Puluhan penumpang mulai dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius yang dilanda wabah hantavirus pada Minggu, sementara setidaknya satu kasus dugaan positif baru dilaporkan dan sejumlah penumpang lain mulai menunjukkan gejala penyakit tersebut, menurut otoritas terkait.

Para penumpang terlihat dipindahkan menggunakan kapal kecil dari MV Hondius yang berlabuh di Pelabuhan Granadilla dekat Pulau Tenerife, Spanyol, setelah kapal itu tiba pada Minggu pagi dengan membawa 147 orang di dalamnya.

Menteri Kesehatan Spanyol Mónica García mengatakan operasi repatriasi yang melibatkan banyak negara berlangsung “sesuai rencana”.

Menurut otoritas kesehatan Spanyol, proses evakuasi mencakup 94 penumpang dari 19 kewarganegaraan berbeda. Penumpang lainnya dijadwalkan diberangkatkan pada Senin.

Penumpang AS Diduga Positif

Salah satu dari 17 warga Amerika Serikat yang dievakuasi dari kapal pada Minggu dinyatakan “positif ringan” terhadap strain Andes dari hantavirus berdasarkan tes PCR, sementara satu penumpang lainnya menunjukkan gejala ringan, menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS.

Kasus ini menjadi dugaan pertama hantavirus terkait kapal pesiar yang melibatkan warga AS. Para penumpang Amerika kini sedang dalam perjalanan menuju fasilitas karantina di Nebraska.

Kedua penumpang tersebut ditempatkan di unit biokontainmen di dalam pesawat “sebagai langkah kehati-hatian tambahan”, kata otoritas AS.

Sebelum penumpang turun dari kapal, tim medis terlebih dahulu naik ke atas kapal untuk melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan kru, kata García.

Setelah tiba di darat, para penumpang langsung diarahkan ke bus yang telah disiapkan menuju bandara sebelum dipulangkan ke negara masing-masing.

Tiga Kematian Dikaitkan dengan Wabah

Sejak kapal berangkat dari Argentina bulan lalu, tiga kematian telah dikaitkan dengan hantavirus — penyakit langka yang umumnya disebabkan oleh paparan urin atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi.

Sejumlah penumpang lainnya juga telah dievakuasi lebih awal untuk mendapatkan perawatan medis.

Meski demikian, para ahli berupaya meredam kekhawatiran akan munculnya pandemi baru. Direktur Jenderal World Health Organization Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan virus tersebut “bukan Covid-19 baru” dan risiko terhadap masyarakat umum tetap rendah.

Seorang pejabat Departemen Kesehatan AS juga menyatakan penilaian saat ini menunjukkan risiko terhadap publik Amerika secara luas masih “sangat rendah”.

Evakuasi Ketat dan Bertahap

Sebelumnya, pejabat setempat menyatakan kapal akan berlabuh pada jarak yang dianggap “paling aman” dari dermaga.

Penumpang kemudian dibawa ke daratan berdasarkan kewarganegaraan menggunakan kapal kecil berkapasitas maksimal 10 orang, menurut operator tur Oceanwide Expeditions.

Beberapa negara — termasuk Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, Kanada, Irlandia, dan Belanda — mengirimkan pesawat khusus untuk mengevakuasi warganya.

Kementerian Kesehatan Spanyol menyebut penerbangan untuk sisa penumpang menuju Australia dan Belanda akan dilakukan pada Senin.

Setelah seluruh penumpang turun, kapal akan melanjutkan pelayaran menuju Rotterdam, Belanda, dengan kru yang masih berada di atas kapal. Perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar lima hari sebelum kapal didisinfeksi secara menyeluruh.

Oceanwide Expeditions mengatakan proses turun penumpang disesuaikan dengan jadwal kedatangan pesawat repatriasi. Barang bawaan penumpang akan tetap berada di kapal dan dikembalikan kemudian.

Penumpang Prancis dan Spanyol Dikarantina

Setelah mendarat di Omaha, penumpang AS yang dinyatakan positif akan dipindahkan ke Nebraska Biocontainment Unit, sementara penumpang lainnya menjalani pemeriksaan dan pemantauan di National Quarantine Unit, menurut pernyataan Nebraska Medicine.

Setelah evaluasi selesai, mereka akan menjalani pemantauan mandiri di rumah selama 42 hari, menurut pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu mengatakan salah satu dari lima warga Prancis yang dipulangkan dari Tenerife menunjukkan gejala hantavirus saat berada di dalam pesawat menuju Prancis.

“Akibatnya, kelima penumpang tersebut langsung ditempatkan dalam isolasi ketat hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tulis Lecornu di platform X.

Mereka kini menjalani perawatan medis, tes lanjutan, serta pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Sementara itu, pesawat yang membawa 14 penumpang asal Spanyol mendarat di bandara militer Torrejon de Ardoz dekat Madrid pada Minggu sore.

Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit militer dan ditempatkan di kamar isolasi individu tanpa kunjungan tamu. Tes PCR dilakukan saat kedatangan dan akan diulang tujuh hari kemudian.

Kekhawatiran di Kepulauan Canary

Kedatangan kapal pesiar tersebut memicu ketegangan di Kepulauan Canary, wilayah otonom Spanyol.

Presiden wilayah Canary, Fernando Clavijo, sebelumnya menyatakan penolakannya terhadap rencana kapal itu berlabuh di wilayah tersebut.

Sejumlah pekerja pelabuhan di Tenerife juga menggelar aksi protes karena khawatir terhadap potensi risiko kesehatan dan minimnya komunikasi dari otoritas terkait.

Wabah hantavirus di kapal pesiar itu pertama kali dilaporkan kepada WHO pada 2 Mei dan hingga kini masih dikategorikan berisiko rendah bagi masyarakat umum.

Share.
Leave A Reply