Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Mantan Polisi Australia Diadili atas Dugaan Pembunuhan Mantan Kekasih dan Pasangannya

    21/09/2026

    Yu Zidi, 13 Tahun, Raih Emas Major Pertama dengan Rekor Asian Games

    21/09/2026

    Guru Pesantren Terpidana Pelecehan Seksual Diam-diam Dibebaskan Lebih Awal,

    21/09/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Mantan Polisi Australia Diadili atas Dugaan Pembunuhan Mantan Kekasih dan Pasangannya

      21/09/2026

      Yu Zidi, 13 Tahun, Raih Emas Major Pertama dengan Rekor Asian Games

      21/09/2026

      Guru Pesantren Terpidana Pelecehan Seksual Diam-diam Dibebaskan Lebih Awal,

      21/09/2026

      Pakta Perbatasan Baru Pakistan-China Picu Kemarahan India, Sengketa Kashmir Kembali Memanas

      21/09/2026

      Aktivis Sikh Skotlandia Jagtar Singh Johal Dapat Jaminan setelah Sembilan Tahun Ditahan di India

      19/09/2026
    • TEKNOLOGI

      CEO Nvidia Tolak Kekhawatiran AI Memusnahkan Manusia: “Narasi Kiamat”

      21/09/2026

      Microsoft Peringatkan Pendekatan Anthropic terhadap AI Bisa Berdampak “Bencana” bagi Manusia

      17/09/2026

      Sam Altman Akui Dunia Berhak Takut pada AI, tetapi Minta Publik Percaya pada Perusahaan Teknologi

      16/09/2026

      AS Cabut Batas Emisi PLTU Batu Bara dan Gas, Kekhawatiran Dampak Kesehatan Meningkat

      15/09/2026

      Salah Satu Pendiri Anthropic: “Kill Switch” AI Mungkin Perlu Diwajibkan

      15/09/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Ekonomi & Pasar»CEO Nvidia Tolak Kekhawatiran AI Memusnahkan Manusia: “Narasi Kiamat”
    Ekonomi & Pasar

    CEO Nvidia Tolak Kekhawatiran AI Memusnahkan Manusia: “Narasi Kiamat”

    joveBy jove21/09/2026No Comments3 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    CEO Nvidia Jensen Huang menepis peringatan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat menyebabkan kepunahan umat manusia dalam satu dekade mendatang dan menyebutnya sebagai “narasi kiamat”.

    “Tahun 2030 tidak akan menjadi akhir dunia. Ada kemungkinan 0 persen bahwa itu akan menjadi akhir dunia,” kata Huang

    Huang menambahkan, “Menakut-nakuti orang itu tidak perlu. Itu tidak bertanggung jawab.”

    Peringatan para peneliti dalam beberapa pekan terakhir mengenai potensi risiko yang ditimbulkan teknologi tersebut telah meningkatkan perdebatan mengenai keamanan AI. Sejumlah eksekutif industri bahkan menyerukan agar pengembangan model AI diperlambat.

    Pernyataan Huang muncul setelah mantan peneliti Anthropic, Jacob Coxon, mengklaim melalui media sosial bahwa para pengembang AI meyakini teknologi tersebut “dapat membunuh kita semua pada akhir dekade ini”.

    Kekhawatiran Coxon memicu perdebatan mengenai risiko teknologi tersebut, termasuk seruan dari sejumlah eksekutif terkemuka seperti CEO Anthropic Dario Amodei dan CEO OpenAI Sam Altman agar pengembangan AI diperlambat.

    Huang mengatakan prediksi semacam itu “tidak berlandaskan ilmu pengetahuan”. Ia menambahkan bahwa Nvidia berkepentingan memastikan industri mengembangkan produk-produknya secara bertanggung jawab.

    “Kesuksesan perusahaan kami berkaitan langsung dengan penerapan produk dan layanan secara aman,” katanya. “Jika kami tidak terus melakukan hal tersebut, nilai perusahaan kami akan berkurang.”

    Huang menduga perusahaan-perusahaan AI yang berbicara mengenai “perlambatan” mungkin sedang mencari perlindungan dari tanggung jawab hukum atas kerugian yang dapat ditimbulkan produk mereka.

