Promotor Rajawali Indonesia memastikan konser Guns N’ Roses di Jakarta akan menghadirkan produksi berskala besar dengan konsep yang disebut paling mewah sepanjang pengalaman mereka menggelar pertunjukan musik internasional.
Founder Rajawali Indonesia, Anas Alimi, mengatakan seluruh elemen konser disiapkan secara maksimal, mulai dari tata panggung, sistem suara, hingga tampilan visual LED. Menurut dia, skala produksi konser band rock asal Amerika Serikat tersebut melampaui proyek-proyek yang sebelumnya pernah mereka tangani.
“Oh ya pasti, dari sisi panggung, dari sisi sound system, dari sisi LED semuanya. Gede banget, mewah banget pokoknya. Dan ini memang terbesar dari yang pernah kita handle,” kata Anas Alimi di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Tidak hanya dari sisi teknis produksi, nilai kontrak dan biaya penyelenggaraan konser Guns N’ Roses juga disebut masuk dalam tiga besar konser termahal yang pernah dikerjakan Rajawali Indonesia. Anas menilai hal itu sejalan dengan status Guns N’ Roses sebagai band rock kelas dunia.
“Oh iya, kalau soal itu memang ini sudah termahal. Karena ini sudah jajaran band Tier A, Rock Tier A. Memang ini termasuk band-band besar,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai detail desain panggung, termasuk kemungkinan penggunaan lidah panggung agar personel lebih dekat dengan penonton, Anas mengaku belum dapat memastikan.
“Lali aku sih. Lupa saya kalau itu, belum cek lagi,” katanya sambil tertawa.
Meski dikenal sebagai salah satu grup rock terbesar dunia, Anas memastikan proses persiapan konser berjalan lancar tanpa kendala berarti dari pihak artis. Ia menyebut permintaan khusus atau rider dari personel Guns N’ Roses tidak menimbulkan persoalan bagi promotor.
“Gak, gak, aman, aman. Kalau soal itu sih gak ada isu apa pun,” tegasnya.
Konser Guns N’ Roses di Jakarta diperkirakan akan menjadi salah satu pertunjukan musik internasional terbesar tahun ini, dengan penampilan Axl Rose dan Slash yang didukung produksi panggung berskala megah.
