Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Strawberry Moon Akan Hiasi Langit Pekan Ini, Jadi Bulan Purnama Pertama Musim Panas

    30/06/2026

    Keuskupan Agung San Francisco Setuju Bayar Rp6,4 Triliun untuk Selesaikan Ratusan Gugatan Pelecehan Seksual Anak

    30/06/2026

    Trump Unggah Gambar Elang Emas Raksasa di Gedung Putih, Diduga Hasil Buatan AI

    30/06/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Strawberry Moon Akan Hiasi Langit Pekan Ini, Jadi Bulan Purnama Pertama Musim Panas

      30/06/2026

      Keuskupan Agung San Francisco Setuju Bayar Rp6,4 Triliun untuk Selesaikan Ratusan Gugatan Pelecehan Seksual Anak

      30/06/2026

      Format Baru Piala Dunia 48 Tim Picu Perdebatan, Babak 32 Besar Dinilai Bikin Turnamen Makin Dramatis

      30/06/2026

      Korea Selatan Gelontorkan Rp14 Ribu Triliun untuk Industri Chip dan AI

      30/06/2026

      IPO Raksasa Jio dan Bursa India Jadi Cermin Revolusi Digital Negeri Modi

      30/06/2026
    • TEKNOLOGI

      Strawberry Moon Akan Hiasi Langit Pekan Ini, Jadi Bulan Purnama Pertama Musim Panas

      30/06/2026

      Trump Unggah Gambar Elang Emas Raksasa di Gedung Putih, Diduga Hasil Buatan AI

      30/06/2026

      Korea Selatan Gelontorkan Rp14 Ribu Triliun untuk Industri Chip dan AI

      30/06/2026

      Tokoh Anti-AI Kian Populer di AS, Berpotensi Jadi Masalah Politik bagi Trump

      29/06/2026

      Dibenci dan Dipuja: Sosok “Liver Doc” India yang Memicu Perang Melawan Pengobatan Alternatif

      29/06/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Hiburan»Format Baru Piala Dunia 48 Tim Picu Perdebatan, Babak 32 Besar Dinilai Bikin Turnamen Makin Dramatis
    Hiburan

    Format Baru Piala Dunia 48 Tim Picu Perdebatan, Babak 32 Besar Dinilai Bikin Turnamen Makin Dramatis

    joveBy jove30/06/2026No Comments7 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Selamat datang di pekan penuh pertama babak gugur Piala Dunia, fase ketika mimpi tercipta dan hati jutaan penggemar di seluruh Amerika Utara hingga dunia akan hancur. Intensitas sepak bola sistem gugur selalu menghadirkan tekanan ekstra, sekaligus menjadi panggung yang menyingkap kualitas sesungguhnya setiap tim. Tidak ada lagi tempat bersembunyi dan situasi seperti ini kerap melahirkan drama luar biasa.

    Hari ini kembali tersaji tiga pertandingan babak 32 besar, termasuk dua laga yang sangat dinanti, salah satunya melibatkan juara dunia lima kali, Brasil. Namun di tengah antusiasme terhadap pertandingan pekan ini, sebagian pihak mulai kehilangan kesabaran menunggu duel antarraksasa sepak bola dunia. Dari sinilah perdebatan dimulai.

    Babak 32 Besar, Bagus atau Tidak untuk Piala Dunia?

    Piala Dunia kali ini menghadirkan format baru setelah FIFA memperluas jumlah peserta menjadi 48 tim, terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Konsekuensinya, FIFA menambahkan satu fase gugur baru, yakni babak 32 besar.

    Sebelumnya, turnamen langsung memasuki 16 besar setelah fase grup, format yang telah digunakan selama beberapa dekade terakhir. Kini, babak tambahan itu menjadi lapisan baru dalam kompetisi, meski tidak semua pihak menyambutnya dengan antusias.

    Format baru ini otomatis membuat lebih banyak tim lolos ke fase gugur, termasuk juara grup, runner-up, serta delapan peringkat ketiga terbaik.

