Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Australia Lipatgandakan Denda Pelanggaran Larangan Media Sosial Anak Jadi Rp1 Triliun

    29/06/2026

    Tokoh Anti-AI Kian Populer di AS, Berpotensi Jadi Masalah Politik bagi Trump

    29/06/2026

    “Pergi atau Pulang dalam Peti Mati”: Ancaman yang Memaksa Migran Tinggalkan Afrika Selatan

    29/06/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Australia Lipatgandakan Denda Pelanggaran Larangan Media Sosial Anak Jadi Rp1 Triliun

      29/06/2026

      Tokoh Anti-AI Kian Populer di AS, Berpotensi Jadi Masalah Politik bagi Trump

      29/06/2026

      “Pergi atau Pulang dalam Peti Mati”: Ancaman yang Memaksa Migran Tinggalkan Afrika Selatan

      29/06/2026

      AS dan Iran Saling Serang, Kedua Negara Tuduh Lawan Langgar Gencatan Senjata

      29/06/2026

      Lebih dari Satu Juta Anak Dirujuk ke Layanan Kesehatan Mental di Inggris, Kecemasan Jadi Penyebab Utama

      29/06/2026
    • TEKNOLOGI

      Tokoh Anti-AI Kian Populer di AS, Berpotensi Jadi Masalah Politik bagi Trump

      29/06/2026

      Dibenci dan Dipuja: Sosok “Liver Doc” India yang Memicu Perang Melawan Pengobatan Alternatif

      29/06/2026

      Pemerintah AS Izinkan Anthropic Rilis Terbatas Model AI yang Picu Kekhawatiran Keamanan Siber

      27/06/2026

      GTA 6 Hadir Tanpa Disc Fisik, Tanda Era Baru Kepemilikan Game Dimulai

      27/06/2026

      IBM Klaim Terobosan Chip di Bawah 1 Nanometer, Bisa Muat 100 Miliar Transistor

      26/06/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Gaya Hidup»Pakar Beres-Beres Ungkap 4 Kesalahan Paling Umum yang Membuat Rumah Berantakan
    Gaya Hidup

    Pakar Beres-Beres Ungkap 4 Kesalahan Paling Umum yang Membuat Rumah Berantakan

    joveBy jove29/06/2026No Comments4 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Merapikan rumah bagi Dilly Carter bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk kepedulian.

    Pakar penataan rumah dari acara Sort Your Life Out, itu pernah membantu mantan kekasihnya membersihkan dan menata rumah sang ibu setelah meninggal dunia.

    “Itu cara saya membantu dia,” kata Carter. “Dan dari situ kami akhirnya kembali bersama.” Kini keduanya telah menikah.

    Tumbuh di rumah yang kacau dengan kedua orang tua yang sama-sama bekerja membuat Carter sejak kecil lebih menyukai kerapian dan keteraturan.

    Ia sempat bekerja sebagai asisten pribadi bagi para eksekutif perusahaan. Selain mengatur jadwal kerja mereka, Carter juga mulai membantu menata rumah para kliennya.

    Dalam podcast video terbaru bertajuk Sort Your Life Out Unpacked, ia mewawancarai sejumlah tokoh terkenal seperti Sophie Ellis-Bextor dan Lorraine Kelly mengenai barang-barang favorit mereka sekaligus memberi saran agar rumah tetap bebas dari tumpukan barang.

    Carter mengungkap empat kesalahan paling umum yang membuat rumah berantakan dan cara mengatasinya.

    Meja dapur dianggap tempat menyimpan semua alat

    Bread maker, air fryer, blender, juicer, hingga alat pengiris mandoline lengkap dengan sarung tangan antipotong kini makin banyak memenuhi dapur modern.

    Namun menurut Carter, banyaknya peralatan dapur justru membuat meja dapur terasa sempit dan penuh sesak.

    “Saya menganggap dapur seperti properti bernilai tinggi,” katanya. “Semua barang di dapur harus benar-benar layak menempati ruang di sana.”

    Ia sering menemukan dapur yang dipenuhi alat-alat yang jarang dipakai tetapi justru mengambil “ruang premium” di meja dapur. Menurutnya, barang semacam itu sebaiknya disimpan di laci, lemari, atau bahkan loteng jika sudah lama tidak digunakan.

    “Periksa dapur Anda secara rutin. Lihat apa yang benar-benar dibutuhkan, apa yang sering dipakai, dan apa yang tidak.”

    Ia juga menyarankan agar masyarakat tidak terlalu banyak membeli alat dapur khusus dengan fungsi tunggal.

    Menurutnya, lebih baik memilih produk multifungsi. Blender, misalnya, dinilai lebih fleksibel dibanding juicer karena jus juga bisa dibuat dari hasil blender yang disaring menggunakan kain atau saringan biasa tanpa perlu alat tambahan.

