Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Toronto Jadi Salah Satu Pusat AI Terpenting Dunia, Bukan Silicon Valley

    05/09/2026

    Andrew dan Tristan Tate Didakwa Lagi di Rumania atas Dugaan Kejahatan Seksual dan Perdagangan Anak

    05/09/2026

    Nepal Pertaruhkan Listrik pada PLTA, Banjir Dahsyat Ungkap Risiko Ketergantungan

    05/09/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Andrew dan Tristan Tate Didakwa Lagi di Rumania atas Dugaan Kejahatan Seksual dan Perdagangan Anak

      05/09/2026

      Nepal Pertaruhkan Listrik pada PLTA, Banjir Dahsyat Ungkap Risiko Ketergantungan

      05/09/2026

      Kamera AI Flock Safety Diklaim Bikin AS Lebih Aman, tetapi Warga Justru Mulai Menentangnya

      05/09/2026

      PBB Setujui Peta Dunia Baru yang Lebih Akurat Menggambarkan Ukuran Afrika

      05/09/2026

      Sebelas Orang Dijatuhi Hukuman Mati dalam Kasus Perdagangan Narkoba di Vietnam

      04/09/2026
    • TEKNOLOGI

      Toronto Jadi Salah Satu Pusat AI Terpenting Dunia, Bukan Silicon Valley

      05/09/2026

      Nepal Pertaruhkan Listrik pada PLTA, Banjir Dahsyat Ungkap Risiko Ketergantungan

      05/09/2026

      Kamera AI Flock Safety Diklaim Bikin AS Lebih Aman, tetapi Warga Justru Mulai Menentangnya

      05/09/2026

      PBB Setujui Peta Dunia Baru yang Lebih Akurat Menggambarkan Ukuran Afrika

      05/09/2026

      Ginjal Babi Berhasil Berfungsi dalam Tubuh Pria AS Selama Rekor 271 Hari

      04/09/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Ekonomi & Pasar»Bisnis»Gelombang Panas Melanda Eropa, AC Portabel Buatan China Jadi Buruan Warga
    Bisnis

    Gelombang Panas Melanda Eropa, AC Portabel Buatan China Jadi Buruan Warga

    joveBy jove17/07/2026No Comments6 Mins Read1 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Steven Scholtysek, 36 tahun, sudah terbiasa menghadapi gelombang panas di Eropa. Insinyur asal Jerman itu telah mengalami musim panas yang menyengat sejak masa kecilnya.

    Namun, menurutnya, suhu panas tahun ini jauh lebih sulit ditoleransi. Eropa Barat mencatat bulan Juni terpanas sepanjang sejarah pencatatan, sementara sejumlah kota di Jerman mengalami suhu yang melampaui 40 derajat Celsius. Kawasan tersebut juga diperkirakan masih akan menghadapi gelombang panas lainnya sebelum musim panas berakhir.

    Situasi semakin berat setelah beberapa bulan lalu Scholtysek pindah ke apartemen loteng, jenis hunian yang dikenal mudah menyerap dan menyimpan panas.

    “Hampir mustahil menjalani kehidupan normal di apartemen tepat di bawah atap saat musim panas,” kata Scholtysek, yang tinggal di Kota Hamelin, Jerman bagian utara-tengah.

    Ia kemudian menemukan PortaSplit, pendingin udara portabel tipe split buatan raksasa peralatan rumah tangga asal China, Midea. Produk tersebut dirancang agar memenuhi regulasi di Eropa dan kini menjadi salah satu perangkat yang paling diburu konsumen di kawasan itu pada musim panas ini.

    “Perangkat ini benar-benar mengubah segalanya,” ujarnya.

    Pengalaman Scholtysek kini semakin banyak dirasakan warga Eropa lainnya. Di kawasan yang selama ini memiliki tingkat kepemilikan pendingin udara relatif rendah, kebutuhan akan perangkat penyejuk ruangan meningkat seiring gelombang panas yang semakin sering dan ekstrem.

    Penjualan Melonjak di Tengah Gelombang Panas

    Midea, yang sebelumnya kurang dikenal di Eropa, mendadak menjadi nama yang akrab di banyak rumah berkat kesuksesan PortaSplit.

