Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Mimpi Piala Dunia China Sempat Hancur, Kini Bangkit Lagi dari Lapangan-Lapangan Rakyat

    04/06/2026

    Kim Jong Un Pamer Fasilitas Nuklir Baru, Korea Utara Siap Tingkatkan Produksi Senjata Nuklir Secara “Eksponensial”

    04/06/2026

    Parasit Pemakan Daging Muncul di AS untuk Pertama Kalinya Setelah 60 Tahun

    04/06/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Mimpi Piala Dunia China Sempat Hancur, Kini Bangkit Lagi dari Lapangan-Lapangan Rakyat

      04/06/2026

      Kim Jong Un Pamer Fasilitas Nuklir Baru, Korea Utara Siap Tingkatkan Produksi Senjata Nuklir Secara “Eksponensial”

      04/06/2026

      Parasit Pemakan Daging Muncul di AS untuk Pertama Kalinya Setelah 60 Tahun

      04/06/2026

      Tragedi Kebakaran di Delhi: Sedikitnya 21 Tewas, Sejumlah Warga Asing yang Berobat Jadi Korban

      04/06/2026

      Jerman Gagal Masuk Dewan Keamanan PBB, Menlu Tuding Rusia Berperan di Balik “Kekalahan Pahit”

      04/06/2026
    • TEKNOLOGI

      Harga BBM Melonjak, Mobil Listrik Makin Dilirik Warga India, tetapi Tantangan Besar Masih Mengadang

      04/06/2026

      Rebut Sebanyak Mungkin Selagi Bisa: Realitas Baru yang Mengubah Laut China Selatan

      04/06/2026

      Jejak Perampokan Bitcoin Rp4 Triliun Berujung Upaya Penculikan: Terhubung ke Bos Kripto yang Menyebut Dirinya “The Godfather”

      03/06/2026

      Anthropic Bersiap Melantai di Bursa AS, Pertarungan Raksasa AI Masuki Babak Baru

      02/06/2026

      Gelombang AI di Perusahaan Kerap Membingungkan Karyawan, Investasi Mahal Belum Tentu Berbuah Hasil

      02/06/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Lain Lain»Kim Jong Un Pamer Fasilitas Nuklir Baru, Korea Utara Siap Tingkatkan Produksi Senjata Nuklir Secara “Eksponensial”
    Lain Lain

    Kim Jong Un Pamer Fasilitas Nuklir Baru, Korea Utara Siap Tingkatkan Produksi Senjata Nuklir Secara “Eksponensial”

    joveBy jove04/06/2026No Comments4 Mins Read3 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menginspeksi sebuah fasilitas baru yang memproduksi material nuklir untuk senjata dan menegaskan bahwa Pyongyang akan meningkatkan kekuatan nuklir negaranya dengan laju “eksponensial”.

    Menurut laporan media pemerintah Korea Utara pada Rabu, Kim menyatakan kapasitas negaranya dalam memproduksi material nuklir tingkat senjata telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun terakhir, dan fasilitas baru tersebut akan semakin memperkuat kemampuan pencegahan nuklir Korea Utara.

    Laporan yang diterbitkan oleh Korean Central News Agency (KCNA) menyebut peningkatan arsenal nuklir itu merupakan bagian dari rencana lima tahun yang diluncurkan setelah perundingan denuklirisasi dengan Amerika Serikat berakhir tanpa hasil.

    Perundingan tersebut mencakup tiga pertemuan antara Kim dan Presiden AS saat itu, Donald Trump, selama masa jabatan pertama Trump.

    Muncul di Tengah Upaya AS Menekan Program Nuklir Iran

    Pengumuman mengenai fasilitas nuklir baru Korea Utara muncul ketika Washington tengah berupaya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

    Pemerintah AS juga berusaha mendorong Teheran menyerahkan material nuklir yang berpotensi digunakan untuk pengembangan senjata nuklir.

    Sementara itu, Korea Utara diperkirakan telah memiliki cukup material nuklir untuk memproduksi hingga 90 hulu ledak nuklir dan diyakini telah merakit sekitar 50 unit, menurut laporan Congressional Research Service yang diterbitkan pada Maret lalu.

    Fasilitas Pengayaan Uranium Terus Bertambah

    Pada Maret, International Atomic Energy Agency (IAEA) melaporkan bahwa Korea Utara memiliki setidaknya dua fasilitas pengayaan uranium yang aktif, yakni di Yongbyon dan Kangson.

    IAEA juga mengungkapkan sedang memantau pembangunan sebuah bangunan baru di Yongbyon yang memiliki ukuran dan infrastruktur serupa dengan fasilitas pengayaan di Kangson, termasuk sistem pasokan listrik dan pendingin.

    Menurut badan tersebut, bagian luar bangunan telah selesai dibangun dan pemasangan fasilitas di bagian dalam kemungkinan sedang berlangsung.

    Dalam kesaksian di hadapan Komite Angkatan Bersenjata DPR AS pada April, Kepala Defense Intelligence Agency, Letnan Jenderal James Adams, mengatakan Pyongyang tengah membangun fasilitas pengayaan uranium tambahan yang diduga berada di Yongbyon.

    Namun hingga kini belum dapat dipastikan apakah fasilitas yang dikunjungi Kim merupakan kompleks baru di Yongbyon atau fasilitas lain yang sebelumnya tidak diketahui keberadaannya.

    KCNA tidak mengungkap lokasi fasilitas tersebut.