    Lemari penuh pakaian tetapi laci tetap tidak cukup

    Menggulung kaus memang dianggap cara efisien menghemat ruang di laci. Namun Carter menilai metode itu justru menyulitkan saat memilih pakaian.

    Ia lebih menyarankan metode file folding, yakni menyusun pakaian secara berdiri menyamping sehingga warna pakaian tetap terlihat meski gambar di bagian depan tidak tampak jelas.

    “Kita biasanya menggulung atau melipat pakaian saat berusaha memaksimalkan ruang laci,” ujarnya.

    Namun Carter mengingatkan tidak semua jenis pakaian cocok disimpan dengan metode tersebut.

    Ia menyarankan mempertimbangkan usia dan bahan pakaian sebelum menentukan cara penyimpanannya.

    “Saya rasa kemeja dan blus sebaiknya digantung, sedangkan kaus masih bisa disusun dengan metode file folding.”

    Semua mainan dimasukkan ke satu kotak besar

    Bagi keluarga dengan anak kecil, mainan yang berserakan di lantai menjadi pemandangan sehari-hari.

    Karena alasan praktis, banyak orang tua memilih menyimpan seluruh mainan dalam satu kotak besar di sudut ruangan. Namun Carter menilai cara itu justru memperparah kekacauan.

    “Saat anak mencari satu mainan tertentu, bagaimana mereka bisa menemukannya? Mereka harus mengeluarkan semua isi kotak dulu,” jelasnya.

    “Lalu Anda akan stres karena semua mainan akhirnya berantakan di mana-mana.”

    Sebagai solusi, ia menyarankan penggunaan beberapa kotak kecil yang dikelompokkan berdasarkan jenis mainan.

    Cara itu dinilai memudahkan anak menemukan barang yang dicari sekaligus mengurangi kekacauan setelah bermain.

    “Entah itu kotak kardus, keranjang, atau wadah transparan, yang penting sistemnya masuk akal untuk Anda dan memudahkan anak menemukan mainannya.”

    Tumpukan dokumen dibiarkan menyebar

    Tagihan listrik, pajak, lisensi televisi, dan berbagai dokumen rumah tangga lainnya sering kali menjadi sumber kekacauan tersendiri.

    Berbeda dengan mainan, Carter justru menyarankan agar semua dokumen penting dikumpulkan di satu tempat.

    Menurutnya, dokumen sering kali terasa membebani secara mental karena identik dengan kewajiban dan tagihan.

    “Bagi banyak orang, dokumen itu sesuatu yang negatif. Tagihan, invoice, hal-hal yang harus diselesaikan,” katanya.

    Saat dokumen tersebar di berbagai sudut rumah, mulai dari meja dapur hingga tas tangan, beban itu terasa lebih besar.

    “Rasanya seperti ada 15 tumpukan masalah berbeda yang harus diurus.”

    Dengan mengumpulkannya di satu tempat, tugas tersebut terasa lebih ringan dan mudah dikelola.

    “Rasanya jadi seperti, ‘Oke, saya hanya perlu mengurus satu kotak dokumen ini.’ Itu membuat semuanya jauh lebih mudah.”

    Bagi Carter, manfaat psikologis dari rumah yang rapi dan terorganisasi sangat jelas terasa.

    “Kalau dibiarkan berantakan, semua kekacauan itu hanya akan terus menatap balik kepada kita, bukan?” katanya.

    gaya hidup kebersihan kesehatan rumah
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Gaya Hidup

    Australia Lipatgandakan Denda Pelanggaran Larangan Media Sosial Anak Jadi Rp1 Triliun

    29/06/2026
    Bisnis

    Tokoh Anti-AI Kian Populer di AS, Berpotensi Jadi Masalah Politik bagi Trump

    29/06/2026
    Bencana

    “Pergi atau Pulang dalam Peti Mati”: Ancaman yang Memaksa Migran Tinggalkan Afrika Selatan

    29/06/2026
    Lain Lain

    AS dan Iran Saling Serang, Kedua Negara Tuduh Lawan Langgar Gencatan Senjata

    29/06/2026
    Gaya Hidup

    Lebih dari Satu Juta Anak Dirujuk ke Layanan Kesehatan Mental di Inggris, Kecemasan Jadi Penyebab Utama

    29/06/2026
    Bencana

    11 Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Pembawa Penerjun Payung di Prancis Timur

    29/06/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Australia Lipatgandakan Denda Pelanggaran Larangan Media Sosial Anak Jadi Rp1 Triliun

    29/06/2026

    Tokoh Anti-AI Kian Populer di AS, Berpotensi Jadi Masalah Politik bagi Trump

    29/06/2026

    “Pergi atau Pulang dalam Peti Mati”: Ancaman yang Memaksa Migran Tinggalkan Afrika Selatan

    29/06/2026

    AS dan Iran Saling Serang, Kedua Negara Tuduh Lawan Langgar Gencatan Senjata

    29/06/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.