Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Ketika Rekrutmen Berubah Jadi Kompetisi, Pelamar Bersaing Demi Hadiah Berupa Pekerjaan

    08/09/2026

    Menara Eiffel Ditutup akibat Aksi Protes Staf soal Pemindahan Pekerja Perempuan

    08/09/2026

    Orang Tua Palestina Cemas, Anak-anak Terancam di Sekolah di Tengah Meningkatnya Serangan Pemukim

    08/09/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Ketika Rekrutmen Berubah Jadi Kompetisi, Pelamar Bersaing Demi Hadiah Berupa Pekerjaan

      08/09/2026

      Menara Eiffel Ditutup akibat Aksi Protes Staf soal Pemindahan Pekerja Perempuan

      08/09/2026

      Orang Tua Palestina Cemas, Anak-anak Terancam di Sekolah di Tengah Meningkatnya Serangan Pemukim

      08/09/2026

      Sidang Kasus Dugaan Pembunuhan Dua Peselancar Australia Dimulai di Meksiko

      08/09/2026

      Razia Makanan di India Bikin Pejabat Ini Jadi Bintang Media Sosial

      08/09/2026
    • TEKNOLOGI

      Bos Teknologi Terbesar Inggris: AI Bisa Temukan Obat Kanker, tetapi Kelangkaan Chip Jadi Hambatan

      08/09/2026

      Toronto Jadi Salah Satu Pusat AI Terpenting Dunia, Bukan Silicon Valley

      05/09/2026

      Nepal Pertaruhkan Listrik pada PLTA, Banjir Dahsyat Ungkap Risiko Ketergantungan

      05/09/2026

      Kamera AI Flock Safety Diklaim Bikin AS Lebih Aman, tetapi Warga Justru Mulai Menentangnya

      05/09/2026

      PBB Setujui Peta Dunia Baru yang Lebih Akurat Menggambarkan Ukuran Afrika

      05/09/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Ekonomi & Pasar»Dokter Australia Pelopor Terapi Eksperimental Tumor Otak Meninggal Dunia
    Ekonomi & Pasar

    Dokter Australia Pelopor Terapi Eksperimental Tumor Otak Meninggal Dunia

    joveBy jove08/06/2026No Comments4 Mins Read1 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Profesor Richard Scolyer, salah satu ilmuwan kanker paling berpengaruh di Australia, meninggal dunia pada usia 59 tahun setelah berjuang melawan glioblastoma, jenis tumor otak yang sangat agresif. Kepergiannya terjadi tiga tahun setelah ia didiagnosis mengidap penyakit tersebut.

    Scolyer dikenal luas tidak hanya karena kontribusinya dalam penelitian kanker, tetapi juga karena keberaniannya menjadikan dirinya sendiri sebagai pasien pertama dalam sebuah terapi eksperimental yang belum pernah dilakukan sebelumnya di dunia.

    Perjalanan medisnya menarik perhatian internasional ketika ia memutuskan menjalani pengobatan inovatif yang dikembangkan bersama sahabat sekaligus rekan penelitinya, Profesor Georgina Long. Terapi tersebut didasarkan pada terobosan ilmiah yang selama bertahun-tahun mereka kembangkan untuk pengobatan kanker kulit melanoma.

    Warisan Besar dalam Penelitian Kanker

    Sebagai direktur bersama Melanoma Institute Australia, Scolyer dan Long berperan besar dalam mengubah cara dunia menangani melanoma stadium lanjut.

    Melalui penelitian imunoterapi, metode yang memanfaatkan sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel kanker, keduanya berhasil meningkatkan tingkat kesembuhan pasien secara drastis. Jika sebelumnya kurang dari 10 persen pasien melanoma stadium lanjut dapat bertahan jangka panjang, kini sekitar separuh pasien dapat dianggap sembuh secara efektif.

    Atas kontribusi tersebut, keduanya dianugerahi gelar Australian of the Year 2024.

    Dalam surat perpisahan yang ditulis sebelum wafatnya, Scolyer menyatakan bahwa ia ingin terus memberikan kontribusi bagi ilmu pengetahuan bahkan di saat-saat paling sulit dalam hidupnya.

    “Saya ingin terus berkontribusi, bahkan dalam masa tergelap hidup saya.”

    Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk membuat masa depan menjadi lebih baik bagi orang lain.

    Menjadi Pasien Pertama untuk Terapi Berisiko Tinggi

    Ketika didiagnosis mengidap glioblastoma, Scolyer menolak menerima begitu saja prognosis yang suram.

    Glioblastoma merupakan salah satu jenis kanker otak paling mematikan. Protokol pengobatannya hampir tidak berubah selama dua dekade terakhir dan sebagian besar pasien dengan kondisi serupa hanya mampu bertahan kurang dari satu tahun setelah diagnosis.

    Dalam wawancara pada 2024, Scolyer mengatakan bahwa ia tidak bisa menerima gagasan untuk menunggu kematian tanpa mencoba sesuatu yang baru.

