Lima orang mengalami luka-luka akibat insiden penikaman yang terjadi di Penn Station, New York City, pada Minggu malam waktu setempat. Pelaku berhasil ditangkap aparat setelah sempat diburu menyusul serangan tersebut.

Menurut keterangan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran New York (FDNY), satu korban mengalami luka serius, dua orang mengalami luka sedang, sementara dua korban lainnya menderita luka ringan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Setelah menerima laporan, aparat kepolisian segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tersangka.

Diduga Serangan Acak

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari aparat penegak hukum, insiden tersebut diduga merupakan tindakan kekerasan acak yang tidak menargetkan korban tertentu.

Sejumlah media Amerika Serikat melaporkan bahwa tersangka diduga mengalami gangguan emosional. Ia akhirnya ditangkap oleh petugas kepolisian Amtrak yang bertugas di kawasan stasiun.

Seluruh korban yang terluka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bellevue untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Terjadi Jelang Kunjungan Donald Trump

Insiden ini terjadi di tengah peningkatan pengamanan di New York menjelang kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Senin.

Trump dijadwalkan menghadiri laga ketiga Final NBA yang mempertemukan New York Knicks melawan San Antonio Spurs di Madison Square Garden.

Penn Station sendiri berada tepat di bawah kompleks Madison Square Garden, menjadikannya salah satu pusat transportasi tersibuk di kota tersebut.

Pengamanan Diperketat

Menjelang pertandingan dan kunjungan presiden, otoritas kota telah mengumumkan sejumlah langkah keamanan tambahan.

Beberapa kebijakan yang diterapkan antara lain larangan membawa tas ke arena pertandingan serta pembatalan acara nonton bareng yang semula direncanakan berlangsung di luar stadion.

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, juga dijadwalkan hadir dalam pertandingan tersebut.

Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki motif pasti di balik penikaman tersebut. Namun berdasarkan temuan awal, tidak ada indikasi bahwa serangan itu terkait dengan kunjungan Presiden Trump maupun penyelenggaraan Final NBA.

Share.
Leave A Reply