Pembalap NASCAR Kyle Busch sempat membutuhkan penanganan medis pada Rabu setelah batuk mengeluarkan darah dan mengalami sesak napas saat mempersiapkan diri menghadapi balapan Coca-Cola 600 akhir pekan ini.
Berdasarkan rekaman panggilan darurat 911 yang diperoleh melalui permintaan dokumen terkait kondisi medis Busch, seorang penelepon — yang namanya disamarkan dalam rekaman — meminta ambulans datang ke sebuah fasilitas pelatihan di Concord.
“Saya memiliki seseorang yang mengalami sesak napas, tubuhnya sangat panas, merasa akan pingsan, dan mengeluarkan sedikit darah — batuk berdarah,” kata penelepon tersebut.
Penelepon juga menyebut Busch saat itu terbaring di lantai kamar mandi dan masih dalam keadaan sadar ketika panggilan dilakukan. Ia meminta ambulans mendekati gedung tanpa sirene serta memberikan petunjuk rute tercepat menuju Busch.
Panggilan 911 yang dilakukan pukul 17.30 waktu setempat pada Rabu itu terjadi hampir tepat 24 jam sebelum NASCAR, keluarga Busch, dan Richard Childress Racing mengumumkan kematiannya.
Associated Press melaporkan Busch sedang melakukan uji coba di simulator balap pada Rabu ketika ia tiba-tiba tidak sadarkan diri dan kemudian dibawa ke rumah sakit di Charlotte.
Laporan itu mengutip sejumlah sumber anonim yang mengetahui situasi tersebut karena rincian kondisi Busch belum diungkap secara resmi oleh tim maupun keluarganya.
Keluarga Busch dan Richard Childress Racing mengumumkan kabar kematiannya pada Kamis, hanya beberapa jam setelah keluarga mengunggah pernyataan di media sosial bahwa Busch dirawat di rumah sakit akibat penyakit serius. Namun, keluarga tidak menjelaskan jenis penyakit yang dideritanya.
CEO NASCAR Steve O’Donnell berbicara kepada media pada Jumat sore, tetapi menolak membahas detail spesifik mengenai kondisi kesehatan Busch sebelum meninggal.
“Kami baru menerima telepon itu sekitar 24 jam lalu dan demi menghormati keluarga yang meminta privasi, saya tidak akan membahas hal tersebut,” kata O’Donnell.
Sebaliknya, ia lebih banyak membicarakan warisan Busch di dunia balap dan pengaruh besar yang ditinggalkannya bagi NASCAR.
O’Donnell mengenang bagaimana Busch memulai karier sebagai pembalap muda yang emosional sebelum berkembang menjadi sosok berkeluarga yang mulai memperbaiki hubungan dengan para rival yang sebelumnya kerap berseteru dengannya.
“Kyle Busch menjalani hampir setiap babak yang bisa dialami seseorang di NASCAR,” ujarnya.
Adik dari sesama pembalap NASCAR Kurt Busch itu dikenal sebagai salah satu pembalap paling sukses dan paling terkenal dalam sejarah NASCAR. Bahkan, ia masih meraih kemenangan pada akhir pekan lalu.
Pembalap asal Las Vegas itu kerap menikmati citranya sebagai “villain” di lintasan dan mendapat julukan “Rowdy” serta “Wild Thing”.
Busch tengah menjalani musim ke-22 di divisi utama NASCAR dengan catatan 63 kemenangan dari 762 balapan, menempatkannya di posisi kesembilan daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak sepanjang masa.
Dua gelar Cup Series ia raih pada 2015 dan 2019 saat membela Joe Gibbs Racing.
Kemenangan terakhir Busch di Cup Series terjadi pada Juni 2023 di World Wide Technology Raceway at Gateway.
Meski performanya di Cup Series belakangan menurun, Busch tetap tampil kompetitif di seri NASCAR lainnya dan dianggap sebagai salah satu pembalap terbaik dalam sejarah olahraga tersebut.
Akhir pekan lalu, Busch tampil di Dover Motor Speedway, memenangkan balapan Trucks Series dan finis di posisi ke-17 dalam NASCAR All-Star Race.
Setelah kemenangan itu, ia sempat berbicara soal pentingnya menikmati setiap kemenangan.
“Ambil apa pun kemenangan yang bisa didapat, kawan,” kata Busch kepada wartawan usai memenangkan balapan Trucks Series.
“Kita tidak pernah tahu kapan kemenangan terakhir akan datang. Jadi nikmati semuanya, percayalah.”
Busch diketahui sudah sakit dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam balapan di Watkins Glen International pada 10 Mei, Busch terdengar melalui radio tim meminta dokter setelah balapan selesai.
Ia mengatakan kepada wartawan pekan lalu di Dover bahwa dirinya mengalami batuk cukup parah selama balapan di Watkins Glen, di mana ia finis di posisi kedelapan.
Kabar kematian Busch mengguncang dunia motorsport, dengan berbagai penghormatan mengalir dari seluruh dunia atas semangat juang dan mental pemenangnya.
Richard Childress Racing pada Jumat mengumumkan akan menghentikan penggunaan mobil nomor 8 milik Busch dan sebagai gantinya akan menggunakan mobil nomor 33.
“Kyle Busch berperan penting dalam desain nomor 8 khas RCR dan nomor itu telah menjadi identik dengan Kyle serta simbol penting bagi para penggemar dan industri NASCAR,” tulis tim dalam pernyataannya.
“Tidak ada yang bisa melanjutkan nomor itu seperti yang ia lakukan. Nomor 8 disimpan dan dipersiapkan untuk Brexton Busch ketika ia siap balapan di NASCAR.”
Brexton Busch adalah putra Busch yang baru berusia 11 tahun dan sudah mulai mengikuti jejak ayahnya dengan mencatat banyak kemenangan di berbagai ajang balap di seluruh Amerika Serikat.
