Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Pria Ditangkap atas Kematian Perempuan Kulit Hitam yang Ditemukan Tergantung di Pohon di Mississippi

    12/09/2026

    Biksu Thailand Ditangkap dalam Dugaan Penggelapan Dana Kuil Rp1,5 Triliun

    12/09/2026

    Pria Singapura Gagal Tarik Kembali Rp4,9 Miliar yang Dihabiskan untuk Hadiah Mewah bagi Mantan Kekasih

    12/09/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Pria Ditangkap atas Kematian Perempuan Kulit Hitam yang Ditemukan Tergantung di Pohon di Mississippi

      12/09/2026

      Biksu Thailand Ditangkap dalam Dugaan Penggelapan Dana Kuil Rp1,5 Triliun

      12/09/2026

      Pria Singapura Gagal Tarik Kembali Rp4,9 Miliar yang Dihabiskan untuk Hadiah Mewah bagi Mantan Kekasih

      12/09/2026

      Tragis, Perempuan yang Bersaksi Melawan Ayahnya dalam Kasus Pembunuhan Mafia terhadap Ibunya Meninggal

      12/09/2026

      Bayang-Bayang Trump Membayangi KTT BRICS, Modi Sambut Putin dan Xi di New Delhi

      12/09/2026
    • TEKNOLOGI

      Lima Orang Tewas dan 67 Terluka dalam Serangan Rusia ke Pusat Perbelanjaan Ukraina

      11/09/2026

      Anthropic Blokir Penyalahgunaan AI yang Berpotensi Mendukung Pengembangan Senjata Biologis

      11/09/2026

      iPhone Duo Resmi Meluncur, Layar Lipat Jadi Perubahan Terbesar Apple dalam Hampir 20 Tahun

      10/09/2026

      Peneliti Anthropic Sebut Ada Risiko Lebih dari 10 Persen AI Memusnahkan Umat Manusia

      10/09/2026

      AI Makin Sulit Dikendalikan, Akankah Manusia Tetap Memegang Kendali?

      10/09/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Lain Lain»Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Baru dalam Serangan Besar ke Kyiv, Sedikitnya Empat Tewas
    Lain Lain

    Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Baru dalam Serangan Besar ke Kyiv, Sedikitnya Empat Tewas

    joveBy jove25/05/2026No Comments3 Mins Read2 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Rusia menggunakan rudal balistik hipersonik baru dalam salah satu serangan terbesar terhadap wilayah Kyiv sejak perang dimulai. Serangan itu menewaskan sedikitnya empat orang.

    Amerika Serikat mengklasifikasikan rudal Oreshnik — yang mampu membawa beberapa hulu ledak konvensional maupun nuklir — sebagai rudal jarak menengah. Kecepatan dan lintasan rudal tersebut membuatnya hampir mustahil dicegat sistem pertahanan udara yang dimiliki Ukraina saat ini. Ini baru ketiga kalinya Rusia menggunakan rudal tersebut.

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan rudal itu jatuh di dekat kota Bila Tserkva, wilayah Ukraina tengah.

    “Mereka benar-benar sudah tidak waras. Sangat penting agar Rusia tidak dibiarkan lolos tanpa hukuman,” kata Zelensky.

    Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan rudal yang ditembakkan membawa hulu ledak tiruan.

    Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas menyebut penggunaan rudal Oreshnik — sistem yang dirancang membawa hulu ledak nuklir — sebagai “taktik intimidasi politik dan permainan berbahaya di ambang konflik nuklir” dalam unggahannya di platform X.

    Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengecam serangan Rusia semalam dan mengatakan penggunaan rudal Oreshnik menandai “eskalasi” dalam “perang agresi Rusia”.

    Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut langkah Rusia itu sebagai “eskalasi yang sembrono” dan kembali menegaskan dukungan penuh Jerman untuk Ukraina.

    Secara keseluruhan, Rusia meluncurkan 600 drone dan 90 rudal ke Ukraina dalam semalam, menurut Angkatan Udara Ukraina, yang mengklaim berhasil menembak jatuh 604 senjata tersebut. Sybiha menyebut serangan itu sebagai salah satu yang terbesar terhadap ibu kota Ukraina.

