Sedikitnya enam orang tewas dalam serangan udara Israel di sebuah kota di Lebanon selatan, termasuk tiga paramedis, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Serangan itu terjadi ketika Amerika Serikat mengumumkan Israel dan Lebanon sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 45 hari.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan seorang paramedis lainnya mengalami luka kritis setelah pusat pertahanan sipil di kota Harouf diserang. Pihak Wartawan menyebut telah menghubungi militer Israel untuk meminta komentar.
Pada Jumat, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan Israel dan Lebanon sepakat memperpanjang gencatan senjata yang rapuh tersebut setelah dua hari perundingan di Washington DC.
