Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    OpenAI Ungkap Kebocoran Uji AI Lebih Parah dari Dugaan, Agen Otonom Diretas Sejumlah Layanan Saat Keluar dari Sandbox

    30/07/2026

    Saham Meta Anjlok, Investor Khawatir Belanja AI Terus Membengkak di Tengah Penurunan Laba

    30/07/2026

    BTS Mundur dari Grammy 2027, Soroti Pengelompokan Musik Berdasarkan Bahasa dan Wilayah

    30/07/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      BTS Mundur dari Grammy 2027, Soroti Pengelompokan Musik Berdasarkan Bahasa dan Wilayah

      30/07/2026

      Terjepit di Tengah Konflik AS-Iran, Arab Saudi Hadapi Dilema Besar untuk Menghindari Perang yang Lebih Luas

      30/07/2026

      Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Sedikitnya 13 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

      29/07/2026

      Atlet Australia Saksikan Insiden Penusukan Saat Latihan untuk Commonwealth Games di Glasgow

      29/07/2026

      Booker Prize 2026 Umumkan Daftar Panjang, 13 Novel “Penuh Daya Ledak” Bersaing Raih Penghargaan Bergengsi

      29/07/2026
    • TEKNOLOGI

      OpenAI Ungkap Kebocoran Uji AI Lebih Parah dari Dugaan, Agen Otonom Diretas Sejumlah Layanan Saat Keluar dari Sandbox

      30/07/2026

      Robot Buatan China Mulai Kuasai Gudang Ritel Inggris, Dorong Revolusi Otomasi Industri

      30/07/2026

      AS Larang Impor Robot Humanoid Baru Buatan China, Pemerintahan Trump Sebut Ada Risiko Keamanan Nasional

      29/07/2026

      China Hadapi Ancaman Baru saat Bencana Alam Melanda: Video AI Palsu yang Menyesatkan

      28/07/2026

      Dugaan Peretasan OpenAI, Ancaman Nyata atau Sekadar Aksi Publisitas?

      25/07/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Ekonomi & Pasar»Trump Minta Negosiator AS Tak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
    Ekonomi & Pasar

    Trump Minta Negosiator AS Tak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran

    joveBy jove25/05/2026No Comments3 Mins Read2 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa dirinya telah menginstruksikan para negosiator AS untuk “tidak terburu-buru mencapai kesepakatan” dengan Iran, setelah sebelumnya memberi sinyal bahwa perjanjian antara kedua pihak sudah hampir tercapai.

    Kesepakatan yang tengah dibahas dilaporkan mencakup perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta rencana perundingan lanjutan terkait program nuklir Iran.

    Dalam unggahan di media sosial, Trump menyebut pembicaraan berlangsung secara “konstruktif”, namun menegaskan bahwa “kedua pihak harus meluangkan waktu dan memastikan semuanya benar”.

    Pada Sabtu lalu, Trump mengatakan bahwa kesepakatan tersebut “sebagian besar telah dinegosiasikan”, memicu spekulasi bahwa pengumuman resmi bisa segera dilakukan.

    Pejabat Iran juga memberikan sinyal serupa selama akhir pekan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan kedua pihak saat ini berada “sangat dekat sekaligus sangat jauh” dari tercapainya kesepakatan.

    Menurut laporan media AS, rancangan kesepakatan tersebut bukan penyelesaian final, melainkan hanya membuka jalan bagi negosiasi lanjutan mengenai sejumlah isu paling sensitif. Di antaranya adalah cakupan dan jadwal pencabutan sanksi terhadap Iran, pencairan dana Iran yang dibekukan, serta tuntutan Washington agar Teheran membatasi ambisi nuklirnya.

    Pada Senin, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, saat berbicara kepada wartawan di Delhi, mengatakan terdapat “proposal yang cukup solid” terkait kemampuan Iran membuka kembali selat tersebut dan memasuki “negosiasi nyata, signifikan, serta terbatas waktu mengenai isu nuklir”.

    Rencana kesepakatan itu memicu perpecahan di internal Partai Republik. Sejumlah tokoh secara terbuka menilai proposal tersebut terlalu lunak terhadap Iran.

    Senator Ted Cruz menyebutnya sebagai “kesalahan yang membawa bencana”, sementara Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat, Roger Wicker, mengatakan bahwa gencatan senjata 60 hari akan membuat “seluruh hasil Operation Epic Fury menjadi sia-sia”.

