Dua tas mewah yang disita dari pebisnis Vietnam yang dipenjara, Truong My Lan, terjual lebih dari 535 ribu dolar AS atau sekitar 399 ribu poundsterling dalam lelang pemerintah.
Kedua tas tersebut mendapatkan pembeli hanya dalam waktu 30 menit penawaran. Salah satu tas putih Hermès Birkin saja terjual seharga 440.144 dolar AS, sementara tas lainnya laku 94.858 dolar AS.
Tas Birkin eksklusif produksi Hermès memang dikenal dapat bernilai ratusan ribu dolar.
Taipan yang jatuh itu saat ini menjalani hukuman penjara seumur hidup karena menggelapkan dana dari salah satu bank terbesar di Vietnam dan diperintahkan mengembalikan dana ganti rugi sebesar 27 miliar dolar AS.
Truong My Lan awalnya dijatuhi hukuman mati pada April 2024 setelah pengadilan memutuskan bahwa ia diam-diam mengendalikan Saigon Commercial Bank, bank pemberi pinjaman terbesar kelima di Vietnam, serta menarik pinjaman dan uang tunai selama lebih dari 10 tahun melalui jaringan perusahaan cangkang dengan total mencapai 44 miliar dolar AS.
Hukuman itu kemudian diubah menjadi penjara seumur hidup pada Juni tahun lalu setelah Vietnam menghapus hukuman mati untuk sejumlah tindak pidana.
Dalam persidangannya, Truong My Lan sempat berusaha mempertahankan dua tas Hermès miliknya. Ia mengatakan kepada pengadilan bahwa salah satu tas dibelinya di Italia, sementara yang lain merupakan hadiah dari seorang pengusaha asal Malaysia.
Ia mengatakan ingin meninggalkan tas-tas tersebut sebagai “kenang-kenangan” untuk anak dan cucunya.
Pada Januari lalu, Badan Pelaksana Putusan Perdata Kota Ho Chi Minh menyatakan sedang mencari ahli untuk menaksir nilai dua tas Hermès Birkin berbahan kulit buaya yang disita dari Truong My Lan.
Tas-tas tersebut termasuk dalam sekitar 1.200 aset yang disita dari pebisnis itu dan dijual di Pusat Lelang Aset Kota Ho Chi Minh pada Kamis, menurut media lokal.
Tas yang terjual dengan harga lebih rendah merupakan Birkin ukuran 30. Sementara tas yang lebih mahal — ukuran 25 dengan hiasan rhinestone pada pengait dan bagian tepinya — terjual hampir tujuh kali lipat dari harga pembukaan.
Pendiri Agency Parnell, Nicholas Parnell, mengatakan harga tas Birkin terus meningkat dari tahun ke tahun “dalam waktu yang sangat lama”.
“Ia merupakan salah satu tas paling diburu di dunia dan itu terutama dicapai karena Hermès membatasi akses kepemilikannya,” ujarnya.
Parnell mengatakan tas-tas tersebut pada dasarnya adalah “karya seni” dan “sangat langka”, sehingga banyak orang menganggapnya sebagai bentuk investasi.
“Ini menjadi sesuatu yang Anda hargai dan pertahankan,” katanya.
“Harganya dalam beberapa hal nyaris tidak terbatas karena ada begitu banyak edisi spesial.”
Rumah lelang Sotheby’s sendiri memasarkan tas-tas tersebut dengan harga puluhan ribu dolar per unit.
Sotheby’s Paris menjual tas Birkin asli seharga 8,6 juta euro atau sekitar 7,4 juta poundsterling dan 10,1 juta dolar AS pada Juli 2025, menjadikannya tas tangan termahal yang pernah terjual dalam lelang pada saat itu.
