Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Seniman China Dipenjara karena Patung Satir Mao, Kelompok HAM Kecam Vonis

    26/08/2026

    Musik Buatan AI Dilarang Masuk Tangga Lagu Australia, ARIA Tegaskan Karya Harus Dominan Buatan Manusia

    26/08/2026

    Studi Baru Ungkap Risiko Penyakit Otak pada Mantan Pemain NFL Bisa Jauh Lebih Tinggi

    26/08/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Seniman China Dipenjara karena Patung Satir Mao, Kelompok HAM Kecam Vonis

      26/08/2026

      Studi Baru Ungkap Risiko Penyakit Otak pada Mantan Pemain NFL Bisa Jauh Lebih Tinggi

      26/08/2026

      Trump Klaim Semua Ranjau di Selat Hormuz Telah Dibersihkan, Iran Belum Beri Tanggapan

      26/08/2026

      Kanada Balas Tarif Trump hingga 50 Persen, Perang Dagang dengan AS Kembali Memanas

      26/08/2026

      Remaja China Beralih ke Obat Resep untuk “Melarikan Diri dari Kenyataan”

      26/08/2026
    • TEKNOLOGI

      Musik Buatan AI Dilarang Masuk Tangga Lagu Australia, ARIA Tegaskan Karya Harus Dominan Buatan Manusia

      26/08/2026

      Kebocoran GTA 6 Jadi Mimpi Buruk Rockstar atau Sekadar Gangguan Menjelang Peluncuran?

      22/08/2026

      TikTok Bayar US$400 Juta dalam Salah Satu Penyelesaian Kasus Privasi Anak Terbesar di AS

      22/08/2026

      Meta Dituding Sengaja Membuat Anak Kecanduan Facebook dan Instagram dalam Persidangan di AS

      19/08/2026

      Unitree, Raksasa Robotika China, Melonjak Lebih dari 600 Persen pada Debut Bursa

      19/08/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Ekonomi & Pasar»Kanada Balas Tarif Trump hingga 50 Persen, Perang Dagang dengan AS Kembali Memanas
    Ekonomi & Pasar

    Kanada Balas Tarif Trump hingga 50 Persen, Perang Dagang dengan AS Kembali Memanas

    joveBy jove26/08/2026No Comments4 Mins Read1 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kanada mengumumkan tarif balasan hingga 50 persen terhadap berbagai produk Amerika Serikat sebagai respons atas gelombang terbaru tarif yang dikenakan Presiden Donald Trump terhadap impor dari Kanada pada akhir pekan lalu.

    Tarif balasan Kanada akan berlaku terhadap produk-produk Amerika senilai hampir C$28 miliar atau sekitar US$20 miliar (sekitar Rp325 triliun), mulai dari baja hingga furnitur, tuna segar dan kaus berbahan katun, demikian diumumkan para pejabat pada Selasa.

    Daftar produk yang menjadi sasaran dirancang untuk menyamai barang-barang Kanada yang terkena tarif AS. Tarif Kanada tersebut akan mulai berlaku pada 8 September.

    Langkah ini menjadi eskalasi terbaru setelah perundingan perdagangan AS dan Kanada runtuh pada akhir pekan lalu. Kedua pihak saling menuduh telah mengajukan tuntutan pada menit-menit terakhir yang tidak masuk akal.

    Menteri Keuangan Kanada François-Philippe Champagne mengatakan tindakan balasan Kanada merupakan respons terhadap tarif 50 persen yang diberlakukan pemerintahan Trump terhadap sejumlah barang Kanada setelah perundingan perdagangan gagal pada Jumat.

    “Tarif tersebut akan menimbulkan konsekuensi nyata bagi pekerja, dunia usaha dan masyarakat Kanada di seluruh negeri,” katanya. “Kanada harus merespons.”

    Champagne menggambarkan tindakan balasan Kanada sebagai langkah yang “proporsional” dan “strategis”.

    Ia menambahkan, Kanada juga akan menyediakan tambahan C$7,5 miliar (sekitar US$5,5 miliar atau Rp89 triliun) bagi dunia usaha dan pekerja yang terdampak tarif AS melalui program bantuan yang dirancang untuk meminimalkan kehilangan pekerjaan dan membantu perusahaan tetap bertahan.

    Pengenaan pajak perdagangan antara dua negara yang secara historis merupakan salah satu pasangan dagang terdekat di dunia tidak diragukan lagi akan menimbulkan dampak buruk di kedua sisi perbatasan.

    Rantai pasok yang telah dibangun selama puluhan tahun akan menghadapi peningkatan biaya perdagangan akibat pengumuman tarif terbaru dari AS dan Kanada. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap perusahaan dari berbagai skala dan konsumen melalui kenaikan harga.

    Sejumlah jajak pendapat menunjukkan mayoritas warga Kanada mendukung pemerintah mereka untuk tetap tegas menghadapi AS.

    Namun, masih ada pertanyaan mengenai alasan sebenarnya perundingan perdagangan tersebut gagal. Oposisi Partai Konservatif meminta pemerintah merilis seluruh isi rancangan kesepakatan dengan AS.

    Kalangan dunia usaha juga menyatakan kekhawatiran mengenai dampak perang dagang berkepanjangan dengan mitra dagang terbesar Kanada.

