Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Komisi PBB Tuduh Israel Sengaja Menargetkan Anak-Anak Palestina dalam Konflik Gaza

    25/06/2026

    Strategi “Irisan Salami” China di Pasifik Picu Kekhawatiran Baru soal Taiwan dan Laut China Selatan

    25/06/2026

    Dibayar Rp815 Juta untuk Menonton Semua Laga Piala Dunia, Dua Fans Ini Jalani “Pekerjaan Impian” di Times Square

    25/06/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Komisi PBB Tuduh Israel Sengaja Menargetkan Anak-Anak Palestina dalam Konflik Gaza

      25/06/2026

      Strategi “Irisan Salami” China di Pasifik Picu Kekhawatiran Baru soal Taiwan dan Laut China Selatan

      25/06/2026

      Dibayar Rp815 Juta untuk Menonton Semua Laga Piala Dunia, Dua Fans Ini Jalani “Pekerjaan Impian” di Times Square

      25/06/2026

      Bayang-Bayang Penggerebekan ICE Masih Menghantui Minnesota, Komunitas Imigran Hidup dalam Ketakutan

      25/06/2026

      Gelombang Panas Rekor Picu Perdebatan Politik di Prancis, AC Kini Dianggap Tak Terelakkan

      25/06/2026
    • TEKNOLOGI

      Lulusan Stanford Terbelah Soal AI: Antara Peluang Emas dan Kekhawatiran Hilangnya Masa Depan Kerja

      24/06/2026

      Kunal Shah Ditunjuk Pimpin WhatsApp, Pendiri Startup India Ini Naik ke Panggung Global Meta

      24/06/2026

      Masa Depan Harga Minyak Dunia Bisa Bergantung pada China

      23/06/2026

      100 Rumah Sakit di Rumania Beralih ke Pena dan Kertas untuk Melawan Serangan Siber Nasional

      23/06/2026

      Penipuan “Cinta Palsu” hingga Paket Tidak Terkirim: Cara Melindungi Diri dari Tiga Modus Scam Paling Umum

      22/06/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Nasional»Bencana»Gelombang Panas Rekor Picu Perdebatan Politik di Prancis, AC Kini Dianggap Tak Terelakkan
    Bencana

    Gelombang Panas Rekor Picu Perdebatan Politik di Prancis, AC Kini Dianggap Tak Terelakkan

    joveBy jove25/06/2026No Comments4 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ketika suhu terus melonjak, Prancis dipaksa meninjau kembali penolakan lamanya terhadap salah satu solusi menghadapi perubahan iklim, yaitu penggunaan pendingin udara atau air conditioner (AC).

    Pekan ini, perdebatan soal la clim (climatisation) kembali memanas. Pemimpin sayap kanan populis Marine Le Pen mendorong program pemasangan AC bersubsidi secara besar-besaran, sementara kelompok Hijau yang selama ini menentang mulai mengakui bahwa penggunaan pendingin udara kini mungkin tak terhindarkan.

    Saat ini, tingkat penggunaan AC di Prancis masih rendah. Hanya sekitar 25% rumah tangga yang memiliki unit pendingin udara. Sebagai perbandingan, angka tersebut mencapai 50% di Spanyol dan Italia, serta sekitar 90% di Amerika Serikat dan Jepang.

    Rumah sakit dan sekolah di Prancis juga sebagian besar belum dilengkapi AC. Ribuan sekolah terpaksa ditutup pekan ini, sementara tenaga medis dan perawat mengeluhkan kondisi kerja yang semakin sulit ditoleransi.

    Namun, ketika suhu mendekati 40 derajat Celsius, dan Selasa lalu tercatat sebagai hari terpanas dalam sejarah Prancis, permintaan terhadap AC portabel melonjak tajam. Banyak warga membelinya agar anak-anak tetap bisa belajar beberapa jam di kelas, atau sekadar membantu penghuni apartemen bertahan tidur di malam yang terasa menyesakkan.

    Kini semakin banyak pihak, termasuk para penentang lama penggunaan AC yang umumnya berasal dari kelompok kiri lingkungan, mulai menerima bahwa pendingin udara akan menjadi bagian dari respons Prancis terhadap pemanasan global.

    Pekan ini, pemimpin Partai Ekologis Marie Tondelier memecahkan semacam tabu ketika mengatakan bahwa AC akan dibutuhkan di sekolah dan rumah sakit.

    “Ada tempat-tempat yang sekarang memang tidak bisa lagi tanpa AC,” ujarnya.

    Pernyataan Tondelier yang menolak apa yang ia sebut sebagai “dogma anti-AC” dianggap signifikan. Selama ini, gerakan Hijau di Prancis memandang pendingin udara sebagai solusi terburuk untuk menghadapi perubahan iklim.

    Menurut para aktivis lingkungan, penggunaan AC tidak menyentuh akar persoalan pemanasan global, melainkan hanya meredam dampaknya.

    Mereka juga menilai bahwa membuat dampak perubahan iklim terasa lebih nyaman justru mengalihkan perhatian dari perjuangan utama untuk mengatasi penyebab krisis iklim itu sendiri.

    Tak hanya itu, penggunaan AC juga kerap dikritik karena dianggap memperburuk perubahan iklim.

