Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Pemerintahan Trump Isyaratkan Mundur dari Dana Kontroversial US$1,8 Miliar, Tekanan dari Partai Republik Menguat

    02/06/2026

    Anthropic Bersiap Melantai di Bursa AS, Pertarungan Raksasa AI Masuki Babak Baru

    02/06/2026

    Gelombang AI di Perusahaan Kerap Membingungkan Karyawan, Investasi Mahal Belum Tentu Berbuah Hasil

    02/06/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Anthropic Bersiap Melantai di Bursa AS, Pertarungan Raksasa AI Masuki Babak Baru

      02/06/2026

      Gelombang AI di Perusahaan Kerap Membingungkan Karyawan, Investasi Mahal Belum Tentu Berbuah Hasil

      02/06/2026

      Wabah Ebola Kian Mengkhawatirkan, Tiga Vaksin Baru Dikebut untuk Hadapi Virus Mematikan Bundibugyo

      02/06/2026

      Florida Gugat OpenAI, ChatGPT Dituding Membantu Pelaku Penembakan Massal dan Membahayakan Anak-anak

      02/06/2026

      Tragedi Berdarah di Iowa: Enam Orang Tewas dalam Penembakan Keluarga, Pelaku Ditemukan Bunuh Diri

      02/06/2026
    • TEKNOLOGI

      Anthropic Bersiap Melantai di Bursa AS, Pertarungan Raksasa AI Masuki Babak Baru

      02/06/2026

      Gelombang AI di Perusahaan Kerap Membingungkan Karyawan, Investasi Mahal Belum Tentu Berbuah Hasil

      02/06/2026

      Wabah Ebola Kian Mengkhawatirkan, Tiga Vaksin Baru Dikebut untuk Hadapi Virus Mematikan Bundibugyo

      02/06/2026

      Florida Gugat OpenAI, ChatGPT Dituding Membantu Pelaku Penembakan Massal dan Membahayakan Anak-anak

      02/06/2026

      Drone AI Ukraina Lumpuhkan Jalur Pasokan Rusia, Tekanan di Medan Perang Kian Meningkat

      30/05/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Lain Lain»Hezbollah Setuju Hentikan Serangan ke Israel, Kesepakatan Gencatan Senjata Lebanon Masih Dibayangi Ancaman Baru
    Lain Lain

    Hezbollah Setuju Hentikan Serangan ke Israel, Kesepakatan Gencatan Senjata Lebanon Masih Dibayangi Ancaman Baru

    joveBy jove02/06/2026No Comments5 Mins Read2 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Lebanon menyatakan bahwa Hezbollah telah menerima proposal Amerika Serikat untuk menghentikan serangan terhadap Israel, sementara Israel juga diminta menghentikan serangan ke ibu kota Lebanon, Beirut.

    Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat menyebut pihaknya telah “menerima konfirmasi bahwa Hezbollah menyetujui proposal AS mengenai penghentian serangan secara timbal balik”.

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengonfirmasi adanya kesepakatan tersebut. Namun, ia memperingatkan bahwa serangan terhadap Beirut akan tetap dilanjutkan “jika Hezbollah tidak menghentikan serangan terhadap kota-kota dan warga sipil kami”.

    Pernyataan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan Netanyahu dan perwakilan Hezbollah. Menurut Trump, “mereka sepakat bahwa seluruh aksi tembak-menembak akan dihentikan”, setelah Iran memperingatkan bahwa operasi militer Israel di Lebanon dapat mengancam keberlangsungan gencatan senjata antara AS dan Iran yang saat ini berlaku.

    Dalam pernyataan yang dirilis Senin malam, Kedutaan Lebanon menjelaskan bahwa berdasarkan pengaturan yang diusulkan, serangan Israel terhadap wilayah pinggiran selatan Beirut akan dihentikan sebagai imbalan atas komitmen Hezbollah untuk tidak melancarkan serangan ke Israel.

    Pihak kedutaan juga menambahkan bahwa gencatan senjata tersebut nantinya akan diperluas sehingga mencakup seluruh wilayah Lebanon.

    Meski demikian, Netanyahu menegaskan bahwa operasi militer Israel di Lebanon selatan akan tetap berlangsung.

    “Pada saat yang sama, IDF (Pasukan Pertahanan Israel) akan terus beroperasi di Lebanon selatan sesuai rencana,” ujarnya.

    Setelah Trump mengumumkan bahwa kedua pihak telah menyepakati penghentian pertempuran, bentrokan sporadis masih tetap terjadi.

    Hezbollah mengklaim telah melancarkan tiga serangan terhadap tank dan pasukan Israel di dekat dua desa di wilayah utara Israel. Serangan tersebut disebut dilakukan menggunakan drone dan rentetan tembakan artileri.

    Sementara itu, militer Israel mengatakan telah mencegat dua proyektil yang ditembakkan dari Lebanon. Tidak ada laporan korban luka akibat insiden tersebut.

    Kantor berita resmi Lebanon, National News Agency, melaporkan bahwa Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah selatan negara itu dan menyebut sebuah “ledakan yang sangat dahsyat” mengguncang Kota Debbine.

    Sebelumnya, Netanyahu memerintahkan serangan terhadap apa yang disebutnya sebagai “target-target teroris” di pinggiran selatan Beirut sebagai respons atas serangan roket dan drone yang dilancarkan Hezbollah yang didukung Iran.

    Langkah itu memicu serangkaian peringatan dari para pejabat Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran merupakan “gencatan senjata yang secara tegas berlaku di semua front, termasuk Lebanon”, sehingga pelanggaran di satu wilayah dianggap sebagai pelanggaran terhadap keseluruhan kesepakatan.

