Grup K-Pop asal Korea Selatan, BTS, mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengajukan karya mereka untuk dipertimbangkan dalam ajang Grammy Awards 2027.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan serentak di Instagram, dengan ketujuh anggota BTS membagikan pernyataan yang sama.
“Kami telah memutuskan untuk tidak mengikuti Grammy tahun ini,” demikian isi pernyataan yang diterjemahkan. “Kami berharap musik dapat didengar dan dicintai apa adanya, bukan dipisahkan berdasarkan wilayah atau bahasa.”
Sebelumnya, BTS diperkirakan akan menjadi salah satu kandidat kuat di sejumlah kategori utama Grammy, termasuk Album Terbaik Tahun Ini, setelah album comeback mereka, Arirang, menjadi salah satu album terlaris tahun ini.
Singel utama mereka, Swim, yang berhasil menduduki peringkat pertama tangga lagu Amerika Serikat, juga diprediksi bersaing dalam kategori Lagu Terbaik Tahun Ini.
Namun, lirik berbahasa Inggris pada lagu tersebut membuatnya tidak memenuhi syarat untuk kategori baru, Best Asian Pop Music Performance, yang diumumkan bulan lalu.
Berdasarkan aturan Grammy, lagu yang masuk dalam kategori tersebut harus mengandung penggunaan bahasa Asia yang “bermakna”. Sementara itu, lebih dari 80 persen lirik dalam album Arirang dinyanyikan dalam bahasa Inggris.
Peluncuran kategori baru itu memicu beragam tanggapan di kalangan penggemar K-Pop di media sosial. Banyak penggemar menilai Grammy justru mengotakkan musisi Asia, alih-alih benar-benar memberikan apresiasi terhadap karya mereka.
Dengan secara khusus menyebut “wilayah” dan “bahasa” dalam pernyataan mereka, para anggota BTS, yakni RM, Jimin, V, Suga, Jungkook, Jin, dan J-Hope, dinilai menyuarakan kekhawatiran yang sama.
Mereka menutup pernyataan tersebut dengan pesan untuk para penggemarnya yang dikenal sebagai Army.
“Terima kasih kepada Army dan semua orang yang selalu bersama kami,” tulis BTS.
Didirikan pada 2013, BTS telah berkembang menjadi salah satu grup pop dengan penjualan terbesar di dunia. Tur dunia terbaru mereka bahkan diperkirakan mampu menyaingi kesuksesan tur Eras milik Taylor Swift dari sisi pendapatan.
BTS juga menjadi grup K-Pop pertama yang menerima nominasi Grammy pada 2021 melalui lagu Dynamite, yang merupakan lagu pertama mereka yang sepenuhnya dinyanyikan dalam bahasa Inggris.
Sejak 2019, seluruh anggota BTS telah menjadi anggota pemilih Recording Academy.
Mereka telah beberapa kali tampil di panggung Grammy dan mengumpulkan empat nominasi tambahan, termasuk dalam kategori Duo/Grup Pop Terbaik serta Video Musik Terbaik. Meski demikian, hingga kini BTS belum pernah membawa pulang satu pun trofi Grammy.
BTS kini bergabung dengan sejumlah musisi yang pernah memboikot ajang Grammy karena berbagai alasan, di antaranya The Weeknd, Morgan Wallen, Frank Ocean, dan Will Smith.
Pada 2020, Drake bahkan menyerukan agar Grammy dibubarkan. Menurutnya, penghargaan tersebut secara konsisten mengabaikan karya-karya musisi kulit hitam, khususnya di genre rap.
Melalui Instagram, Drake menulis, “Saya pikir kita harus berhenti terkejut setiap tahun melihat kesenjangan antara musik yang benar-benar berpengaruh dan penghargaan ini. Kita harus menerima bahwa apa yang dulu dianggap sebagai bentuk penghargaan tertinggi mungkin sudah tidak lagi berarti bagi para artis saat ini maupun generasi berikutnya.”
Grammy Terus Berupaya Mengakomodasi Popularitas K-Pop
Selama beberapa tahun terakhir, Grammy terus berupaya menyesuaikan diri dengan semakin besarnya pengaruh K-Pop di industri musik global.
Pada 2025, Recording Academy memperluas keanggotaan pemilihnya dengan mengajak sejumlah artis dan produser ternama asal Korea Selatan, termasuk Jungwon dari Enhypen, Woozi dan Vernon dari Seventeen, Huh Yunjin dari Le Sserafim, serta seluruh enam anggota Katseye.
Jumlah anggota dari Korea kembali bertambah tahun ini setelah para anggota Twice dan Stray Kids juga memperoleh hak suara dalam Recording Academy.
Pada penyelenggaraan Grammy terbaru, Rosé dari Blackpink memperoleh nominasi bergengsi dan membuka acara lewat penampilannya membawakan lagu kolaborasi bersama Bruno Mars, APT.
Sementara itu, lagu Golden dari KPop Demon Hunters mencatat sejarah sebagai lagu K-Pop pertama yang berhasil memenangkan Grammy setelah dinobatkan sebagai Lagu Terbaik yang Ditulis untuk Media Visual.
Namun, lagu tersebut juga tidak akan memenuhi syarat untuk kategori baru Best Asian Pop Music Performance karena hampir seluruh liriknya menggunakan bahasa Inggris.
Penggemar BTS Terbelah Menanggapi Keputusan Grup
 sejumlah anggota Army yang mengaku kecewa karena BTS tidak akan berpartisipasi dalam Grammy Awards.
“Sayang sekali,” ujar Ashia Davies, 27 tahun, yang menghadiri tur comeback BTS di London.
“Saya tahu BTS sangat menyukai Grammy,” katanya.
Meski BTS memang tidak memenuhi syarat untuk kategori Best Asian Pop Music Performance, Davies menilai keberadaan kategori tersebut secara umum “tidak menghormati” musisi Asia dan “menempatkan artis non-Barat dalam kategori terpisah agar artis Barat tetap berada di posisi teratas.”
Di sisi lain, penggemar berat BTS lainnya, Lauryn Adene, justru mengaku senang dengan keputusan grup tersebut untuk tidak mengikuti Grammy tahun ini.
“Mereka tidak perlu membuktikan apa pun lagi,” ujar perempuan berusia 22 tahun itu.
