Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Kerusuhan Jelang Laga Pembuka Piala Dunia di Azteca, Bom Molotov dan Batu Dilempar ke Polisi

    12/06/2026

    Dari Tanaman Gurun Menjadi ‘Emas Biru’, Agave Memicu Lahirnya Industri Minuman Baru di India

    12/06/2026

    Gwyneth Paltrow Dikecam Usai Bintangi Iklan Properti Mewah Israel di Tengah Perang Gaza

    12/06/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Kerusuhan Jelang Laga Pembuka Piala Dunia di Azteca, Bom Molotov dan Batu Dilempar ke Polisi

      12/06/2026

      Dari Tanaman Gurun Menjadi ‘Emas Biru’, Agave Memicu Lahirnya Industri Minuman Baru di India

      12/06/2026

      Gwyneth Paltrow Dikecam Usai Bintangi Iklan Properti Mewah Israel di Tengah Perang Gaza

      12/06/2026

      Kedok Adopsi Hewan untuk Disiksa, Pria di China Ditahan Usai Video Penyiksaan Anjing Picu Kemarahan Publik

      12/06/2026

      El Niño Resmi Dimulai, Ilmuwan Peringatkan Ancaman Cuaca Ekstrem dan Rekor Suhu Global Baru

      12/06/2026
    • TEKNOLOGI

      Dari Tanaman Gurun Menjadi ‘Emas Biru’, Agave Memicu Lahirnya Industri Minuman Baru di India

      12/06/2026

      Belanda Berpacu Melawan Laut: Saat Benteng Air Terbaik di Dunia Mulai Diuji Kenaikan Permukaan Laut

      11/06/2026

      Taiwan Tembakkan Roket ke Arah China dalam Latihan Militer Perdana Gunakan HIMARS Buatan AS

      11/06/2026

      FBI Sita Belasan Situs yang Diduga Dipakai Agen China Merekrut Pejabat AS

      11/06/2026

      AI yang Sempat Dianggap Terlalu Berbahaya untuk Publik Kini Dirilis, Anthropic Akui Risikonya

      10/06/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Lain Lain»Trump Klaim Kesepakatan Akhiri Perang Iran Hampir Tercapai, Teheran Tegaskan Belum Ada yang Final
    Lain Lain

    Trump Klaim Kesepakatan Akhiri Perang Iran Hampir Tercapai, Teheran Tegaskan Belum Ada yang Final

    joveBy jove12/06/2026No Comments5 Mins Read1 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dengan Iran sudah hampir tercapai setelah ia mengumumkan pembatalan serangan terhadap negara tersebut.

    “Kami baru saja mencapai penyelesaian besar untuk perang dengan Iran,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval pada Kamis.

    Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa laporan mengenai adanya kesepakatan masih bersifat “spekulatif” dan “belum ada yang difinalisasi”.

    Trump sebelumnya juga beberapa kali menyatakan bahwa kedua negara hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Beberapa jam sebelum pernyataan terbarunya, Trump bahkan sempat mengatakan bahwa ia akan menyerang Iran “dengan sangat keras”.

    Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan berskala luas terhadap Iran pada 28 Februari. Iran membalas dengan menyerang Israel serta negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk, sekaligus secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi distribusi minyak dan gas alam cair dunia.

    Meskipun kedua pihak menyepakati gencatan senjata pada April, AS dan Iran masih terlibat baku tembak sporadis, termasuk dua putaran serangan balasan dalam pekan ini. Di saat yang sama, Trump juga terus menyoroti peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran.

    Setelah komentar terbaru Trump, harga minyak mentah Brent anjlok menjadi sekitar 89 dolar AS per barel (66 poundsterling), turun 4,4 persen pada hari itu.

    Berbicara kepada wartawan, Trump mengatakan:

    “Kami memiliki kesepakatan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir, yang memang menjadi tujuan utama dari semua yang harus kami lalui untuk mencapai titik ini. Jadi ini adalah hal yang sangat besar.”