    “Sayangnya, tidak semua rudal balistik berhasil dicegat. Kyiv mengalami serangan paling besar dan memang menjadi target utama serangan Rusia ini,” kata Zelensky.

    Serangan besar terhadap ibu kota Ukraina itu terjadi setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan aksi balasan atas serangan mematikan Ukraina di wilayah pendudukan Rusia di Ukraina.

    Putin menuding Ukraina melakukan aksi “terorisme” setelah drone Ukraina disebut menyerang asrama perguruan tinggi di Starobilsk, kota di wilayah Luhansk timur yang diduduki Rusia, pada Jumat lalu.

    Kantor berita pemerintah Rusia, TASS, melaporkan pada Sabtu bahwa jumlah “anak-anak yang tewas akibat serangan drone Ukraina” meningkat menjadi 18 orang, mengutip data dari Kementerian Situasi Darurat Rusia. Tiga orang lainnya diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan.

    Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu mengatakan penggunaan rudal Oreshnik dan rudal balistik lainnya dilakukan “sebagai respons atas serangan teroris Ukraina terhadap target sipil di wilayah Rusia”.

    Militer Ukraina membantah tuduhan Putin dan menegaskan bahwa pihaknya hanya menyerang “infrastruktur militer dan fasilitas yang digunakan untuk kepentingan militer”.

    Militer Ukraina menambahkan bahwa salah satu target yang diserang pada Jumat dini hari adalah “salah satu markas unit Rubicon di wilayah Starobilsk”.

    Pusat Teknologi Nirawak Canggih Rubicon dikenal sebagai unit elite yang mengembangkan teknologi drone dan sistem penargetan Rusia sejak dibentuk pada 2024.

    Di sebuah stasiun metro Kyiv yang dijadikan tempat perlindungan saat serangan Rusia berlangsung pada Minggu dini hari, warga bernama Nataliia Zvarych menggambarkan malam itu sebagai “malam penuh teror”.

    “Kami berjalan di tengah ledakan, kami melihat benda-benda beterbangan di atas sana. Sangat mengerikan dan menakutkan. Kami sudah duduk di sini lebih dari tiga jam sambil terus mendengar ledakan di atas,” kata perempuan 62 tahun itu sambil menyebut serangan Rusia sebagai sesuatu yang “mengerikan”.

    Dalam sindiran keras terhadap Putin, Zelensky mengatakan pada Minggu bahwa “keputusan nyata dibutuhkan dari Amerika Serikat, dari Eropa, dan pihak lain agar lelaki tua keras kepala di Moskow itu mau mengucapkan kata ‘damai’.”

    perang rudal rusia ukraina
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Hukum Kriminal

    Pria Ditangkap atas Kematian Perempuan Kulit Hitam yang Ditemukan Tergantung di Pohon di Mississippi

    12/09/2026
    Budaya

    Biksu Thailand Ditangkap dalam Dugaan Penggelapan Dana Kuil Rp1,5 Triliun

    12/09/2026
    Hukum Kriminal

    Pria Singapura Gagal Tarik Kembali Rp4,9 Miliar yang Dihabiskan untuk Hadiah Mewah bagi Mantan Kekasih

    12/09/2026
    Hiburan

    Tragis, Perempuan yang Bersaksi Melawan Ayahnya dalam Kasus Pembunuhan Mafia terhadap Ibunya Meninggal

    12/09/2026
    Hiburan

    Bayang-Bayang Trump Membayangi KTT BRICS, Modi Sambut Putin dan Xi di New Delhi

    12/09/2026
    Bencana

    Longsor Salju Tewaskan Nirmal Purja, Misi Tersulit Dimulai untuk Membawa Pulang Jenazahnya

    12/09/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Pria Ditangkap atas Kematian Perempuan Kulit Hitam yang Ditemukan Tergantung di Pohon di Mississippi

    12/09/2026

    Biksu Thailand Ditangkap dalam Dugaan Penggelapan Dana Kuil Rp1,5 Triliun

    12/09/2026

    Pria Singapura Gagal Tarik Kembali Rp4,9 Miliar yang Dihabiskan untuk Hadiah Mewah bagi Mantan Kekasih

    12/09/2026

    Tragis, Perempuan yang Bersaksi Melawan Ayahnya dalam Kasus Pembunuhan Mafia terhadap Ibunya Meninggal

    12/09/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.