    Hal itu karena AC membutuhkan listrik dalam jumlah besar. Meski sebagian besar listrik Prancis berasal dari energi nuklir, di banyak negara lain peningkatan penggunaan AC berarti pembakaran bahan bakar fosil yang lebih tinggi.

    Selain itu, terdapat persoalan gas pendingin yang digunakan dalam AC. Gas tersebut termasuk gas rumah kaca dan sering kali bocor ke atmosfer.

    Ada pula efek peningkatan panas perkotaan akibat hembusan udara panas dari unit pendingin ke jalanan.

    Perdebatan terus berlangsung, namun sejumlah studi menunjukkan kondisi itu dapat meningkatkan suhu kota hingga dua atau tiga derajat Celsius.

    Kecurigaan terhadap penggunaan AC juga memengaruhi kebijakan pemerintah.

    Standar baru pembangunan dan renovasi gedung di Prancis lebih menitikberatkan pada insulasi, penghijauan, dan teknologi sirkulasi udara modern dengan tujuan utama agar penggunaan AC tidak diperlukan.

    Di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa, pemadaman listrik juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Prancis. Berbagai negara Eropa mulai menerapkan beragam cara menghadapi suhu tinggi, mulai dari penyediaan ruang pendingin publik hingga penggunaan kapur pada jendela untuk memantulkan panas.

    Sebuah rumah sakit besar baru yang sedang dibangun di kota Nantes, wilayah Brittany, misalnya, hanya akan memasang AC di setengah jumlah ruangannya. Kebijakan itu memicu kemarahan serikat pekerja medis.

    “Dalam kondisi lingkungan seperti sekarang, seharusnya AC tersedia di semua tempat,” kata Olivier Terrien dari serikat CGT.

    Menurut Valérie Pécresse, politikus konservatif yang menjabat Presiden Dewan Regional Paris, “negara menjalankan ideologi anti-AC”. Namun, menurutnya, pendingin udara harus menjadi bagian dari solusi bersama metode lain untuk menciptakan kesejukan.

    Pécresse yang mengelola transportasi regional Paris berharap seluruh bus dan kereta telah dilengkapi AC pada 2032. Ia juga mengkritik pendahulunya dari Partai Sosialis karena gagal menyadari pentingnya pendingin udara.

    Kelompok kanan politik di Prancis selama ini memang lebih mendukung penggunaan AC dibanding kelompok kiri. Sikap paling vokal datang dari partai National Rally (RN) milik Marine Le Pen.

    Pekan ini, Le Pen menyerukan “plan clim” atau rencana nasional pendingin udara untuk melengkapi seluruh sekolah dan rumah sakit dengan AC.

    Menurut juru bicara RN, Jean-Philippe Tanguy, program itu juga mencakup pinjaman tanpa bunga yang didukung pemerintah senilai 20 miliar euro atau sekitar Rp380 triliun, agar 30 hingga 40 juta warga dapat memasang unit pendingin udara di rumah mereka.

    Para pengkritik menilai rencana RN bersifat oportunistis dan tidak memiliki perhitungan biaya yang jelas. Mereka menuding kelompok kanan populis justru terlambat mengakui realitas perubahan iklim sehingga kini dianggap kurang memiliki kredibilitas ketika berbicara soal dampaknya.

    Namun, di tengah suhu yang semakin mendekati level berbahaya di Prancis, ketika nyawa dipertaruhkan serta sekolah dan rumah sakit menghadapi risiko lumpuh, semakin banyak pihak sampai pada kesimpulan yang sama: penggunaan AC dalam skala lebih luas kini tidak lagi bisa dihindari.

    bencana cuaca cuaca ekstrim eropa
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Hukum Kriminal

    Komisi PBB Tuduh Israel Sengaja Menargetkan Anak-Anak Palestina dalam Konflik Gaza

    25/06/2026
    Ekonomi & Pasar

    Strategi “Irisan Salami” China di Pasifik Picu Kekhawatiran Baru soal Taiwan dan Laut China Selatan

    25/06/2026
    Hiburan

    Dibayar Rp815 Juta untuk Menonton Semua Laga Piala Dunia, Dua Fans Ini Jalani “Pekerjaan Impian” di Times Square

    25/06/2026
    Hukum Kriminal

    Bayang-Bayang Penggerebekan ICE Masih Menghantui Minnesota, Komunitas Imigran Hidup dalam Ketakutan

    25/06/2026
    Ekonomi & Pasar

    Elon Musk Kehilangan Status Triliuner setelah Saham SpaceX dan Tesla Terpukul Koreksi Teknologi Global

    25/06/2026
    Ekonomi

    Trump Tuduh Raksasa Minyak “Memeras” Pengendara AS di Tengah Turunnya Harga Minyak Dunia

    25/06/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Komisi PBB Tuduh Israel Sengaja Menargetkan Anak-Anak Palestina dalam Konflik Gaza

    25/06/2026

    Strategi “Irisan Salami” China di Pasifik Picu Kekhawatiran Baru soal Taiwan dan Laut China Selatan

    25/06/2026

    Dibayar Rp815 Juta untuk Menonton Semua Laga Piala Dunia, Dua Fans Ini Jalani “Pekerjaan Impian” di Times Square

    25/06/2026

    Bayang-Bayang Penggerebekan ICE Masih Menghantui Minnesota, Komunitas Imigran Hidup dalam Ketakutan

    25/06/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.