    Keputusan itu mendorong Long dan timnya mengadaptasi pendekatan yang sebelumnya sukses digunakan pada pasien melanoma.

    Pada 2023, Scolyer menjadi pasien kanker otak pertama di dunia yang menerima kombinasi imunoterapi sebelum operasi pengangkatan tumor dilakukan. Selain itu, ia juga mendapatkan vaksin yang dirancang khusus berdasarkan karakteristik tumornya sendiri untuk meningkatkan kemampuan sistem imun mengenali sel kanker.

    Mereka menyadari peluang keberhasilannya sangat kecil, namun berharap terapi tersebut setidaknya dapat memperpanjang hidup Scolyer sekaligus menghasilkan data ilmiah berharga bagi pasien lain di masa depan.

    Hasil yang Membuka Jalan Baru

    Pemindaian lanjutan setelah terapi menunjukkan tanda-tanda respons imun yang menjanjikan di otak Scolyer.

    Temuan tersebut kini menjadi dasar pelaksanaan uji klinis tahap awal di Amerika Serikat yang berupaya mereplikasi hasil serupa pada pasien glioblastoma lainnya.

    Bagi komunitas medis internasional, langkah Scolyer dipandang sebagai contoh nyata bagaimana penelitian ilmiah dapat terus berkembang melalui keberanian untuk menguji batas-batas pengetahuan yang ada.

    Ahli bedah melanoma ternama Australia, John Thompson, menyebut perjalanan sahabatnya sebagai “sains yang bekerja secara nyata” dan menggambarkan Scolyer sebagai ilmuwan brilian yang akan dikenang sebagai salah satu tokoh besar Australia.

    Penghormatan dari Australia

    Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, memberikan penghormatan khusus kepada Scolyer.

    Ia menyebut sang ilmuwan sebagai salah satu sosok paling cemerlang dan berhati besar yang dimiliki Australia.

    Menurut Albanese, perjalanan Scolyer menghadapi kanker dilakukan dengan keberanian, keteguhan, dan ketulusan yang luar biasa. Ia juga memuji keterbukaan Scolyer dalam membagikan pengalaman pribadinya kepada publik.

    Pesan Terakhir

    Scolyer meninggalkan istrinya, Katie Nicholl, serta tiga orang anak.

    Dalam surat terakhirnya, ia mengungkapkan rasa syukur kepada keluarga yang terus mendampinginya sepanjang perjalanan melawan kanker.

    Ia juga berterima kasih kepada masyarakat Australia yang mengikuti dan mendukung perjuangannya melalui berbagai unggahan yang ia bagikan secara daring selama masa pengobatan.

    Menjelang akhir suratnya, Scolyer menyampaikan pesan kepada para ilmuwan dan pembuat kebijakan di seluruh dunia.

    Ia mendorong para peneliti untuk tetap berani, terus bertanya, dan tidak takut mendorong batas-batas ilmu pengetahuan. Ia juga meminta pemerintah untuk terus mendukung inovasi penelitian medis.

    “Kita bisa dan harus terus mendorong batas-batas yang ada untuk memajukan dunia penelitian kanker.”

    Pesan itu menjadi penutup yang mencerminkan seluruh perjalanan hidupnya: seorang ilmuwan yang tidak hanya berjuang melawan kanker, tetapi juga menggunakan perjuangannya untuk membuka harapan baru bagi pasien lain di masa depan.

    kesehatan otak pengobatan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Bisnis

    Ketika Rekrutmen Berubah Jadi Kompetisi, Pelamar Bersaing Demi Hadiah Berupa Pekerjaan

    08/09/2026
    Hiburan

    Menara Eiffel Ditutup akibat Aksi Protes Staf soal Pemindahan Pekerja Perempuan

    08/09/2026
    Budaya

    Orang Tua Palestina Cemas, Anak-anak Terancam di Sekolah di Tengah Meningkatnya Serangan Pemukim

    08/09/2026
    Budaya

    Razia Makanan di India Bikin Pejabat Ini Jadi Bintang Media Sosial

    08/09/2026
    Bisnis

    Bos Teknologi Terbesar Inggris: AI Bisa Temukan Obat Kanker, tetapi Kelangkaan Chip Jadi Hambatan

    08/09/2026
    Bencana

    Gedung Hunian Runtuh di Delhi, Puluhan Mahasiswa Diduga Masih Terjebak

    07/09/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Ketika Rekrutmen Berubah Jadi Kompetisi, Pelamar Bersaing Demi Hadiah Berupa Pekerjaan

    08/09/2026

    Menara Eiffel Ditutup akibat Aksi Protes Staf soal Pemindahan Pekerja Perempuan

    08/09/2026

    Orang Tua Palestina Cemas, Anak-anak Terancam di Sekolah di Tengah Meningkatnya Serangan Pemukim

    08/09/2026

    Sidang Kasus Dugaan Pembunuhan Dua Peselancar Australia Dimulai di Meksiko

    08/09/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.