Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Shein Rugi pada Kuartal Pertama, Penjualan Tertekan akibat Tarif Baru Trump

    27/07/2026

    Serangan di Berlin Pride Diduga Bermotif Teror, Pelaku Tewas Ditembak Polisi

    27/07/2026

    Terapi Kanker Baru Dipuji Pasien Pertama, Pengobatan Prostat Kini Hanya Butuh Lima Sesi

    27/07/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Shein Rugi pada Kuartal Pertama, Penjualan Tertekan akibat Tarif Baru Trump

      27/07/2026

      Serangan di Berlin Pride Diduga Bermotif Teror, Pelaku Tewas Ditembak Polisi

      27/07/2026

      Terapi Kanker Baru Dipuji Pasien Pertama, Pengobatan Prostat Kini Hanya Butuh Lima Sesi

      27/07/2026

      Trump Tunda Serangan ke Iran Demi Beri Peluang Diplomasi, Dubes AS di PBB Ungkap Alasannya

      27/07/2026

      Macron Gelar Rapat Darurat, Kebakaran Hutan Dekati Bordeaux saat Gelombang Panas Baru Mengancam

      27/07/2026
    • TEKNOLOGI

      Dugaan Peretasan OpenAI, Ancaman Nyata atau Sekadar Aksi Publisitas?

      25/07/2026

      Kongres AS Ajukan RUU “Kill Switch” AI setelah Insiden OpenAI, Pemerintah Diusulkan Bisa Mematikan Sistem Kecerdasan Buatan

      24/07/2026

      Gedung Putih Tuduh Moonshot AI China Curi Teknologi Anthropic untuk Kembangkan Model K3

      23/07/2026

      Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial

      22/07/2026

      AI Akan Membantu Pekerjaan Manusia atau Justru Menggantikannya?

      22/07/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Nasional»Budaya»Serangan di Berlin Pride Diduga Bermotif Teror, Pelaku Tewas Ditembak Polisi
    Budaya

    Serangan di Berlin Pride Diduga Bermotif Teror, Pelaku Tewas Ditembak Polisi

    joveBy jove27/07/2026No Comments4 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pria yang diduga menjadi pelaku serangan yang oleh otoritas Jerman disebut sebagai kemungkinan aksi “terorisme bermotif Islamis” dalam perayaan Berlin Pride tewas ditembak polisi.

    Petugas melepaskan tembakan setelah Abdul Ballout, warga negara Jerman berusia 21 tahun keturunan Lebanon, menyerang mereka dengan sebilah pisau di Spandau, kawasan di bagian barat Berlin.

    Insiden itu mengakhiri operasi pencarian besar-besaran yang dimulai setelah sebuah mobil van putih menabrak kerumunan orang di dekat Taman Tiergarten sesaat sebelum pukul 22.00 waktu setempat pada Sabtu malam. Serangan tersebut menewaskan seorang perempuan dan melukai sedikitnya 29 orang.

    Polisi juga menyatakan bahwa setelah aksi tabrak tersebut, beberapa orang kembali menjadi korban dalam serangan penusukan.

    Berbicara kepada wartawan pada Minggu waktu setempat, Menteri Dalam Negeri Jerman Alexander Dobrindt mengatakan bukti-bukti yang ada mengarah pada dugaan aksi terorisme bermotif Islamis.

    “Kami sedang menangani seorang tersangka yang sebelumnya telah menjadi perhatian aparat karena memiliki riwayat tindak kriminal yang cukup banyak, mengalami radikalisasi, serta memiliki keterkaitan dengan jaringan Islamis,” kata Dobrindt.

    Kantor Kejaksaan Berlin kemudian merilis pernyataan yang mengungkap lebih banyak informasi mengenai riwayat kriminal Ballout.

    Pada Mei 2025, jaksa menyebut Ballout melakukan perjalanan ke Lebanon melalui Turki dengan tujuan bergabung dengan kelompok Negara Islam (ISIS) di Suriah. Selama berada di Lebanon, ia diduga menjalin kontak dengan sejumlah orang yang diyakininya merupakan anggota ISIS.

    Ballout ditangkap di Lebanon pada Juli 2025 dan dijatuhi hukuman penjara selama tiga bulan atas tuduhan menghasut konflik agama dan sektarian.

    Pada November 2025, ia kembali ke Jerman dan langsung ditangkap di Bandara Berlin Brandenburg sebelum menjalani penahanan sementara.

