Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Dokter Sarankan Trump Turunkan Berat Badan dan Lebih Banyak Berolahraga, Namun Tetap Dinilai dalam Kondisi “Sangat Sehat”

    30/05/2026

    Kesepakatan AS-Iran yang Mulai Terbentuk Berpotensi Mengguncang Warisan Politik Netanyahu

    30/05/2026

    Hakim Blokir Upaya Trump Tambahkan Namanya ke Kennedy Center dan Gagalkan Rencana Penutupan Gedung

    30/05/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Dokter Sarankan Trump Turunkan Berat Badan dan Lebih Banyak Berolahraga, Namun Tetap Dinilai dalam Kondisi “Sangat Sehat”

      30/05/2026

      Kesepakatan AS-Iran yang Mulai Terbentuk Berpotensi Mengguncang Warisan Politik Netanyahu

      30/05/2026

      Hakim Blokir Upaya Trump Tambahkan Namanya ke Kennedy Center dan Gagalkan Rencana Penutupan Gedung

      30/05/2026

      Berawal dari Meme Internet, “The Backrooms” Kini Menjadi Film Horor Hollywood yang Menghantui Generasi Z

      30/05/2026

      Ghana Setujui RUU Anti-LGBTQ+, Pelaku dan Pendukung Terancam Hukuman Penjara

      30/05/2026
    • TEKNOLOGI

      Drone AI Ukraina Lumpuhkan Jalur Pasokan Rusia, Tekanan di Medan Perang Kian Meningkat

      30/05/2026

      BMW Mulai Gunakan Robot Humanoid di Pabrik Mobil Eropa, Disebut Jadi Masa Depan Industri Otomotif

      29/05/2026

      Inggris Akan Gunakan AI Pengenal Wajah untuk Cek Usia Pencari Suaka Mulai Tahun Depan

      29/05/2026

      Uni Eropa Denda Temu Rp3,7 Triliun karena Jual Produk Ilegal dan Berbahaya

      29/05/2026

      Belajar dari Perang Ukraina, Hizbullah Kini Gunakan Drone Fiber Optic untuk Serang Israel

      29/05/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Teknologi»Internet»Indonesia Kembali Mengalami Kebocoran Data, Fakta Gangguan PDNS Akibat Serangan Cyber
    Internet

    Indonesia Kembali Mengalami Kebocoran Data, Fakta Gangguan PDNS Akibat Serangan Cyber

    joveBy jove08/01/2021Updated:26/06/2024No Comments3 Mins Read1 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    MAYORITAS.COM – Pemerintah akhirnya angkat bicara dan mengakui gangguan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 akibat serangan siber ransomware atau teknik pemerasan yang dilakukan kelompok Lockbit 3.0.
    PDNS 2 bermasalah sejak 20 Juni. Akibatnya, sejumlah layanan publik, termasuk imigrasi, lumpuh dan baru pulih sebagian pada Senin (24/6).

    “Kejadian ini kami alami di pusat data sementara di Surabaya,” kata Hinsa Cibrian, Direktur Jenderal Badan Siber Kriptografi Nasional (BSSN), dalam konferensi pers di kantor Kementerian Perhubungan. dan Teknologi Informasi, Jakarta, Senin (24 Juni).

    Berikut rangkuman fakta gangguan PDNS akibat serangan siber:

    Mode Ransomware

    Dalam jumpa pers kemarin, Hinsa mengatakan, sejak 20 Juni 2024, PDN tidak mengalami gangguan akibat serangan siber. Kami menyebutkan bahwa ransomware Brain Cipher.

    “Insiden pusat data sementara ini adalah serangan siber ransomware yang dikenal sebagai Brain Cipher Ransomware.” “Ransomware ini merupakan evolusi terbaru dari ransomware Lockbit 3.0,” ujarnya.
    Ransomware adalah serangan malware yang bermotif finansial. Penyerang biasanya meminta uang tebusan dengan mengancam akan mengungkap informasi pribadi korban atau memblokir akses ke informasi tersebut secara permanen. Infeksi Ransomware dimulai dengan mengakses file terenkripsi. Korban kemudian meminta uang tebusan.

    Lockbit 3.0

    Lockbit 3.0 disebut-sebut sebagai dalang kejadian peretasan PDNS. Siapa sebenarnya Lockbit 3.0?

    Menurut penelusuran, Lockbit 3.0 mengacu pada kelompok peretas transnasional dengan rekam jejak yang buruk.