    Menurut Trump, akan ada “kemungkinan penandatanganan, mungkin di Eropa” setelah dokumen-dokumen terkait dirampungkan, dan proses itu seharusnya dapat selesai “cukup cepat”.

    Ia menyebut dokumen tersebut sudah berada dalam “bentuk yang hampir final, jadi kita lihat saja nanti”.

    Trump juga mengatakan Selat Hormuz akan kembali dibuka “segera setelah kesepakatan ditandatangani”.

    Pemimpin AS itu menambahkan bahwa ia telah berbicara dengan para pemimpin kawasan, termasuk sekutu-sekutu di Teluk dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

    “Seluruh Timur Tengah sangat senang,” ujarnya.

    Kantor Perdana Menteri Israel mengonfirmasi bahwa percakapan tersebut memang terjadi dan menegaskan bahwa Israel “bukan pihak dalam nota kesepahaman tersebut”.

    Dalam pernyataannya, kantor Netanyahu menyebut bahwa perdana menteri Israel menyampaikan apresiasi atas komitmen Trump untuk mengupayakan kesepakatan akhir yang mencakup “penghapusan material yang diperkaya, pembongkaran infrastruktur pengayaan, pembatasan produksi rudal, serta penghentian dukungan Iran terhadap kelompok proksi terorisnya di kawasan”.

    Sementara itu, Baghaei mengatakan sebagian besar teks nota kesepahaman sebenarnya telah “dirampungkan”, tetapi AS mengajukan “tuntutan yang berlebihan” dan menambahkan “permintaan-permintaan baru”.

    Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak akan “meninggalkan garis merahnya”.

    Trump telah berulang kali memberi sinyal bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat serta menyampaikan berbagai tenggat waktu, meskipun hingga kini belum ada perjanjian resmi yang tercapai.

    Berikut sejumlah pernyataan Trump dan pejabat AS terkait perkembangan negosiasi:

    20 April – Trump mengatakan kesepakatan dengan Iran akan tercapai “relatif cepat”.

    6 Mei – Trump memprediksi perang akan “segera berakhir” dan kedua pihak hampir menyepakati nota kesepahaman berisi 14 poin.

    23 Mei – Trump mengatakan kesepakatan damai dengan Iran “sebagian besar telah dinegosiasikan”, dan rincian akan segera diumumkan.

    27 Mei – Trump menyatakan dirinya “tidak puas” dengan syarat-syarat kesepakatan Iran.

    28 Mei – Wakil Presiden JD Vance mengatakan kesepakatan “sangat dekat” tetapi belum difinalisasi.

    29 Mei – Trump menggelar pertemuan untuk mengambil “keputusan akhir” terkait perundingan dengan Iran, namun tidak ada kesepakatan yang diumumkan.

    11 Juni – Trump mengatakan AS telah mencapai “penyelesaian besar” untuk mengakhiri perang dan kesepakatan akan ditandatangani dalam “beberapa hari ke depan”.

    Beberapa jam sebelum kembali menyampaikan optimisme mengenai kesepakatan, Trump mengatakan bahwa “Amerika Serikat akan menyerang Iran dengan sangat keras malam ini” sembari mengancam akan mengambil alih Pulau Kharg dan sejumlah titik infrastruktur minyak lainnya “dalam waktu yang tidak terlalu lama”.

    Pulau Kharg yang berada di bagian utara Teluk merupakan terminal ekspor minyak utama Iran, dengan sekitar 90 persen ekspor minyak negara itu melewati pulau tersebut.

    Trump juga menulis bahwa AS akan “mengambil kendali penuh” atas pasar minyak dan gas “seperti yang telah kami lakukan terhadap Venezuela”.

    Militer Iran mengancam akan memberikan balasan yang “lebih keras daripada sebelumnya” jika serangan terhadap Iran kembali terjadi.