    “Bacalah yang tersirat,” katanya. “Sebenarnya mereka tidak meminta lebih banyak undang-undang. Mereka meminta agar dibebaskan dari undang-undang yang sudah ada, dan menurut saya itu menjadi masalah.”

    Tidak semua pekerja AI menganggap teknologi ini dapat membunuh semua orang

    CEO OpenAI mengatakan dunia “berhak takut”, tetapi harus memercayai perusahaan AI

    Mengapa AI dikhawatirkan dapat mengancam umat manusia dan seberapa nyata ancamannya?

    Nvidia merupakan salah satu pemain utama dalam industri AI dengan mengembangkan cip komputer canggih yang sangat penting untuk membuat model AI.

    Cip Nvidia yang paling kuat menghadapi pembatasan di China akibat kebijakan yang diberlakukan oleh Washington dan Beijing.

    Kontrol ekspor Amerika Serikat bertujuan memperlambat kemajuan militer dan AI China, sementara regulasi China dirancang untuk mendorong ketergantungan pada teknologi yang diproduksi di dalam negeri.

    Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng menggelar pembicaraan di New York pada Minggu waktu setempat, dalam upaya mencapai kesepakatan mengenai AI, tarif, dan mineral-mineral penting.

    Setelah pertemuan tersebut, Bessent mengatakan kepada wartawan bahwa kedua pihak telah membahas pembentukan mekanisme baru untuk pemberitahuan mengenai keamanan AI.

    Pembicaraan itu berlangsung menjelang pertemuan puncak Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini.

    Pekan lalu, Huang menghadiri pertemuan tingkat tinggi di Inggris yang diselenggarakan Raja Charles III. Dalam kesempatan itu, sang raja memperingatkan para pemimpin teknologi mengenai “bahaya eksistensial” yang ditimbulkan AI.

    “Tugas yang ada di hadapan Anda bukan sekadar memajukan teknologi, tetapi memastikan teknologi tersebut tetap sepenuhnya melayani umat manusia, masyarakat, dan alam,” kata Raja Charles III kepada kelompok tersebut.

    Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump juga mengecilkan kekhawatiran mengenai risiko AI.

    Trump secara mengejutkan menelepon Huang ketika CEO Nvidia tersebut sedang berbicara di atas panggung dalam sebuah konferensi teknologi di Los Angeles pada 14 September.

    Dalam percakapan tersebut, Trump mengkritik seruan untuk memperlambat pengembangan AI dan menyebut kekhawatiran mengenai risikonya sebagai sebuah “hoaks”.

    ai amerika nvidia politik
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Hiburan

    Mantan Polisi Australia Diadili atas Dugaan Pembunuhan Mantan Kekasih dan Pasangannya

    21/09/2026
    Hiburan

    Yu Zidi, 13 Tahun, Raih Emas Major Pertama dengan Rekor Asian Games

    21/09/2026
    Budaya

    Guru Pesantren Terpidana Pelecehan Seksual Diam-diam Dibebaskan Lebih Awal,

    21/09/2026
    Lain Lain

    Pakta Perbatasan Baru Pakistan-China Picu Kemarahan India, Sengketa Kashmir Kembali Memanas

    21/09/2026
    Hiburan

    Kanselir Jerman Friedrich Merz Sebut Hasil Pemilu Negara Bagian sebagai “Bencana”, tetapi Tegaskan Tak Akan Mundur

    21/09/2026
    Hukum Kriminal

    Aktivis Sikh Skotlandia Jagtar Singh Johal Dapat Jaminan setelah Sembilan Tahun Ditahan di India

    19/09/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Mantan Polisi Australia Diadili atas Dugaan Pembunuhan Mantan Kekasih dan Pasangannya

    21/09/2026

    Yu Zidi, 13 Tahun, Raih Emas Major Pertama dengan Rekor Asian Games

    21/09/2026

    Guru Pesantren Terpidana Pelecehan Seksual Diam-diam Dibebaskan Lebih Awal,

    21/09/2026

    CEO Nvidia Tolak Kekhawatiran AI Memusnahkan Manusia: “Narasi Kiamat”

    21/09/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.