Meski tampil tanpa dua anggotanya, grup pop Katseye mendapat sambutan bak pahlawan ketika menggelar konser penuh perdana mereka di Inggris.
Penonton langsung meledak dalam sorak-sorai bahkan sebelum pertunjukan dimulai, saat video musik grup tersebut ditayangkan di layar-layar besar O2 Arena. Riuh suara penonton nyaris tidak mereda selama tiga jam berikutnya.
Hal itu menjadi bukti bahwa Katseye telah berkembang menjadi salah satu nama terbesar di dunia pop. Saat ini, mereka merupakan artis dengan jumlah streaming terbanyak di YouTube Inggris, meski dua vokalisnya, Manon Bannerman dan Sophia Laforteza, sedang menjalani hiatus karena alasan kesehatan.
Panggung terasa lebih kosong tanpa kehadiran keduanya, tetapi para anggota lain bekerja keras mengisi kekosongan tersebut. Mereka terus memompa energi penonton melalui rangkaian lagu pop dengan dentuman bass yang kuat serta jeda koreografi yang mengagumkan.
“Apakah kalian senang melihat kami?” tanya anggota termuda grup, Yoonchae Jeong, seolah jawabannya belum jelas sejak mereka muncul di tengah kilatan cahaya laser dan langsung membawakan nomor bernuansa Brazilian funk, Hootie Frutti.
“Saya rasa kalian benar-benar menjadi penonton kami yang paling berisik,” kata Megan Skiendiel dengan penuh kagum.
“Penonton ini luar biasa,” tambah Lara Raj.
Konser tersebut baru menjadi pertunjukan kedua dalam rangkaian tur Wildworld mereka, tetapi para penggemar sudah mengetahui setiap gerakan dan kejutan berkat media sosial.
Bahkan terdengar sorakan lega ketika Daniela Avanzini berhasil melewati sebuah gerakan angkat yang rumit dalam koreografi Gabriella. Pada malam pembukaan, pasangan dansanya sempat menjatuhkannya.
Pemujaan, sekaligus sorotan ketat, terhadap Katseye datang begitu cepat.
Berbasis di Los Angeles, grup perempuan multinasional ini baru dibentuk pada 2023 melalui acara kompetisi realitas daring The Debut: Dream Academy.
Kompetisi tersebut dibuat oleh Hybe, perusahaan hiburan Korea Selatan yang menaungi grup seperti BTS dan Le Sserafim, bersama label rekaman Amerika Serikat Geffen, yang menaungi Olivia Rodrigo dan The Rolling Stones. Dari 120.000 orang yang awalnya mendaftar, hanya enam yang berhasil lolos.
Dilatih melalui sistem K-Pop yang ketat, mereka meraih terobosan besar pada 2025, pertama melalui single Gnarly yang energik dengan sentuhan elektro, kemudian lewat lagu berikutnya, balada berirama lembut Gabriela yang menonjolkan akar budaya Kuba-Venezuela Daniela.
Di London, mayoritas penonton mereka masih berusia muda. Antrean untuk membeli permen dan camilan pick and mix bahkan lebih panjang daripada antrean di bar.
Ketika Megan bertanya, “Siapa yang baru pertama kali datang ke konser?” udara langsung dipenuhi jeritan penonton.
Sepanjang pertunjukan, para penggemar menggoyangkan lightstick, menirukan gerakan tari Katseye dan, dalam beberapa kasus, bahkan menangis secara spontan.
Banyak penonton juga mengenakan bindi, terinspirasi dari Lara yang dengan bangga memasukkan warisan budaya Asianya ke dalam penampilan.
Seorang penonton bahkan datang dengan mengenakan kostum zucchini, merujuk pada bagian lagu Internet Girl yang begitu aneh hingga justru menarik perhatian, yakni lirik “Eat zucchini”.
Energinya menular. Jika diperhatikan dengan saksama, para orang tua pun tampaknya menikmati pertunjukan tersebut sama seperti anak-anak mereka.
Bahkan Melanie C dari Spice Girls merupakan penggemar Katseye. Ia menjadi pembawa acara sesi tanya jawab bersama grup tersebut ketika mereka melakukan kunjungan pertama ke Inggris pada Oktober tahun lalu.
“Mereka adalah gadis-gadis yang luar biasa,” katanya kepada BBC awal musim panas ini. “Mereka punya musik yang hebat, etos kerja yang luar biasa, dan mereka juga sangat cantik, tahu?
“Tentu saja, mereka sempat mengalami sedikit drama, seperti yang terjadi pada semua grup, tetapi mereka benar-benar bekerja sangat keras.”
Drama tersebut dimulai pada Februari, ketika Manon mengumumkan bahwa dirinya akan mengambil hiatus dari grup untuk “fokus pada kesehatan dan kesejahteraannya”.
Hal itu terjadi setelah penyanyi keturunan Swiss-Ghana tersebut mengatakan kepada BBC News bahwa grup itu menjadi sasaran rasisme dan ancaman pembunuhan. Namun, para penggemar juga menyoroti jadwal Katseye yang sangat padat dan menduga mereka telah bekerja secara berlebihan.
