Klub Slavia Prague menghadapi ancaman hukuman berat setelah para suporternya menyerbu lapangan saat masa injury time dalam laga derby melawan Sparta Prague di liga Republik Ceko, Sabtu malam.
Komite disiplin Asosiasi Liga Sepak Bola yang mengawasi kompetisi profesional di negara itu menyatakan usai menggelar rapat darurat pada Minggu bahwa “perilaku semacam ini tidak akan ditoleransi dalam sepak bola profesional.”
Komite menyebut hukuman untuk Slavia bisa diumumkan pada Selasa. Sanksi yang mungkin dijatuhkan mencakup kekalahan otomatis, larangan kehadiran suporter di stadion, hingga denda.
Komite juga membuka proses disipliner terhadap Sparta setelah para suporternya menyalakan flare dan merusak stadion.
Ratusan pendukung Slavia, banyak di antaranya membawa suar, menyerbu lapangan pada menit ke-97 dan menyerang beberapa pemain Sparta, termasuk kiper asal Slovakia Jakub Surovčík, bek Jakub Martinec, dan penyerang Matyáš Vojta.
Saat insiden terjadi, Slavia tengah unggul 3-2 dan berada di ambang mempertahankan gelar juara Liga Ceko dengan hanya beberapa menit tersisa dan tiga pertandingan lagi hingga akhir musim.
Namun pertandingan akhirnya dihentikan.
Direktur eksekutif Slavia, Jaroslav Tvrdík, menyebut tindakan para suporter sebagai sesuatu yang “tidak dapat diterima dan memalukan.”
“Nilai-nilai Slavia bukanlah kebencian dan kekerasan,” kata Tvrdík. “Kami menerima tanggung jawab dan akan mengambil konsekuensinya.”
Ia juga menyampaikan permintaan maaf dan mengatakan klub akan bekerja sama dengan asosiasi serta kepolisian.
Sementara itu, Sparta menilai kejadian Sabtu malam bukanlah “aksi berlebihan yang terisolasi,” melainkan “puncak dari atmosfer kebencian terhadap klub kami.”
Ketua Asosiasi Sepak Bola Ceko, David Trunda, mengatakan insiden tersebut merusak citra “sepak bola Ceko, klub-klub, dan mayoritas besar suporter yang baik.”
Tvrdík mengumumkan pada Minggu bahwa Slavia akan langsung menutup tribun North Stand, area yang biasa ditempati kelompok suporter garis keras klub.
Tribun tersebut akan tetap ditutup sampai seluruh pelaku berhasil diidentifikasi dan diproses hukum. Slavia juga akan menyusun langkah-langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang kembali, “bahkan jika itu berarti North Stand harus ditutup sepanjang musim 2026-2027.”
Para pelaku yang terlibat akan dilarang seumur hidup memasuki stadion Slavia.
Dua pemain Slavia yang menerima kartu merah dalam derby tersebut — top skor liga Tomáš Chorý dan bek David Douděra — juga dijatuhi skors hingga akhir musim, kata Tvrdík. Klub kemudian memasukkan keduanya ke daftar transfer.
Keduanya merupakan anggota tim nasional Republik Ceko yang telah lolos ke Piala Dunia mendatang untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir.
