Polisi Australia mendakwa seorang pria berusia 19 tahun atas tuduhan pembunuhan setelah seorang bocah berusia 12 tahun tewas akibat ditembak di bagian wajah dan leher di sebuah rumah di Sydney bulan lalu.
Polisi mendatangi sebuah unit hunian di wilayah barat laut Sydney pada 21 September setelah menerima laporan penembakan. Bocah tersebut segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, tetapi meninggal dunia tiga hari kemudian.
Sembilan orang yang berada di rumah saat penembakan terjadi tidak mengalami luka-luka. Tiga pria berusia 18 tahun ditangkap. Dua di antaranya kemudian dibebaskan tanpa dakwaan.
Pria ketiga, Isaac Bechara, yang kini telah berusia 19 tahun, awalnya didakwa menyembunyikan tindak pidana berat yang dapat dituntut melalui proses peradilan formal dan ditahan selama proses hukum berlangsung. Pada Selasa, polisi meningkatkan dakwaan terhadapnya menjadi pembunuhan.
Sesaat setelah penembakan, Kepolisian New South Wales (NSW) menyatakan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan kejahatan terorganisasi. Namun, beberapa hari kemudian, penyidik mengatakan mereka mulai menyelidiki kemungkinan adanya kaitan dengan kelompok kriminal.
“Sejumlah orang yang berada di dalam unit tersebut saat kejadian sudah dikenal oleh Kepolisian NSW, dan keterkaitan mereka dengan kejahatan terorganisasi sedang dipertimbangkan oleh penyidik,” kata Inspektur Naomi Moore bulan lalu.
Moore menambahkan bahwa beberapa orang yang berada di lokasi saat penembakan terjadi “saat ini tidak bekerja sama dengan penyidik”. Polisi juga belum berhasil menemukan senjata api yang digunakan dalam insiden tersebut.
Media lokal melaporkan, dengan mengutip sumber kepolisian, bahwa penembakan itu diduga merupakan kecelakaan. Ayah korban juga dilaporkan menyampaikan penghormatan kepada putranya melalui media sosial dengan mengunggah foto mereka berdua disertai keterangan, “Beristirahatlah dengan tenang, anakku.”
Saat kematian bocah tersebut diumumkan, Komisaris Kepolisian NSW Mal Lanyon mengatakan bahwa setiap insiden yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang anak dalam keadaan seperti itu merupakan sebuah tragedi.