    Sebagian kritikus menilai jumlah peserta yang terlalu banyak justru menurunkan kualitas pertandingan fase gugur yang selama ini dikenal kompetitif. Dan pertandingan pertama babak 32 besar tampaknya belum cukup untuk membantah anggapan tersebut.

    Kanada memang mengalahkan Afrika Selatan lewat gol dramatis di menit akhir, tetapi pertandingan berlangsung lambat dan minim kualitas permainan. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih yang mampu menghibur penonton netral. Sejak menit awal terlihat jelas bahwa keduanya bukan kandidat serius juara dunia.

    Meski demikian, banyak pula yang memuji format baru ini.

    Babak tambahan memberi kesempatan bagi negara-negara kecil merasakan atmosfer sepak bola gugur Piala Dunia. Meski laga Kanada kontra Afrika Selatan mungkin mudah dilupakan, kedua negara itu tampil di pertandingan gugur Piala Dunia pertama mereka sepanjang sejarah. Format baru memungkinkan para pendukung mereka merayakan momen bersejarah tersebut.

    Pekan ini juga akan menghadirkan duel Tanjung Verde melawan juara bertahan Argentina, laga yang dinilai sebagai salah satu pertandingan paling menarik sejauh ini karena mempertemukan Lionel Messi dengan tim kejutan musim panas ini.

    Sementara dari tiga pertandingan hari ini, dua di antaranya menghadirkan duel menarik yang melibatkan Jepang, Brasil, Belanda, dan Maroko.

    Kritik terhadap format baru memang dapat dipahami, terutama karena perjalanan menuju fase-fase krusial menjadi lebih panjang. Namun format ini juga menciptakan banyak kisah menarik yang, bagi sebagian orang, membuat perubahan tersebut layak dipertahankan.

    Jepang vs Brasil

    Waktu: Rabu dini hari WIB
    Lokasi: Houston Stadium (NRG Stadium), Houston, Texas, Amerika Serikat

    Saat Jepang menghadapi Brasil di babak 32 besar, ada keyakinan nyata di sejumlah kalangan bahwa wakil Asia itu mampu menyingkirkan juara dunia lima kali tersebut.

    Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang mulai nyaman bersaing dengan elite dunia dan bahkan sempat mengalahkan Brasil 3-2 dalam laga persahabatan tahun lalu.

    Perjalanan Samurai Biru di Piala Dunia sejauh ini berjalan cukup stabil. Dua hasil imbang dan satu kemenangan sudah cukup membawa mereka lolos dari Grup F sebagai runner-up.

    Namun Brasil jelas menjadi tantangan terberat mereka sejauh ini. Meski belum sepenuhnya tampil meyakinkan pada laga awal, pelatih Carlo Ancelotti tampaknya mulai menemukan formula yang membuat Seleção bermain lebih padu.

    Kemenangan 3-0 atas Skotlandia pada pertandingan terakhir memastikan Brasil finis sebagai juara Grup C sekaligus menunjukkan betapa mematikannya tim tersebut. Meski Skotlandia tampil buruk, lini serang Brasil mampu memanfaatkan kesalahan lawan dengan efisiensi yang mengerikan.

    Penyerang Manchester United, Matheus Cunha, terlihat semakin nyaman dalam skema permainan terbaru dan berpotensi menjadi pemain kunci dalam perjalanan Brasil.

    Selain itu, bintang Real Madrid Vinícius Jr. juga tampil luar biasa dengan torehan empat gol dan satu assist. Menurut ESPN, ia menjadi pemain Brasil kelima yang mampu mencetak gol di setiap pertandingan fase grup. Yang lebih menyeramkan, Brasil selalu menjuarai Piala Dunia setiap kali pencapaian tersebut terjadi.

    Laga ini menjadi pertandingan utama hari ini dan dianggap wajib ditonton.