Pada April, Manon mengunggah pesan kepada para penggemar yang mengatakan bahwa dirinya tengah menjalani “percakapan positif” dengan manajemen Katseye. Namun sebelumnya, ia telah menghapus referensi mengenai grup tersebut dari biografi Instagram-nya.
Kemudian, hanya beberapa bulan setelah Manon mundur sementara, Sophia mengumumkan bahwa dirinya juga akan menjalani hiatus demi menjaga “kesehatan mental dan kesejahteraannya”.
“Kalian tidak bisa menuangkan sesuatu dari cangkir yang kosong,” tulisnya di media sosial. “Penting untuk merawat diri sendiri.”
Semula diharapkan Sophia dapat kembali untuk rangkaian tur Wildworld di Eropa, tetapi hal itu ternyata tidak memungkinkan.
Ibunya meyakinkan para penggemar bahwa ketidakhadiran Sophia hanya bersifat sementara.
“Jangan khawatir, ini demi kebaikannya,” katanya kepada ABS-CBN News. “Inilah yang saya sukai dari manajemennya. Mereka menyadari ketika para gadis itu kelelahan.
“Ini hal yang baik karena dia beristirahat sehingga bisa lebih kuat ketika kembali.”
Bukan hal yang tidak biasa bagi anggota grup K-Pop untuk mengambil jeda ketika tuntutan mental atau fisik pekerjaan menjadi terlalu berat.
Lia dari grup perempuan Itzy mengambil cuti lebih dari setahun untuk menjalani perawatan akibat “tingkat kecemasan yang ekstrem” pada 2023-2024. Sementara itu, Moka, penyanyi dari grup Illit yang juga berada di bawah label yang sama dengan Katseye, saat ini menjalani hiatus berkepanjangan, juga karena kecemasan.
Sesuai tradisi K-Pop, Katseye tetap memberikan tempat bagi Sophia dalam grup selama pertunjukan Selasa malam dengan mempertahankan vokal rekamannya pada lagu seperti Mean Girls dan Pinky Up.
Namun, bagian vokal Manon dinyanyikan oleh anggota grup lainnya, kemungkinan karena hiatusnya sudah dimulai sebelum proses produksi dan latihan berlangsung.
Kritik soal vokal
Hal itu membawa kita pada persoalan terkait. Setelah tur dibuka di Dublin pada Selasa, Katseye dituduh melakukan miming atau berpura-pura menyanyi sepanjang pertunjukan.
Namun, berdasarkan pengamatan saya pada Kamis, mikrofon para anggota tampaknya benar-benar aktif sepanjang malam, dengan vokal latar yang menggandakan suara mereka pada momen-momen tertentu.
Dalam lagu-lagu yang lebih lambat seperti Tonight I Might dan My Way, mereka membuktikan bahwa mereka lebih dari mampu tampil secara langsung.
Sementara itu, vokal Lara dalam penampilan solonya, unloveu, yang dengan bangga diperkenalkan sebagai “lagu Katseye pertama yang ditulis oleh anggota Katseye”, memadukan kekuatan dan emosi. Hal tersebut menunjukkan bahwa grup ini memiliki potensi untuk berkembang melampaui musik pop ringan yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Sorotan lainnya adalah aksi tari Daniela yang mendebarkan, lengkap dengan gerakan split di udara, sebelum berlanjut ke Gabriella. Ada pula aksi Megan yang bergaya teknotronik di penghujung Pinky Up.
Bagi Yoonchae, bagian terbaik pertunjukan adalah Time Lapse, ketika ia dapat bernyanyi dalam bahasa Korea, bahasa ibunya, sembari berinteraksi dengan penonton. (“Tolong jangan menyentuh anggota kami dan jangan melempar hadiah ke atas panggung demi keselamatan kami,” ujar Lara, sedikit mengurangi suasana meriah).
Pertunjukan ditutup dengan penuh kekuatan melalui Iconic By Mistake, respons tegas grup terhadap kampanye kebencian daring, kemudian dilanjutkan dengan penampilan panjang Gnarly yang dilengkapi versi remix rock dengan sentuhan pakaian penuh hiasan kulit dan paku.
Secara keseluruhan, ini merupakan pertunjukan yang sangat percaya diri dari sebuah grup yang sebenarnya bisa saja kehilangan kekuatannya akibat persoalan personel.
“Ini bukan perpisahan,” janji Yoonchae ketika Katseye melambaikan tangan kepada penonton. “Kami akan kembali.”
Panggung Pyramid di festival Glastonbury akan menjadi tempat yang sangat cocok bagi mereka.
Daftar Lagu
- Hootie Frutti
- Internet Girl
- That Way
- Touch
- Mean Girls
- Gabriela
- Pinky Up
- Animal
- Tonight I Might
- I’m Pretty
- Timelapse
- Gameboy
- unloveu
- My Way
- Bel Air
- M.IA.
- Debut
- Iconic By Mistake
- Gnarly
