Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Bom Bunuh Diri Guncang Stasiun Kereta di Pakistan, Sedikitnya 23 Orang Tewas

    25/05/2026

    “Kami Mengira Itu Hanya Sepeda”: Lonjakan Kecelakaan E-Bike Picu Alarm bagi Orang Tua dan Dokter

    25/05/2026

    Berawal dari Obrolan di Pesawat, Berujung Pernikahan: Kisah Tak Terduga yang Dimulai dari Satu Emoji Mawar

    25/05/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Bom Bunuh Diri Guncang Stasiun Kereta di Pakistan, Sedikitnya 23 Orang Tewas

      25/05/2026

      “Kami Mengira Itu Hanya Sepeda”: Lonjakan Kecelakaan E-Bike Picu Alarm bagi Orang Tua dan Dokter

      25/05/2026

      Berawal dari Obrolan di Pesawat, Berujung Pernikahan: Kisah Tak Terduga yang Dimulai dari Satu Emoji Mawar

      25/05/2026

      Hakim Mahkamah Agung AS Mulai Gerah: Sidang Argumen Lisan Dinilai Terlalu Lama dan Bertele-tele

      25/05/2026

      Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Baru dalam Serangan Besar ke Kyiv, Sedikitnya Empat Tewas

      25/05/2026
    • TEKNOLOGI

      “Kami Mengira Itu Hanya Sepeda”: Lonjakan Kecelakaan E-Bike Picu Alarm bagi Orang Tua dan Dokter

      25/05/2026

      Berawal dari Obrolan di Pesawat, Berujung Pernikahan: Kisah Tak Terduga yang Dimulai dari Satu Emoji Mawar

      25/05/2026

      “Saya Hidup dalam Mode Bertahan”: Semakin Banyak Warga Inggris Jalani Banyak Pekerjaan Demi Bertahan Hidup

      25/05/2026

      Perlombaan Teknologi Antariksa: Menciptakan Alat Gym untuk Astronaut Masa Depan

      23/05/2026

      Polisi Ungkap Bukti Palsu AI Hancurkan Karier Kim Soo-hyun, YouTuber Terancam Ditangkap

      23/05/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Ekonomi & Pasar»Ekonomi»Harga Minyak Anjlok Usai Muncul Harapan Kesepakatan Damai AS-Iran
    Ekonomi

    Harga Minyak Anjlok Usai Muncul Harapan Kesepakatan Damai AS-Iran

    joveBy jove25/05/2026No Comments3 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Harga minyak dunia merosot tajam sementara pasar saham Asia menguat setelah muncul harapan tercapainya kesepakatan yang dapat mengakhiri perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

    Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan dengan Teheran “sebagian besar telah dinegosiasikan” dan rincian resminya akan segera diumumkan. Namun sehari kemudian, ia justru meminta tim negosiator AS agar tidak terburu-buru mencapai kesepakatan.

    Pada perdagangan Senin pagi di Asia, harga minyak acuan global Brent turun 5,5% menjadi US$97,90 per barel, sementara minyak mentah AS melemah 5,8% ke level US$90,99 per barel.

    Sebelumnya, Trump mengatakan kesepakatan tersebut akan mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz, meski tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

    Selat sempit yang menjadi jalur sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia itu praktis tertutup sejak konflik pecah pada 28 Februari lalu.

    Indeks saham Nikkei 225 Jepang melonjak menembus level 65.000 untuk pertama kalinya setelah naik 2,9% akibat optimisme bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali.

    Jepang, seperti Korea Selatan, menjadi salah satu negara yang paling terdampak konflik karena sangat bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk.

    Pasar energi dan keuangan di Inggris serta Amerika Serikat tutup pada Senin karena libur nasional.

    Dalam unggahan media sosial pada Sabtu, Trump mengatakan dirinya melakukan “pembicaraan yang sangat baik” dengan para pemimpin Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan sejumlah negara lain terkait sebuah “Nota Kesepahaman mengenai Perdamaian”.

