Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai, Saksi Ungkap Kekacauan Saat Penembakan

    18/08/2026

    Pelatih Sydney Swans Kecewa Berat Setelah Sejumlah Pemain Dikaitkan dengan Penyelidikan Dugaan Pelecehan Seksual

    18/08/2026

    Animasi Buruk yang Viral Justru Jadi Fenomena Box Office di China

    18/08/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai, Saksi Ungkap Kekacauan Saat Penembakan

      18/08/2026

      Pelatih Sydney Swans Kecewa Berat Setelah Sejumlah Pemain Dikaitkan dengan Penyelidikan Dugaan Pelecehan Seksual

      18/08/2026

      Animasi Buruk yang Viral Justru Jadi Fenomena Box Office di China

      18/08/2026

      Politikus Anti-Perang Rusia Lev Shlosberg Dipenjara 11 Tahun

      18/08/2026

      Erin Patterson Ajukan Banding Hukuman Seumur Hidup dalam Kasus Pembunuhan Jamur Beracun

      18/08/2026
    • TEKNOLOGI

      Bos Teknologi Ramai-Ramai Menulis Manifesto AI, Apa Tujuannya?

      15/08/2026

      Jaringan Instagram Diduga Memanfaatkan Krisis Ceuta dengan Menjual Panduan Penyeberangan bagi Migran

      15/08/2026

      Sungai Danube Menyusut akibat Gelombang Panas, Rumania Matikan Satu-satunya PLTN

      14/08/2026

      Temuan Baru Misi Matahari India Ungkap Petunjuk Penting tentang Misteri Suhu Korona

      14/08/2026

      Twitch Diserang Pengguna setelah Amazon Gunakan Konten Siaran untuk Melatih AI

      13/08/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Nasional»Hukum Kriminal»Ukraina Gempur Moskow dengan Serangan Drone Besar-besaran, Bayi Tewas dan Pusat Satelit Rusia Kena Hantam
    Hukum Kriminal

    Ukraina Gempur Moskow dengan Serangan Drone Besar-besaran, Bayi Tewas dan Pusat Satelit Rusia Kena Hantam

    joveBy jove01/07/2026No Comments2 Mins Read2 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ukraina pada Selasa waktu setempat mengklaim kembali menyerang salah satu pusat komunikasi satelit terbesar Rusia untuk kedua kalinya dalam lebih dari sepekan, di tengah peningkatan serangan drone jarak jauh Kyiv guna menekan Kremlin agar mengakhiri perang yang telah berlangsung empat tahun.

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Pusat Komunikasi Satelit Dubna di utara Moskow, sekitar 500 kilometer dari perbatasan Ukraina, digunakan untuk pengumpulan intelijen dan koordinasi pasukan Rusia yang bertempur di Ukraina.

    Rusia belum mengonfirmasi bahwa pusat komunikasi Dubna terkena serangan. Namun Gubernur Wilayah Moskow, Andrey Vorobyov, mengatakan sebuah drone menghantam “bangunan administratif” di kota tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa.

    Vorobyov juga menyebut seorang bayi berusia enam bulan meninggal dunia pada Selasa setelah drone jatuh menimpa sebuah rumah di Yegoryevsk, tenggara Moskow, dan menyebabkan sejumlah orang tertimbun reruntuhan.

    Petugas penyelamat berhasil mengevakuasi dua orang dewasa dan dua anak-anak, tetapi bayi tersebut meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit, kata Vorobyov melalui Telegram.

    Di wilayah Tver, Rusia bagian barat, seorang perempuan berusia 61 tahun juga dilaporkan tewas setelah “drone musuh” yang telah ditembak jatuh menghantam rumah musim panas miliknya, menurut otoritas setempat.

    Wali Kota Moskow, Sergey Sobyanin, mengatakan sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh lebih dari 60 drone setelah beberapa gelombang serangan diluncurkan menuju ibu kota Rusia sejak Senin malam waktu setempat.

    Secara keseluruhan, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah mencegat atau menghancurkan 419 drone.

    Ukraina belakangan meningkatkan tekanan terhadap Kremlin dengan menyerang wilayah Rusia yang lebih dalam, terutama menargetkan kilang minyak, tetapi juga melancarkan serangan drone skala besar ke Moskow dan St. Petersburg.

    Di Rusia sendiri mulai muncul ketidakpuasan dari sebagian warga karena perang yang sebelumnya terasa jauh kini perlahan mendekati kehidupan mereka sehari-hari.

    Pekan lalu, Zelensky mengumumkan operasi selama 40 hari yang bertujuan “memaksa” Rusia mengakhiri perang.

    Militer Ukraina pada Selasa menyatakan serangan terhadap Moskow dan St. Petersburg dimungkinkan karena adanya “koridor terbuka dalam sistem pertahanan udara musuh yang padat”.

    Militer Ukraina menambahkan operator mereka secara sistematis menghancurkan radar di wilayah Bryansk, Rusia, yang memantau ruang udara menuju Moskow.

    Ini merupakan kedua kalinya Kyiv mengklaim menyerang pusat komunikasi satelit Dubna setelah sebelumnya pada 22 Juni militer Ukraina menyatakan fasilitas itu telah dihantam.

    Kantor berita pemerintah Rusia, TASS, ketika itu melaporkan fasilitas tersebut mengalami “serangan drone besar-besaran”, tetapi komunikasi dan siaran televisi tidak terganggu serta tidak ada staf yang terluka.

    Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengecam serangan Ukraina di wilayah Moskow.

    “Kehidupan sipil terdampak, anak-anak meninggal,” kata Peskov kepada wartawan.

    perang rusia ukraina
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Hukum Kriminal

    Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai, Saksi Ungkap Kekacauan Saat Penembakan

    18/08/2026
    Hukum Kriminal

    Pelatih Sydney Swans Kecewa Berat Setelah Sejumlah Pemain Dikaitkan dengan Penyelidikan Dugaan Pelecehan Seksual

    18/08/2026
    Budaya

    Animasi Buruk yang Viral Justru Jadi Fenomena Box Office di China

    18/08/2026
    Hukum Kriminal

    Politikus Anti-Perang Rusia Lev Shlosberg Dipenjara 11 Tahun

    18/08/2026
    Hukum Kriminal

    Erin Patterson Ajukan Banding Hukuman Seumur Hidup dalam Kasus Pembunuhan Jamur Beracun

    18/08/2026
    Lain Lain

    Trump Ancam Bomb Oman Jika Dinilai Menghambat Kesepakatan dengan Iran

    18/08/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai, Saksi Ungkap Kekacauan Saat Penembakan

    18/08/2026

    Pelatih Sydney Swans Kecewa Berat Setelah Sejumlah Pemain Dikaitkan dengan Penyelidikan Dugaan Pelecehan Seksual

    18/08/2026

    Animasi Buruk yang Viral Justru Jadi Fenomena Box Office di China

    18/08/2026

    Politikus Anti-Perang Rusia Lev Shlosberg Dipenjara 11 Tahun

    18/08/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.