa melibatkan aktivitas biologis.

    Sementara itu, tujuh planet berbatu dalam sistem TRAPPIST-1 juga masih menjadi objek penelitian yang menjanjikan.

    Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA telah memastikan bahwa TRAPPIST-1d tidak memiliki atmosfer seperti Bumi.

    Sebaliknya, data mengenai TRAPPIST-1e hingga kini masih belum memberikan kesimpulan yang pasti, sehingga planet tersebut tetap menjadi salah satu kandidat utama dalam pencarian kehidupan di luar Tata Surya.

    bumi luar angkasa nasa planet
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Hukum Kriminal

    Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai, Saksi Ungkap Kekacauan Saat Penembakan

    18/08/2026
    Hukum Kriminal

    Pelatih Sydney Swans Kecewa Berat Setelah Sejumlah Pemain Dikaitkan dengan Penyelidikan Dugaan Pelecehan Seksual

    18/08/2026
    Budaya

    Animasi Buruk yang Viral Justru Jadi Fenomena Box Office di China

    18/08/2026
    Hukum Kriminal

    Politikus Anti-Perang Rusia Lev Shlosberg Dipenjara 11 Tahun

    18/08/2026
    Hukum Kriminal

    Erin Patterson Ajukan Banding Hukuman Seumur Hidup dalam Kasus Pembunuhan Jamur Beracun

    18/08/2026
    Lain Lain

    Trump Ancam Bomb Oman Jika Dinilai Menghambat Kesepakatan dengan Iran

    18/08/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai, Saksi Ungkap Kekacauan Saat Penembakan

    18/08/2026

    Pelatih Sydney Swans Kecewa Berat Setelah Sejumlah Pemain Dikaitkan dengan Penyelidikan Dugaan Pelecehan Seksual

    18/08/2026

    Animasi Buruk yang Viral Justru Jadi Fenomena Box Office di China

    18/08/2026

    Politikus Anti-Perang Rusia Lev Shlosberg Dipenjara 11 Tahun

    18/08/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.