    Menurut perusahaan keamanan siber Ensign InfoSecurity, kelompok tersebut akan bergabung dengan Scattered Spider dan UNC5221 sebagai kelompok peretas yang secara rutin menargetkan keamanan digital Indonesia pada tahun 2023.

    Sebagai kelompok ransomware kejahatan terorganisir (peretasan yang ditujukan untuk pemerasan dengan memblokir data korban), Lockbit 3.0 memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan finansial.

    Tebusan Sebesar 131 Miliar Rupiah

    Pelaku penyusupan juga menuntut uang tebusan senilai USD 8 juta atau Rp 131 miliar atas pembobolan PDNS.

    “Mereka menuntut uang tebusan sebesar $8 juta,” kata Direktur Jaringan dan Solusi TI Telkom Group, Herlan Wijanalko, dalam konferensi pers kemarin.

    Meski demikian, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Aliye Setiadi menegaskan pemerintah tidak akan membayar atau memenuhi tuntutan tersebut.

    “Tidak, tidak akan. Tidak akan,” kata Budi.

    Pak Budi mengatakan, sistem saat ini sedang dirawat oleh tim terkait selama migrasi data. Dia juga tidak memberikan batas waktu spesifik untuk menyikapi kejadian tersebut.

    210 Instansi Pemerintah Terdampak
    Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abridjani Pangelapan mengatakan, 210 instansi pemerintah baik pusat maupun daerah terdampak serangan ransomware PDNS 2

    Namun, Semuel tidak merinci 210 instansi pemerintah yang terdampak. Ia hanya mengatakan, saat ini banyak layanan yang mulai pulih.

    PDNS 2 bermasalah sejak tanggal 20 Juni. Beberapa layanan publik, termasuk imigrasi, sempat lumpuh namun baru sekarang mulai pulih.

    “Yang terjadi Imigrasi sudah berhasil migrasi dan nyalakan layanannya, LKPP Sikap sudah nyala, dan Mavs sudah nyalakan Pelayanan Perizinan Acaranya dan Kota Kediri juga sudah nyala,” jelasnya .Pembangunan Pusat Data Nasional berlanjut
    Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria pada kesempatan lain menegaskan, pembangunan PDN di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat tidak terkena dampak serangan siber terhadap PDNS 2.

    “Tidak berdampak. PDN akan terus dibangun. Ini PDNS.” “Tetapi ini adalah pelajaran yang kami dapat dan kami akan mengevaluasi sistem keamanan kami dan segalanya,” kata Nezar.
    PDN Cikarang dibangun menggunakan program pembiayaan G to G dengan dukungan pemerintah Perancis senilai 164.679.680 euro atau Rp 2,7 triliun. Rencananya, PDN Cikarang rencananya akan selesai dibangun dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo saat perayaan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Gadget

    Drone AI Ukraina Lumpuhkan Jalur Pasokan Rusia, Tekanan di Medan Perang Kian Meningkat

    30/05/2026
    Bisnis

    BMW Mulai Gunakan Robot Humanoid di Pabrik Mobil Eropa, Disebut Jadi Masa Depan Industri Otomotif

    29/05/2026
    Bisnis

    Inggris Akan Gunakan AI Pengenal Wajah untuk Cek Usia Pencari Suaka Mulai Tahun Depan

    29/05/2026
    Bisnis

    Uni Eropa Denda Temu Rp3,7 Triliun karena Jual Produk Ilegal dan Berbahaya

    29/05/2026
    Gadget

    Belajar dari Perang Ukraina, Hizbullah Kini Gunakan Drone Fiber Optic untuk Serang Israel

    29/05/2026
    Gadget

    Paus Leo XIV Peringatkan Bahaya AI dalam Dokumen Besar Pertamanya: “Teknologi Tak Boleh Dikuasai Segelintir Orang”

    26/05/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Dokter Sarankan Trump Turunkan Berat Badan dan Lebih Banyak Berolahraga, Namun Tetap Dinilai dalam Kondisi “Sangat Sehat”

    30/05/2026

    Kesepakatan AS-Iran yang Mulai Terbentuk Berpotensi Mengguncang Warisan Politik Netanyahu

    30/05/2026

    Hakim Blokir Upaya Trump Tambahkan Namanya ke Kennedy Center dan Gagalkan Rencana Penutupan Gedung

    30/05/2026

    Berawal dari Meme Internet, “The Backrooms” Kini Menjadi Film Horor Hollywood yang Menghantui Generasi Z

    30/05/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.