    Pada Mei tahun ini, Ballout dijatuhi hukuman satu tahun 10 bulan penjara karena terbukti melakukan persiapan tindakan kekerasan serius yang membahayakan keamanan negara. Namun, pelaksanaan hukuman tersebut ditangguhkan selama enam bulan dan ia ditempatkan di bawah pengawasan petugas pembebasan bersyarat.

    Sebelumnya, Ballout juga pernah divonis bersalah atas kasus penyerangan dan perampokan pada 2022, serta perampasan headphone milik seorang korban pada 2020.

    Dobrindt mengatakan pemerintah Jerman akan meningkatkan tingkat kewaspadaan keamanan setelah serangan tersebut. Ia menambahkan bahwa negara-negara lain juga telah diberi informasi mengenai insiden itu dan disarankan meninjau kembali langkah-langkah pengamanan untuk acara-acara berskala besar.

    Pada Minggu, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengunjungi lokasi serangan di Taman Tiergarten.

    Usai menghadiri kebaktian untuk mengenang para korban, Merz menegaskan komitmennya untuk mempertahankan nilai kebebasan dan keterbukaan masyarakat Jerman.

    “Kaum ekstremis tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Jerman tidak akan membiarkan “racun terorisme” merusak kehidupan masyarakat.

    Polisi Berlin mengatakan para korban ditabrak di Jalan Ahornsteig, jalur panjang yang membelah Taman Tiergarten dan sebagian besar berada di kawasan berhutan.

    Sementara itu, media-media Jerman melaporkan bahwa seluruh korban luka kini sudah tidak lagi berada dalam kondisi yang mengancam jiwa.

    Serangan pada Sabtu malam itu menghancurkan suasana sukacita dalam perayaan Christopher Street Day di Berlin, salah satu festival Pride terbesar di Eropa yang setiap tahun dihadiri ratusan ribu orang.

    Christopher Street Day digelar untuk mengenang pemberontakan pertama komunitas LGBT di Stonewall Inn, New York City, pada 1969, yang berlokasi di Christopher Street dan menjadi tonggak penting perjuangan hak-hak LGBT.

    Menyusul serangan tersebut, kegiatan bersih-bersih di Taman Tiergarten serta pasar sarapan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi dibatalkan.

    Pada sore harinya, sejumlah anggota komunitas LGBT berkumpul di Gerbang Brandenburg untuk menggelar aksi mengenang para korban.

    Dalam kesempatan itu, para pembicara mengecam segala bentuk ekstremisme. Mereka juga mengkritik pemerintah karena dinilai kurang memberikan dukungan kepada komunitas LGBT, terutama setelah adanya pemangkasan anggaran bagi organisasi-organisasi queer.

    Armin Duenhoelter, seorang seniman drag asal Wolfsburg yang berada di belakang panggung utama saat serangan terjadi, mengaku masih terguncang oleh peristiwa tersebut.

    Meski demikian, ia menegaskan akan kembali menghadiri perayaan Berlin Pride tahun depan.

    “Kami tidak akan membiarkan peristiwa ini membuat kami menyerah,” katanya.

    aksi berlin demo eropa lgbt
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Bisnis

    Shein Rugi pada Kuartal Pertama, Penjualan Tertekan akibat Tarif Baru Trump

    27/07/2026
    Kesehatan

    Terapi Kanker Baru Dipuji Pasien Pertama, Pengobatan Prostat Kini Hanya Butuh Lima Sesi

    27/07/2026
    Ekonomi & Pasar

    Trump Tunda Serangan ke Iran Demi Beri Peluang Diplomasi, Dubes AS di PBB Ungkap Alasannya

    27/07/2026
    Bencana

    Macron Gelar Rapat Darurat, Kebakaran Hutan Dekati Bordeaux saat Gelombang Panas Baru Mengancam

    27/07/2026
    Hiburan

    Jaismine Lamboria Bidik Emas Commonwealth Games, Petinju Putri Pertama Angkatan Darat India Siap Ukir Sejarah

    27/07/2026
    Hukum Kriminal

    Sidang Pendahuluan Ungkap Bukti Baru dalam Kasus Pembunuhan Remaja yang Menjerat Penyanyi d4vd

    25/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Shein Rugi pada Kuartal Pertama, Penjualan Tertekan akibat Tarif Baru Trump

    27/07/2026

    Serangan di Berlin Pride Diduga Bermotif Teror, Pelaku Tewas Ditembak Polisi

    27/07/2026

    Terapi Kanker Baru Dipuji Pasien Pertama, Pengobatan Prostat Kini Hanya Butuh Lima Sesi

    27/07/2026

    Trump Tunda Serangan ke Iran Demi Beri Peluang Diplomasi, Dubes AS di PBB Ungkap Alasannya

    27/07/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.