    “Dengan mempertimbangkan ancaman terbaru AS terhadap infrastruktur minyak Iran, ekspor minyak dan gas akan tersedia untuk semua pihak atau tidak tersedia bagi siapa pun,” demikian pernyataan militer Iran.

    Negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, juga memperingatkan bahwa “strategi yang keliru dan keputusan yang impulsif akan menciptakan rawa konflik tanpa akhir yang akan menjebak Anda selama bertahun-tahun”.

    Kedua negara kembali saling menyerang setelah sebuah helikopter Apache milik AS jatuh di kawasan Teluk pada Senin.

    Pada Rabu, Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) menyatakan telah menyelesaikan gelombang serangan yang menargetkan lokasi militer, fasilitas pengawasan, dan sistem radar di wilayah selatan Iran.

    Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah meluncurkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

    Otoritas Bahrain pada Kamis mengatakan seorang anak perempuan berusia 11 tahun terluka akibat serangan drone Iran. Sejumlah rumah dan kendaraan juga dilaporkan mengalami kerusakan.

    Yordania menyatakan telah menembak jatuh sekitar 20 rudal Iran, sementara militer Kuwait mengatakan pasukannya telah menghadapi “target-target udara yang bermusuhan”.

    Di sisi lain, India memanggil seorang diplomat senior Amerika setelah dikonfirmasi bahwa tiga pelaut India tewas dalam serangan AS terhadap sebuah kapal di Teluk Oman. Kapal tersebut dituduh melanggar blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Sebanyak 21 awak kapal lainnya berhasil diselamatkan.

    Sejauh ini, pasukan AS telah menembaki sembilan kapal, termasuk tiga kapal dalam pekan ini. Blokade tersebut bertujuan mencegah kapal masuk dan keluar dari pelabuhan Iran guna membatasi kemampuan Teheran memperoleh keuntungan dari ekspor minyak.

    Gelombang serangan terbaru memicu seruan internasional untuk meredakan ketegangan.

    Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya “sangat prihatin dengan eskalasi yang terus berlanjut di Timur Tengah”.

    “Ia mendesak semua pihak untuk kembali melaksanakan gencatan senjata secara penuh dan menghindari kemerosotan situasi lebih lanjut.”

    Pakistan, Rusia, China, Turki, India, dan Arab Saudi juga menyerukan deeskalasi konflik.

    amerika iran trump
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Hiburan

    Kerusuhan Jelang Laga Pembuka Piala Dunia di Azteca, Bom Molotov dan Batu Dilempar ke Polisi

    12/06/2026
    Budaya

    Dari Tanaman Gurun Menjadi ‘Emas Biru’, Agave Memicu Lahirnya Industri Minuman Baru di India

    12/06/2026
    Bisnis

    Gwyneth Paltrow Dikecam Usai Bintangi Iklan Properti Mewah Israel di Tengah Perang Gaza

    12/06/2026
    Lain Lain

    Trump Tunjuk Jay Clayton Jadi Calon Kepala Intelijen Nasional di Tengah Kontroversi Penunjukan Pejabat Sementara

    12/06/2026
    Bisnis

    Selalu Diminta Split Bill? Begini Cara Menolak Tanpa Merusak Pertemanan

    12/06/2026
    Hukum Kriminal

    Kedok Adopsi Hewan untuk Disiksa, Pria di China Ditahan Usai Video Penyiksaan Anjing Picu Kemarahan Publik

    12/06/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Kerusuhan Jelang Laga Pembuka Piala Dunia di Azteca, Bom Molotov dan Batu Dilempar ke Polisi

    12/06/2026

    Dari Tanaman Gurun Menjadi ‘Emas Biru’, Agave Memicu Lahirnya Industri Minuman Baru di India

    12/06/2026

    Gwyneth Paltrow Dikecam Usai Bintangi Iklan Properti Mewah Israel di Tengah Perang Gaza

    12/06/2026

    Trump Tunjuk Jay Clayton Jadi Calon Kepala Intelijen Nasional di Tengah Kontroversi Penunjukan Pejabat Sementara

    12/06/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.