    Secara terpisah, kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Teheran dapat menangguhkan perundingan tidak langsung dengan Amerika Serikat sebagai respons terhadap operasi militer Israel di Lebanon.

    Kantor berita yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) itu juga menyebut Iran dan sekutunya dapat “mengaktifkan front-front lain”, termasuk di Selat Bab al-Mandab yang berada di pintu masuk Laut Merah.

    Namun, dalam unggahan lanjutan di platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa pembicaraan dengan Iran masih berlangsung dengan “kecepatan tinggi”. Ia juga mengaku telah berbicara dengan Netanyahu dan perwakilan Hezbollah.

    “Saya melakukan pembicaraan yang sangat produktif dengan Perdana Menteri Bibi Netanyahu dari Israel, dan tidak akan ada pasukan yang bergerak menuju Beirut. Pasukan yang sebelumnya sedang dalam perjalanan juga telah diperintahkan untuk kembali,” tulis Trump.

    Trump menambahkan, “Melalui perwakilan tingkat tinggi, saya juga melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan Hezbollah dan mereka setuju bahwa seluruh aksi tembak-menembak akan dihentikan. Israel tidak akan menyerang mereka dan mereka juga tidak akan menyerang Israel.”

    Amerika Serikat selama ini berupaya memisahkan situasi di Lebanon dari negosiasi dengan Iran. Namun, Teheran yang selama bertahun-tahun memberikan dukungan ideologis, militer, dan finansial kepada Hezbollah menegaskan bahwa setiap kesepakatan harus mencakup perdamaian di Lebanon.

    Pada Minggu lalu, seorang pejabat AS mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio telah mengajukan rencana “deeskalasi bertahap” kepada Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun.

    Militer Israel telah dua kali menyerang Beirut sejak gencatan senjata Israel-Lebanon mulai berlaku pada 16 April, dengan serangan terbaru terjadi pada Kamis lalu. Meski demikian, frekuensi serangan tersebut jauh berkurang dibandingkan sebelumnya. Sejumlah laporan menyebut Gedung Putih menekan Israel agar membatasi operasi militernya di Beirut sebagai bagian dari upaya mencapai kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri perang dengan Iran.

    Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran mulai berlaku pada 8 April. Namun, kesepakatan itu belum mampu menghentikan seluruh konflik yang berlangsung di kawasan.

    Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat meningkat di Selat Hormuz selama akhir pekan. Amerika Serikat menyatakan telah menyerang sejumlah fasilitas militer Iran, sementara Teheran mengaku membalas dengan menargetkan sebuah pangkalan militer AS di Kuwait.

    Harga minyak dunia kembali melonjak pada Senin setelah saling serang tersebut. Minyak mentah Brent, yang menjadi acuan global, sempat naik hampir 5 dolar AS per barel menjadi 97,44 dolar AS sebelum turun tipis ke level 95,70 dolar AS.

    Harga komoditas energi itu terus berfluktuasi sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Prospek kesepakatan damai maupun potensi eskalasi lanjutan terus memengaruhi pasar.

    Perang yang telah berlangsung selama tiga bulan secara efektif menutup jalur pelayaran Selat Hormuz dan mendorong kenaikan biaya energi global.

    Sekitar seperlima pasokan minyak dunia dan gas alam cair (LNG) biasanya melewati selat strategis tersebut.

    Dalam beberapa hari terakhir, Trump berulang kali menyatakan bahwa Washington dan Teheran semakin dekat menuju kesepakatan permanen serta bahwa proses negosiasi menunjukkan kemajuan. Namun hingga kini belum ada perjanjian resmi yang berhasil dicapai.

    iran israel netanyahu Palestina
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Ekonomi

    Pemerintahan Trump Isyaratkan Mundur dari Dana Kontroversial US$1,8 Miliar, Tekanan dari Partai Republik Menguat

    02/06/2026
    Bisnis

    Anthropic Bersiap Melantai di Bursa AS, Pertarungan Raksasa AI Masuki Babak Baru

    02/06/2026
    Ekonomi & Pasar

    Gelombang AI di Perusahaan Kerap Membingungkan Karyawan, Investasi Mahal Belum Tentu Berbuah Hasil

    02/06/2026
    Kesehatan

    Wabah Ebola Kian Mengkhawatirkan, Tiga Vaksin Baru Dikebut untuk Hadapi Virus Mematikan Bundibugyo

    02/06/2026
    Gadget

    Florida Gugat OpenAI, ChatGPT Dituding Membantu Pelaku Penembakan Massal dan Membahayakan Anak-anak

    02/06/2026
    Hukum Kriminal

    Tragedi Berdarah di Iowa: Enam Orang Tewas dalam Penembakan Keluarga, Pelaku Ditemukan Bunuh Diri

    02/06/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Pemerintahan Trump Isyaratkan Mundur dari Dana Kontroversial US$1,8 Miliar, Tekanan dari Partai Republik Menguat

    02/06/2026

    Anthropic Bersiap Melantai di Bursa AS, Pertarungan Raksasa AI Masuki Babak Baru

    02/06/2026

    Gelombang AI di Perusahaan Kerap Membingungkan Karyawan, Investasi Mahal Belum Tentu Berbuah Hasil

    02/06/2026

    Wabah Ebola Kian Mengkhawatirkan, Tiga Vaksin Baru Dikebut untuk Hadapi Virus Mematikan Bundibugyo

    02/06/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.