    Jerman vs Paraguay

    Waktu: Kamis pagi WIB
    Lokasi: Boston Stadium (Gillette Stadium), Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat

    Paraguay menjadi salah satu dari delapan tim yang diuntungkan format baru karena berhasil lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

    Mereka mengawali turnamen dengan kekalahan telak dari Amerika Serikat, tetapi kemudian bangkit lewat kemenangan mengejutkan 1-0 atas Turki yang sedang terpuruk. Hasil imbang tanpa gol melawan Australia pada laga terakhir grup cukup untuk membawa Paraguay ke babak 32 besar.

    Kini mereka menghadapi ujian terbesar sejauh ini.

    Di atas kertas, Jerman jauh lebih kuat dibanding lawan-lawan Paraguay sebelumnya. Meski datang ke turnamen tanpa banyak ekspektasi, raksasa Eropa itu berhasil memenangkan dua pertandingan pertama mereka.

    Kekalahan 1-2 dari Ekuador memang sedikit mengurangi kesan positif, terutama karena Jerman sudah memastikan lolos sebelumnya. Namun juara dunia empat kali itu tetap menunjukkan potensi besar sebagai ancaman serius di turnamen ini.

    Pertanyaannya, mampukah Paraguay kembali menciptakan kejutan di Piala Dunia yang sudah menghadirkan banyak hasil tak terduga?

    Kutipan Hari Ini

    “Kalian adalah pahlawan Kanada hari ini. Pahlawan bagi anak-anak masa depan negara ini yang bermain sepak bola.”

    Demikian pidato emosional pelatih Kanada Jesse Marsch setelah timnya mengalahkan Afrika Selatan dan melaju ke babak 16 besar.

    Marsch menyampaikan pidato tersebut langsung di lapangan sambil berkumpul bersama skuadnya yang baru saja mencetak sejarah.

    Zion Suzuki, Bintang Jepang yang Lahir di Amerika Serikat

    Jika Jepang ingin mengalahkan Brasil, kiper Zion Suzuki diperkirakan kembali memegang peran penting.

    Penjaga gawang berusia 23 tahun itu berkembang menjadi salah satu pemain terpenting Samurai Biru berkat penampilannya yang tenang sepanjang turnamen. Performanya bahkan memicu rumor transfer ke sejumlah klub elite Eropa dari klubnya saat ini, Parma, Italia.

    Meski mengaku membela Jepang adalah “motivasi terbesar” dalam hidupnya, perjalanan karier internasional Suzuki sebenarnya bisa berbeda.

    Suzuki lahir di Amerika Serikat dan secara teori dapat membela timnas AS di Piala Dunia kali ini. Namun keluarganya kemudian pindah ke Jepang, negara asal sang ibu.

    Ia mulai jatuh cinta pada sepak bola sejak kecil dan memperkuat berbagai kelompok umur Jepang sebelum debut bersama tim senior pada 2022. Sejak itu, Suzuki berkembang menjadi salah satu pemain terbaik di skuad Jepang, terutama di posisi penjaga gawang yang selama ini sering dianggap titik lemah tim tersebut.

    Perjalanannya tidak selalu mulus. Tahun lalu ia mengalami patah tangan kiri yang sempat memunculkan keraguan mengenai kebugarannya menjelang turnamen. Namun sedikit demi sedikit, Suzuki bangkit dan kini menjalani Piala Dunia terbaik dalam kariernya.

    Belanda vs Maroko

    Waktu: Kamis pagi WIB
    Lokasi: Estadio Monterrey (Estadio BBVA), Guadalupe, Meksiko

    Di tengah kritik terhadap kualitas pertandingan babak 32 besar, laga Belanda melawan Maroko justru dianggap layak menjadi pertandingan perempat final.

    Kedua tim dipandang sebagai kandidat kuat melangkah jauh di turnamen ini. Maroko mencapai semifinal Piala Dunia 2022 dan sempat menuai kontroversi setelah dinobatkan sebagai juara Afrika tahun ini. Sementara Belanda berhasil mencapai semifinal Euro terakhir.