    Dalam beberapa pekan terakhir, produk tersebut habis terjual di berbagai toko. Bahkan, unit bekas mulai bermunculan di situs jual beli dengan harga yang melonjak hingga dua atau tiga kali lipat dari harga resmi sekitar 750 euro (sekitar Rp14,2 juta).

    Popularitasnya bahkan melahirkan situs khusus bernama MideaFinder, yang membantu pengguna melacak ketersediaan PortaSplit di berbagai toko.

    Salah satu alasan utama tingginya permintaan adalah desain PortaSplit yang mampu mengatasi berbagai kendala bangunan di Eropa, termasuk aturan pelestarian bangunan bersejarah yang melarang pemasangan unit pendingin udara permanen pada dinding luar.

    PortaSplit dilengkapi unit luar ruangan yang ringan sehingga pengguna dapat meletakkannya sendiri di luar jendela tanpa perlu melakukan pengeboran. Midea mengklaim perangkat ini kompatibel dengan sebagian besar jenis jendela di Eropa.

    “Midea menyelesaikan masalah ini dengan cara yang sangat menarik,” kata Denis Yurchak, warga Wina, Austria

    Yurchak pertama kali mengenal PortaSplit beberapa pekan lalu saat mencari pendingin udara untuk menghadapi gelombang panas.

    Dari ulasan positif di internet hingga forum-forum yang membahas pendingin udara, pria berusia 27 tahun itu segera menyadari bahwa “ada semacam kultus penggemar Midea.”

    Setelah mengunggah pengalaman positifnya menggunakan PortaSplit di platform X, ia mengaku hampir setiap hari menerima pesan dari orang-orang yang penasaran dengan perangkat tersebut.

    Saat gelombang panas mencapai puncaknya, Yurchak mengatakan pendingin udara itu menyala hampir tanpa henti selama 24 jam sehari.

    Merek China Kuasai Pasar Pendingin Udara Eropa

    Menurut Midea kepada media pemerintah China Global Times, penjualan pendingin udaranya di Prancis, Spanyol, Jerman, dan Inggris meningkat lebih dari 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, kantor Midea di Eropa menolak mengonfirmasi angka tersebut

    Lonjakan serupa juga dialami perusahaan China lainnya.

    TCL Technology mengungkapkan kepada Global Times bahwa penjualan pendingin udaranya di Prancis melonjak lebih dari 300 persen.

    Sementara itu, Gree, salah satu produsen pendingin udara terbesar di dunia, mengatakan bahwa permintaan terhadap produknya meningkat signifikan sepanjang musim panas ini.

    “Banyak pelanggan kami adalah pembeli pertama. Gelombang panas musim panas yang semakin sering dan berlangsung lebih lama jelas telah mengubah cara pandang konsumen,” kata Gree dalam sebuah pernyataan.

    Manfaat dan Dampak Lingkungan

    Meski semakin diminati, penggunaan pendingin udara juga memunculkan kekhawatiran.

    Sebuah laporan pada 2024 menyebutkan pendingin udara menyumbang sekitar 7 persen konsumsi listrik dunia dan menghasilkan sekitar 2,7 persen emisi karbon dioksida (COâ‚‚) global yang berasal dari bahan bakar fosil dan sektor industri.

    Selama bertahun-tahun, kalangan pegiat lingkungan dan sejumlah politisi di Eropa menentang penggunaan pendingin udara karena konsumsi listriknya yang tinggi. Sebagian juga berpendapat bahwa udara panas yang dibuang ke luar ruangan justru dapat memperburuk suhu di kawasan perkotaan yang padat penduduk.

    Sebagian warga menganggap membeli pendingin udara tidak sebanding dengan periode cuaca panas yang biasanya hanya berlangsung satu hingga dua pekan. Namun, bagi sebagian lainnya, perangkat tersebut kini telah menjadi kebutuhan.

    Pada akhir Juni, ratusan sekolah di Prancis terpaksa ditutup setelah negara itu mencatat hari terpanas dalam sejarahnya. Beberapa hari kemudian, perusahaan listrik nasional Prancis mengumumkan investasi sebesar 80 juta euro (sekitar Rp1,5 triliun) untuk memasang sistem pendingin, termasuk kipas angin dan pendingin udara, di sekolah serta pusat kegiatan masyarakat.

    Kantor Regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa juga merekomendasikan pendekatan yang lebih seimbang terhadap penggunaan pendingin udara. Menurut WHO, meski bukan solusi berkelanjutan dalam menghadapi suhu ekstrem, pendingin udara tetap penting untuk melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap dampak panas.