    Namun anggota DPR Mike Lawler, yang duduk di Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, menilai pemerintahan Trump berhasil “memaksa sisa-sisa rezim ini masuk ke dalam negosiasi yang nyata”.

    Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari lalu, memicu konflik di kawasan Timur Tengah. Iran membalas dengan menyerang Israel dan negara-negara sekutu AS di Teluk, serta secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20% pengiriman minyak dan gas alam cair dunia. Langkah tersebut membuat harga minyak global melonjak tajam.

    Tak lama setelah gencatan senjata disepakati pada awal April, AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Trump mengatakan blokade itu akan tetap “berlaku penuh dan efektif sampai sebuah kesepakatan tercapai, disertifikasi, dan ditandatangani”.

    Dalam unggahannya di Truth Social pada Minggu, Trump kembali menegaskan bahwa Iran “harus memahami” bahwa negara itu tidak boleh mengembangkan senjata nuklir. Teheran berulang kali menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata bertujuan damai.

    Sejumlah laporan media AS menyebut kesepakatan itu juga dapat mencakup persetujuan Iran untuk menyerahkan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi yang dimilikinya.

    Pada awal perang, Iran diperkirakan memiliki sekitar 440 kilogram uranium yang telah diperkaya hingga kemurnian 60 persen — hanya tinggal selangkah lagi menuju tingkat 90 persen yang diperlukan untuk senjata nuklir dan secara teoritis memungkinkan pembuatan bom atom.

    Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa Iran siap “meyakinkan dunia bahwa kami tidak mengejar senjata nuklir”.

    Sebelumnya, Rubio juga menyatakan bahwa kemajuan “signifikan” namun “belum final” telah dicapai dalam negosiasi tersebut. Ia memberi isyarat bahwa perkembangan dalam 48 jam terakhir dapat menghasilkan “selat yang sepenuhnya terbuka tanpa pungutan”.

    Pada Sabtu, Baghaei mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa Iran sedang menyelesaikan sebuah “nota kesepahaman” yang akan membuka jalan bagi pembicaraan tambahan menuju “kesepakatan final”.

    Trump juga menyebut kesepakatan tersebut sebagai sebuah “nota kesepahaman” dalam unggahannya di Truth Social pada Sabtu.

    Wakil Perdana Menteri Pakistan Ishaq Dar, yang turut memediasi pembicaraan, mengatakan bahwa negosiasi terbaru memberikan “alasan untuk optimistis” bahwa hasil positif kini “semakin dekat untuk dicapai”.

    amerika iran iraq
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Gadget

    OpenAI Ungkap Kebocoran Uji AI Lebih Parah dari Dugaan, Agen Otonom Diretas Sejumlah Layanan Saat Keluar dari Sandbox

    30/07/2026
    Bisnis

    Saham Meta Anjlok, Investor Khawatir Belanja AI Terus Membengkak di Tengah Penurunan Laba

    30/07/2026
    Hiburan

    BTS Mundur dari Grammy 2027, Soroti Pengelompokan Musik Berdasarkan Bahasa dan Wilayah

    30/07/2026
    Lain Lain

    Terjepit di Tengah Konflik AS-Iran, Arab Saudi Hadapi Dilema Besar untuk Menghindari Perang yang Lebih Luas

    30/07/2026
    Gadget

    Robot Buatan China Mulai Kuasai Gudang Ritel Inggris, Dorong Revolusi Otomasi Industri

    30/07/2026
    Lain Lain

    AS Balas Serangan Iran, Lancarkan Serangan Militer Besar-besaran Setelah Dugaan Upaya Menyerang Pasukan Amerika

    30/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    OpenAI Ungkap Kebocoran Uji AI Lebih Parah dari Dugaan, Agen Otonom Diretas Sejumlah Layanan Saat Keluar dari Sandbox

    30/07/2026

    Saham Meta Anjlok, Investor Khawatir Belanja AI Terus Membengkak di Tengah Penurunan Laba

    30/07/2026

    BTS Mundur dari Grammy 2027, Soroti Pengelompokan Musik Berdasarkan Bahasa dan Wilayah

    30/07/2026

    Terjepit di Tengah Konflik AS-Iran, Arab Saudi Hadapi Dilema Besar untuk Menghindari Perang yang Lebih Luas

    30/07/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.