    Gedung Putih mengeluarkan pernyataan setelah Kanada mengumumkan tarif balasannya. Pemerintah AS mengatakan pihaknya siap menawarkan Kanada “akses pasar paling istimewa dibandingkan negara mana pun di dunia” dalam perundingan perdagangan terbaru.

    “Alih-alih bermitra, Kanada memilih tuntutan yang tidak masuk akal, menarik kembali kesepakatan dan penolakan mentah-mentah,” demikian pernyataan tersebut.

    Dalam serangkaian unggahan pada Selasa di Truth Social, Trump juga menuduh Kanada telah “menipu” AS selama puluhan tahun dan mengenakan tarif tinggi terhadap para petani Amerika.

    “Saya berurusan dengan banyak negara, dan Kanada jelas merupakan negara yang paling sulit dan tidak masuk akal,” tulis Trump. “Mereka merasa berhak, tetapi mereka bukan sebuah negara bagian, dan mereka tidak akan lagi mendapatkan hak tersebut!”

    Trump juga mengisyaratkan akan mengubah nama Danau Ontario, salah satu Great Lakes yang berada di perbatasan AS dan Kanada, menjadi Danau America. Ia menulis: “Kami tidak lagi berharap melakukan banyak bisnis dengan Ontario.”

    Pekan ini Trump mengancam akan menaikkan tarif AS terhadap mobil-mobil Kanada menjadi 50 persen mulai 1 Januari.

    Perdana Menteri Kanada Mark Carney menanggapi dengan menuduh Trump ingin “menghancurkan” industri Kanada, termasuk sektor manufaktur otomotif serta industri baja dan aluminium.

    Retorika keras dari kedua pihak mencapai puncaknya pada Senin, tetapi sejumlah pejabat menggunakan nada yang lebih diplomatis pada Selasa, dengan harapan perundingan dapat dilanjutkan kembali.

    Setelah menyebut Trump sebagai “pecundang” dalam konferensi pers pada Senin, Perdana Menteri Ontario Doug Ford mengakui dalam wawancara dengan CNN bahwa “situasinya menjadi sedikit memanas”.

    “Tetapi saya ingin membuat kesepakatan, kesepakatan yang baik bagi rakyat Amerika, kesepakatan yang baik bagi warga Kanada,” kata Ford.

    Eskalasi tersebut juga mempertanyakan masa depan pakta perdagangan bebas Amerika Utara antara Kanada, AS dan Meksiko yang dikenal sebagai USMCA.

    Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum telah mengirim Menteri Ekonominya, Marcelo Ebrard, ke Washington untuk melakukan perundingan darurat setelah negosiasi perdagangan dengan Kanada runtuh.

    Produk AS Apa yang Akan Dikenai Tarif?

    Kanada pada Selasa merilis daftar hampir 900 produk AS yang akan dikenai tarif balasan.

    Daftar tersebut mencakup:

    • Tarif 50 persen untuk produk baja dan aluminium yang sebelumnya hanya dikenai tarif balasan sebesar 25 persen.
    • Tarif 50 persen untuk berbagai produk lainnya, termasuk madu alami, furnitur, pakaian dan busana, kosmetik serta parfum.
    • Tarif 25 persen untuk berbagai barang, termasuk peralatan rumah tangga seperti mesin pencuci piring dan mesin cuci, produk susu seperti keju, ikan dan makanan laut, serta produk turunan baja dan aluminium tertentu.
    • Tarif 15 persen untuk jenis alat dan mesin tertentu, termasuk forklift dan mesin pendingin udara.

    Pejabat Kanada mengatakan mereka memilih produk yang masih dapat diperoleh konsumen dan dunia usaha Kanada dari sumber lain sebagai upaya meminimalkan dampak terhadap perekonomian dalam negeri.

    amerika kanada pajak perang tarif
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Budaya

    Seniman China Dipenjara karena Patung Satir Mao, Kelompok HAM Kecam Vonis

    26/08/2026
    Hiburan

    Musik Buatan AI Dilarang Masuk Tangga Lagu Australia, ARIA Tegaskan Karya Harus Dominan Buatan Manusia

    26/08/2026
    Hiburan

    Studi Baru Ungkap Risiko Penyakit Otak pada Mantan Pemain NFL Bisa Jauh Lebih Tinggi

    26/08/2026
    Lain Lain

    Trump Klaim Semua Ranjau di Selat Hormuz Telah Dibersihkan, Iran Belum Beri Tanggapan

    26/08/2026
    Budaya

    Remaja China Beralih ke Obat Resep untuk “Melarikan Diri dari Kenyataan”

    26/08/2026
    Hiburan

    Kebocoran GTA 6 Jadi Mimpi Buruk Rockstar atau Sekadar Gangguan Menjelang Peluncuran?

    22/08/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Seniman China Dipenjara karena Patung Satir Mao, Kelompok HAM Kecam Vonis

    26/08/2026

    Musik Buatan AI Dilarang Masuk Tangga Lagu Australia, ARIA Tegaskan Karya Harus Dominan Buatan Manusia

    26/08/2026

    Studi Baru Ungkap Risiko Penyakit Otak pada Mantan Pemain NFL Bisa Jauh Lebih Tinggi

    26/08/2026

    Trump Klaim Semua Ranjau di Selat Hormuz Telah Dibersihkan, Iran Belum Beri Tanggapan

    26/08/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.