    “Sebuah kesepakatan sebagian besar telah dinegosiasikan, tinggal menunggu finalisasi antara Amerika Serikat, Republik Islam Iran, dan berbagai negara lain yang telah disebutkan,” tulis Trump.

    “Aspek dan rincian final dari kesepakatan saat ini sedang dibahas dan akan segera diumumkan.”

    Trump juga mengatakan dirinya berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu dan pembicaraan tersebut “berjalan sangat baik”.

    Meski tidak membeberkan detail lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa kesepakatan apa pun nantinya “mutlak” akan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

    Namun pada Minggu, Trump menulis di Truth Social bahwa “kedua pihak harus meluangkan waktu dan memastikan semuanya benar. Tidak boleh ada kesalahan!”

    Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa posisi AS dan Iran semakin mendekat dalam sepekan terakhir. Meski demikian, ia memperingatkan bahwa hal itu belum berarti kesepakatan akan tercapai dalam isu-isu utama dan menuding pihak Amerika mengeluarkan “pernyataan yang saling bertentangan”.

    Pasar energi global mengalami fluktuasi harga besar sejak awal Maret setelah Iran mengancam akan menyerang kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz sebagai balasan atas serangan AS dan Israel terhadap negaranya.

    Meski harga minyak turun tajam pada hari ini, levelnya masih jauh lebih tinggi dibanding sebelum perang dimulai.

    Menjelang pecahnya konflik, harga Brent berada di kisaran US$70 per barel.

    Teheran juga melancarkan serangan terhadap Israel dan negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk, termasuk Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.

    Gencatan senjata disepakati pada awal April, dan sejak saat itu Washington serta Teheran terus melakukan pembicaraan untuk mencapai kesepakatan damai jangka panjang.

    “Sekarang mulai terlihat secercah harapan yang dapat memberikan sedikit kelegaan harga minyak dalam jangka pendek,” kata Kepala Riset Energi MST Financial, Saul Kavonic.

    “Namun bahkan dalam skenario paling optimistis sekalipun, pasar minyak akan tetap ketat hingga 2027 mengingat waktu yang dibutuhkan untuk menormalkan kembali arus minyak melalui Selat Hormuz, memperbaiki fasilitas minyak yang rusak, dan membangun kembali cadangan minyak global yang mengalami penurunan rekor sejak perang dimulai,” tambahnya.

    energi minyak selat hormuz
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Bencana

    Bom Bunuh Diri Guncang Stasiun Kereta di Pakistan, Sedikitnya 23 Orang Tewas

    25/05/2026
    Ekonomi & Pasar

    “Kami Mengira Itu Hanya Sepeda”: Lonjakan Kecelakaan E-Bike Picu Alarm bagi Orang Tua dan Dokter

    25/05/2026
    Gaya Hidup

    Berawal dari Obrolan di Pesawat, Berujung Pernikahan: Kisah Tak Terduga yang Dimulai dari Satu Emoji Mawar

    25/05/2026
    Hukum Kriminal

    Hakim Mahkamah Agung AS Mulai Gerah: Sidang Argumen Lisan Dinilai Terlalu Lama dan Bertele-tele

    25/05/2026
    Lain Lain

    Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Baru dalam Serangan Besar ke Kyiv, Sedikitnya Empat Tewas

    25/05/2026
    Bencana

    Gedung 9 Lantai Ambruk di Filipina, Satu Tewas dan Puluhan Orang Diduga Masih Terjebak

    25/05/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Bom Bunuh Diri Guncang Stasiun Kereta di Pakistan, Sedikitnya 23 Orang Tewas

    25/05/2026

    “Kami Mengira Itu Hanya Sepeda”: Lonjakan Kecelakaan E-Bike Picu Alarm bagi Orang Tua dan Dokter

    25/05/2026

    Berawal dari Obrolan di Pesawat, Berujung Pernikahan: Kisah Tak Terduga yang Dimulai dari Satu Emoji Mawar

    25/05/2026

    Hakim Mahkamah Agung AS Mulai Gerah: Sidang Argumen Lisan Dinilai Terlalu Lama dan Bertele-tele

    25/05/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.