    Citra “Made in China” Ikut Terangkat

    Fenomena ini dipuji media China sebagai bukti meningkatnya daya saing produk berlabel Made in China, yang selama ini kerap dikaitkan dengan barang murah dan berkualitas rendah.

    “Fakta bahwa pendingin udara China telah menjadi kebutuhan masyarakat Eropa bukan sekadar fenomena perdagangan, melainkan gambaran dari ‘pemberdayaan ala China’,” tulis media pemerintah People’s Daily.

    Menariknya, sejumlah pemilik PortaSplit di Eropa mengaku baru mengetahui bahwa produk tersebut berasal dari perusahaan China.

    “Pemasaran dan desainnya tidak seperti produk-produk China yang saya kenal sebelumnya. Tampilannya jauh lebih modern,” kata Scholtysek.

    “Ketika saya mulai menggunakannya, kualitasnya setara dengan produk-produk yang biasa saya pakai dari Eropa atau negara lain.”

    PortaSplit mulai dipasarkan di Jerman pada 2024. Dalam materi promosinya, Midea menyebut produk tersebut menggabungkan “rekayasa teknik Jerman” dari pusat risetnya di Stuttgart dengan “desain Italia”.

    Menurut Scholtysek, hal itu mencerminkan perubahan citra teknologi China secara umum, mulai dari produsen drone DJI hingga berbagai merek mobil listrik asal China.

    Bahkan setelah membeli PortaSplit, ia memutuskan membeli saham Midea karena yakin terhadap prospek perusahaan tersebut.

    Kepercayaan serupa juga ditunjukkan pihak Midea.

    Manajer Umum Operasi Midea di Eropa, Ralph Kobsik, mengatakan bahwa perusahaan melihat “potensi pertumbuhan jangka panjang yang sangat besar di Eropa.”

    Ia menambahkan Midea akan terus berinvestasi dalam teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Eropa.

    Salah satu konsumen yang puas adalah Adrien Olar, 26 tahun, warga Prancis yang baru saja membeli pendingin udara pertamanya, Midea PortaSplit.

    “Ini mungkin produk China pertama yang saya beli,” ujarnya sambil menyebut perangkat itu sebagai sebuah “revolusi”.

    Sebelum PortaSplit tiba, selama beberapa hari ia hanya bisa menyemprotkan air ke wajahnya agar tetap merasa sejuk di rumah.

    Kini kondisinya berubah drastis.

    “Rasanya seperti masuk ke dalam lemari es setiap kali saya masuk ke kamar. Perbedaannya benar-benar luar biasa.”

    ac barang cuaca ekstrim eropa panas
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Bisnis

    Toronto Jadi Salah Satu Pusat AI Terpenting Dunia, Bukan Silicon Valley

    05/09/2026
    Hukum Kriminal

    Andrew dan Tristan Tate Didakwa Lagi di Rumania atas Dugaan Kejahatan Seksual dan Perdagangan Anak

    05/09/2026
    Ekonomi & Pasar

    Nepal Pertaruhkan Listrik pada PLTA, Banjir Dahsyat Ungkap Risiko Ketergantungan

    05/09/2026
    Gadget

    Kamera AI Flock Safety Diklaim Bikin AS Lebih Aman, tetapi Warga Justru Mulai Menentangnya

    05/09/2026
    Hiburan

    PBB Setujui Peta Dunia Baru yang Lebih Akurat Menggambarkan Ukuran Afrika

    05/09/2026
    Ekonomi & Pasar

    Pengemudi Taksi dan Bajaj di Maharashtra Diberi Waktu Setahun untuk Kuasai Bahasa Marathi

    05/09/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Toronto Jadi Salah Satu Pusat AI Terpenting Dunia, Bukan Silicon Valley

    05/09/2026

    Andrew dan Tristan Tate Didakwa Lagi di Rumania atas Dugaan Kejahatan Seksual dan Perdagangan Anak

    05/09/2026

    Nepal Pertaruhkan Listrik pada PLTA, Banjir Dahsyat Ungkap Risiko Ketergantungan

    05/09/2026

    Kamera AI Flock Safety Diklaim Bikin AS Lebih Aman, tetapi Warga Justru Mulai Menentangnya

    05/09/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.