Ratusan mahasiswa turun ke jalan di ibu kota Indonesia pada Jumat untuk memprotes kebijakan pemerintah yang menurut mereka dapat “membuat negara bangkrut”.
Para mahasiswa menuntut Presiden Prabowo Subianto menghentikan apa yang mereka sebut sebagai pemborosan anggaran negara serta membatalkan program unggulan makan bergizi gratis yang belakangan diterpa kasus keracunan massal dan dugaan korupsi.
Mereka juga memprotes keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), yang dinilai akan membebani kalangan menengah.
Aksi pada Jumat ini berlangsung di tengah meningkatnya kemarahan publik yang telah berlarut selama berbulan-bulan terkait dugaan salah urus negara. Nilai tukar rupiah juga baru-baru ini kembali melemah hingga menyentuh level terendah baru.
“Harga BBM naik, dan hidup kami semakin sulit,” terdengar seorang mahasiswa bernama Zaki berteriak kepada petugas kepolisian.
“Mengapa kalian takut pada suara mahasiswa? Katanya demonstrasi dijamin oleh konstitusi? Itu tidak terjadi hari ini,” lanjutnya.
Foto-foto dari lokasi aksi menunjukkan polisi memegang tameng dan berusaha menghentikan para mahasiswa saat mereka bergerak menuju Bundaran Hotel Indonesia, salah satu ikon Jakarta.
Rekaman video memperlihatkan sejumlah orang kemudian berusaha menerobos barikade polisi dengan cara mendorong dan menendang. Beberapa benda juga terlihat dilempar ke udara.
Belum ada laporan langsung mengenai korban luka.
Di media sosial, para pengunjuk rasa menggunakan tagar #MenujuIndonesiaBangkrut.
Aksi ini berlangsung kurang dari setahun setelah demonstrasi anti-pemerintah yang berujung ricuh pada Agustus tahun lalu, ketika kematian seorang kurir pengiriman memicu kemarahan terkait dominasi elite dan dugaan salah urus negara.
Awal pekan ini, perusahaan energi milik negara Pertamina menaikkan harga dua jenis BBM yang banyak digunakan masyarakat, yakni Pertamax, lebih dari 30 persen. Indonesia selama ini relatif menjaga stabilitas harga BBM, namun berbagai program Prabowo, termasuk makan bergizi gratis, disebut memberikan tekanan terhadap anggaran negara.
Program makan bergizi gratis merupakan pusat agenda pemerintahan Prabowo dan menjadi salah satu janji utama dalam kampanye pemilihan presiden 2024.
Namun, seorang mahasiswi bernama Rina mengatakan program tersebut “tidak jelas sejak awal”.
“Sudah ada berbagai kejadian seperti keracunan makanan massal, dan sekarang muncul dugaan korupsi. Masyarakat sudah meminta agar program ini dihentikan, tetapi tuntutan itu diabaikan,” ujarnya.
Dengan biaya tahunan mencapai 28 miliar dolar AS (sekitar £20,8 miliar), program tersebut bertujuan mengatasi malnutrisi pada anak, meningkatkan hasil pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Para pejabat menggambarkannya sebagai “investasi bagi masa depan Indonesia”.
Namun pekan lalu, Prabowo memberhentikan kepala badan yang bertanggung jawab atas program makan bergizi gratis menyusul kasus keracunan massal dan munculnya dugaan korupsi.