    Fokus Beralih ke Produksi Massal Senjata Nuklir

    Ini merupakan setidaknya ketiga kalinya sejak September 2024 media pemerintah Korea Utara mempublikasikan foto Kim saat mengunjungi fasilitas pengayaan uranium atau produksi material nuklir.

    Laporan KCNA menyebut fasilitas baru tersebut menggunakan teknologi yang lebih canggih.

    Foto-foto yang dirilis memperlihatkan Kim berjalan di antara deretan sentrifugal yang digunakan untuk proses pengayaan uranium.

    Peneliti senior di Korea Institute for National Unification di Seoul, Hong Min, menilai fasilitas baru itu menunjukkan bahwa program nuklir Korea Utara telah memasuki tahap yang lebih matang dan berskala lebih besar.

    Menurutnya, laporan tersebut memberikan kesan bahwa fokus program nuklir Korea Utara kini bergeser dari tahap penelitian dan pengembangan menuju produksi massal serta persenjataan.

    Ia juga mencatat bahwa pejabat industri persenjataan dan Institut Senjata Nuklir turut mendampingi Kim dalam kunjungan tersebut.

    Dengan menampilkan ruang kendali, jaringan pipa pemrosesan, serta area modul produksi, Korea Utara tampaknya ingin menunjukkan bahwa fasilitas tersebut telah beroperasi secara penuh dan siap digunakan.

    Perkuat Daya Gentar Nuklir

    Berbeda dengan strategi sebelumnya yang sering menonjolkan uji coba rudal atau parade militer besar-besaran, kali ini Pyongyang memilih menampilkan infrastruktur produksinya.

    Langkah tersebut dipandang sebagai upaya menunjukkan bahwa Korea Utara kini memiliki kapasitas industri yang mampu mendukung pembangunan kekuatan nuklir dalam skala besar.

    Selain memperluas kapasitas pengayaan uranium, Korea Utara juga terus mengembangkan berbagai jenis rudal dalam beberapa tahun terakhir.

    Menurut laporan 2026 Annual Threat Assessment yang diterbitkan oleh Kantor Direktur Intelijen Nasional AS, Korea Utara telah berhasil menguji rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu menjangkau seluruh wilayah Amerika Serikat.

    Dalam kunjungannya, Kim memuji para ilmuwan nuklir Korea Utara karena berhasil mencapai target-target yang ditetapkan dalam rencana lima tahun tersebut.

    Ia bahkan menyebut potensi nuklir negaranya sebagai sesuatu yang “sulit dibayangkan”.

    Arsenal Nuklir Global Terus Bertambah

    Perkembangan program nuklir Korea Utara mencerminkan tren global yang lebih luas.

    Menurut laporan 2026 Nuclear Weapons Ban Monitor, jumlah hulu ledak nuklir yang siap digunakan oleh sembilan negara pemilik senjata nuklir kini mencapai sekitar 9.745 unit.

    Total daya ledaknya disebut setara dengan lebih dari 135.000 bom Hiroshima.

    Laporan tersebut juga mencatat bahwa tahun 2025 menjadi tahun kesembilan berturut-turut di mana jumlah senjata nuklir yang dapat dikerahkan terus meningkat.

    Saat ini, Russia masih memiliki jumlah senjata nuklir terbanyak, yakni lebih dari 5.400 hulu ledak.

    Posisi berikutnya ditempati oleh United States dengan hampir 5.300 hulu ledak.

    Pernyataan terbaru Kim Jong Un menegaskan bahwa Korea Utara tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengurangi program nuklirnya. Sebaliknya, Pyongyang tampak semakin berkomitmen memperbesar kapasitas produksi material nuklir dan memperluas arsenal senjata strategisnya di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

    krea utara nuklir politik
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Ekonomi & Pasar

    Mimpi Piala Dunia China Sempat Hancur, Kini Bangkit Lagi dari Lapangan-Lapangan Rakyat

    04/06/2026
    Kesehatan

    Parasit Pemakan Daging Muncul di AS untuk Pertama Kalinya Setelah 60 Tahun

    04/06/2026
    Bencana

    Tragedi Kebakaran di Delhi: Sedikitnya 21 Tewas, Sejumlah Warga Asing yang Berobat Jadi Korban

    04/06/2026
    Lain Lain

    Jerman Gagal Masuk Dewan Keamanan PBB, Menlu Tuding Rusia Berperan di Balik “Kekalahan Pahit”

    04/06/2026
    Hukum Kriminal

    Starmer Serang Farage soal Kasus Henry Nowak: “Memanfaatkan Tragedi untuk Menebar Perpecahan Tak Termaafkan”

    04/06/2026
    Ekonomi & Pasar

    DPR AS Tegur Trump soal Iran, Upaya Batasi Kewenangan Perang Lolos Lewat Dukungan Lintas Partai

    04/06/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Mimpi Piala Dunia China Sempat Hancur, Kini Bangkit Lagi dari Lapangan-Lapangan Rakyat

    04/06/2026

    Kim Jong Un Pamer Fasilitas Nuklir Baru, Korea Utara Siap Tingkatkan Produksi Senjata Nuklir Secara “Eksponensial”

    04/06/2026

    Parasit Pemakan Daging Muncul di AS untuk Pertama Kalinya Setelah 60 Tahun

    04/06/2026

    Tragedi Kebakaran di Delhi: Sedikitnya 21 Tewas, Sejumlah Warga Asing yang Berobat Jadi Korban

    04/06/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.