    Sebelum turnamen dimulai, matematikawan asal Jerman Joachim Klement mengatakan bahwa model ekonominya memprediksi Belanda akan menjadi juara dunia. Sejauh ini, performa De Oranje belum memberikan alasan kuat untuk meragukan prediksi tersebut.

    Belanda finis sebagai juara grup berkat dua kemenangan dan satu hasil imbang melawan Jepang. Catatan itu dinilai cukup memuaskan, terutama dengan performa striker Brian Brobbey yang mulai menunjukkan potensi terbaiknya.

    Di sisi lain, Maroko tampil impresif dalam beberapa periode pertandingan fase grup, meski kerap gagal memaksimalkan dominasi permainan. Kemenangan 4-2 atas Haiti pada laga terakhir diperkirakan meningkatkan kepercayaan diri Atlas Lions jelang duel besar ini.

    Mampukah Amerika Serikat Menjadi Juara Dunia?

    Sebelum turnamen dimulai, hampir tidak ada anggota tim Sports yang percaya Amerika Serikat mampu menjuarai Piala Dunia, termasuk para jurnalis asal AS sendiri. Namun setelah tiga pertandingan, mulai muncul diskusi serius mengenai sejauh mana tim berjuluk The Red, White and Blue itu bisa melangkah.

    Dari sudut pandang di London, peluang AS dinilai masih sangat kecil. Tim tersebut dianggap belum cukup kuat dan belum menghadapi lawan kelas atas sejauh ini. Namun optimisme perlahan tumbuh di kalangan pengamat sepak bola Amerika.

    Mantan bintang timnas AS, Landon Donovan, bahkan mengatakan bahwa negaranya punya peluang menjuarai turnamen ini.

    Rintangan pertama mereka datang saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar pada Kamis dini hari WIB.

    “Jika Anda memenangkan pertandingan itu, maka Anda akan berada di perempat final menghadapi salah satu dari delapan tim terbaik dunia,” kata Donovan.

    “Bisakah mereka mengalahkan tim-tim itu? Ya, tentu saja bisa. Bisakah mereka melakukannya berulang kali dan tetap menjaga mental? Saya pikir mereka bisa.”

    Optimisme terhadap Amerika Serikat tampaknya semakin meluas musim panas ini. Dan bagi para peragu, kemungkinan besar tekanan mulai terasa.

    bola jadwal olahraga pildun sepak bola
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Hiburan

    Strawberry Moon Akan Hiasi Langit Pekan Ini, Jadi Bulan Purnama Pertama Musim Panas

    30/06/2026
    Hukum Kriminal

    Keuskupan Agung San Francisco Setuju Bayar Rp6,4 Triliun untuk Selesaikan Ratusan Gugatan Pelecehan Seksual Anak

    30/06/2026
    Hiburan

    Trump Unggah Gambar Elang Emas Raksasa di Gedung Putih, Diduga Hasil Buatan AI

    30/06/2026
    Ekonomi & Pasar

    Korea Selatan Gelontorkan Rp14 Ribu Triliun untuk Industri Chip dan AI

    30/06/2026
    Ekonomi

    AS, Kanada, dan Meksiko Hadapi Tenggat Krusial Masa Depan Perdagangan Bebas Amerika Utara

    30/06/2026
    Lain Lain

    Mahkamah Agung AS Beri Trump Kemenangan Besar, Tapi Gagalkan Tiga Agenda Pentingnya

    30/06/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Strawberry Moon Akan Hiasi Langit Pekan Ini, Jadi Bulan Purnama Pertama Musim Panas

    30/06/2026

    Keuskupan Agung San Francisco Setuju Bayar Rp6,4 Triliun untuk Selesaikan Ratusan Gugatan Pelecehan Seksual Anak

    30/06/2026

    Trump Unggah Gambar Elang Emas Raksasa di Gedung Putih, Diduga Hasil Buatan AI

    30/06/2026

    Format Baru Piala Dunia 48 Tim Picu Perdebatan, Babak 32 Besar Dinilai Bikin Turnamen Makin Dramatis

    30/06/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.