Laga pertama dan terakhir pada rangkaian pertandingan Piala Dunia, Kamis waktu setempat, berjalan relatif mudah bagi Spanyol dan Swiss.
Namun di antara kedua pertandingan itu, Portugal dan Kroasia menghadirkan drama besar yang menjadi salah satu laga paling menegangkan di babak 32 besar.
Portugal Singkirkan Kroasia 2-1 Lewat Drama VAR
Cristiano Ronaldo akhirnya mencetak gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia pada usia 41 tahun, tepat ketika Portugal membutuhkan momen penyelamat.
Gol penalti Ronaldo menjadi titik balik kebangkitan Portugal yang sempat tertinggal sebelum menang 2-1 atas Kroasia dan memastikan tiket ke babak 16 besar. Namun kemenangan itu baru dipastikan setelah keputusan VAR kontroversial di menit-menit akhir pertandingan.
Portugal akan menghadapi Spanyol pada babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung 6 Juli.
Babak pertama berlangsung melelahkan bagi kedua tim, bukan hanya karena peluang yang gagal dimanfaatkan, tetapi juga cuaca panas ekstrem. Suhu mencapai 31 derajat Celsius saat kickoff di Toronto, Kanada, dengan kelembapan 56 persen di tengah gelombang panas yang melanda sebagian besar Amerika Utara.
Kedua tim menutup babak pertama tanpa gol. Portugal sebenarnya tampil lebih dominan dengan sembilan percobaan tembakan berbanding tiga milik Kroasia.
Memasuki babak kedua, Kroasia justru membuka keunggulan lebih dulu. Ivan Perišić menyambar umpan silang dan menaklukkan kiper Portugal Diogo Costa untuk mencetak gol pertama pertandingan.
Gol itu membuat winger berusia 37 tahun tersebut menjadi pencetak gol terbanyak Kroasia sepanjang sejarah Piala Dunia dengan tujuh gol.
Setelah itu, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kroasia sempat mencetak gol kedua yang dianulir karena offside, sementara tendangan keras Rafa Leão membentur mistar gawang dan gol Ronaldo juga sempat dibatalkan akibat offside.
Portugal akhirnya mendapatkan peluang emas menyamakan skor setelah VAR memutuskan Renato Veiga dilanggar Marin Pongračić di kotak penalti. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan penalti dan merayakannya dengan selebrasi khas “Siu”.
Lebih dari 10 menit setelah mencetak gol bersejarah itu, Ronaldo ditarik keluar pada menit ke-81 dan mendapat sambutan meriah dari penonton di Stadion BMO Field.
Saat pertandingan memasuki tambahan waktu 10 menit, Portugal akhirnya mencetak gol kemenangan lewat Gonçalo Ramos pada menit ke-94.
Striker anyar AC Milan berusia 25 tahun itu menyundul umpan silang Rafa Leão dan membawa Portugal unggul 2-1.
Meski demikian, drama belum berakhir. Kroasia sempat merasa berhasil menyamakan kedudukan lewat Joško Gvardiol di penghujung laga. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena offside.
Beberapa menit kemudian, peluit panjang dibunyikan dan Portugal memastikan lolos ke 16 besar, sekaligus memperpanjang karier internasional Ronaldo setidaknya satu pertandingan lagi.
Usai pertandingan, Ronaldo yang emosional memeluk mantan rekan setimnya di Real Madrid, Luka Modrić. Ia juga terlihat mengenakan jersey mendiang Diogo Jota, mantan rekannya yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada 3 Juli 2025, hampir tepat setahun lalu.
Ronaldo dan para pemain Portugal juga berfoto bersama sambil membentangkan jersey nomor 21 milik Jota.
“Itu momen spesial,” kata Ronaldo kepada Fox Sports.
“Kami membicarakannya hari ini di dalam tim. Kebetulan hidup seperti ini sungguh luar biasa. Situasi hari ini sangat berarti bagi kami.”
“Bukan hanya karena kami menang, tetapi juga bagaimana cara kami menang. Kami tahu Kroasia adalah tim yang fantastis,” ujarnya.
Swiss Kalahkan Aljazair 2-0 Tanpa Banyak Kesulitan
Swiss melaju nyaman ke babak 16 besar setelah menundukkan Aljazair 2-0.
Swiss membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Breel Embolo setelah menerima umpan silang Johan Manzambi dari sisi kiri.
Gol itu tercipta saat Aljazair sebenarnya tampil lebih menekan pada awal laga.
Aljazair berusaha keras menyamakan kedudukan hingga akhir babak pertama, tetapi justru Swiss yang hampir menambah gol sebelum turun minum.
Awal babak kedua menjadi pukulan telak bagi Aljazair. Baru beberapa detik laga berjalan, Swiss menggandakan keunggulan lewat Dan Ndoye yang memanfaatkan buruknya sapuan lini belakang lawan dan menembak ke sudut kiri bawah gawang.
Setelah unggul 2-0, Swiss tampil lebih tenang dan fokus meredam upaya Aljazair membangun serangan.
Swiss sebenarnya nyaris menambah gol pada menit ke-82 ketika Fabian Rieder mendapat peluang di depan gawang kosong. Namun tembakannya melenceng sehingga Aljazair masih mampu bertahan dari kekalahan lebih besar.
Hasil itu memastikan Swiss lolos ke 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga Ghana melawan Kolombia.
Spanyol Libas Austria 3-0
Spanyol melaju mulus ke babak 16 besar setelah mengalahkan Austria 3-0 di Stadion SoFi dekat Los Angeles.
Dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro membawa juara Eropa itu lolos tanpa kesulitan berarti.
Austria sempat memberi tekanan pada awal pertandingan, tetapi Spanyol segera mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang.
Spanyol sempat mencetak gol pada menit ke-29 lewat Marc Cucurella, namun dianulir karena pelanggaran terhadap kiper Austria Alexander Schlager saat situasi sepak pojok.
Gol pembuka akhirnya datang pada menit ke-37 lewat kerja sama apik tim Spanyol. Dani Olmo mengirim bola kepada Cucurella di sisi kiri sebelum bek anyar Real Madrid itu melepaskan umpan silang yang diselesaikan Oyarzabal menjadi gol.
Menjelang turun minum, Spanyol hampir menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas Álex Baena yang membentur mistar gawang.
Austria mencoba tampil lebih menyerang pada awal babak kedua, tetapi Spanyol tetap mengendalikan permainan.
Gol kedua tercipta pada menit ke-66. Cucurella kembali menjadi kreator dengan mengirim umpan kepada Baena yang kemudian melepaskan crossing ke Pedro Porro. Bek sayap itu menyundul bola ke gawang kosong untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Oyarzabal menutup kemenangan Spanyol lewat gol keduanya di akhir pertandingan setelah kembali memanfaatkan umpan silang Cucurella dan berdiri tanpa kawalan di belakang lini pertahanan Austria.
Kemenangan itu memastikan Spanyol melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Portugal dalam duel sesama tim Eropa.
