Seorang prajurit Australia tewas dan lima lainnya terluka dalam sebuah latihan militer di Northern Territory.
Departemen Pertahanan Australia pada Selasa mengonfirmasi insiden tersebut terjadi pada Senin di area latihan Mount Bundey, sekitar 130 kilometer sebelah tenggara Darwin. Namun, departemen tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Area yang digunakan Angkatan Darat Australia untuk latihan dengan tembakan sungguhan itu merupakan lokasi yang sama tempat Jason Challis tewas pada 2017 setelah tertembak di kepala saat mengikuti latihan. Departemen Pertahanan kemudian mengaku bersalah karena gagal memenuhi ketentuan keselamatan kerja.
Insiden pada Senin menjadi kematian kedua yang melibatkan prajurit Australia tahun ini, setelah seorang penerjun payung tewas akibat tabrakan di udara saat latihan pada Mei.
Departemen Pertahanan meminta agar privasi para prajurit dan keluarga yang terdampak oleh insiden tersebut dihormati.
Kepala Menteri Northern Territory, Lia Finocchiaro, mengatakan lima prajurit yang terluka telah dievakuasi melalui udara ke rumah sakit pada Senin malam, menurut lembaga penyiaran nasional ABC.
“Northern Territory mendukung evakuasi dua korban luka dengan helikopter ke Royal Darwin Hospital sekitar pukul 19.30 tadi malam dan tiga lainnya dengan pesawat sekitar pukul 21.30,” katanya.
“Pikiran dan doa kami bersama keluarga yang tentu sangat terpukul oleh kehilangan ini. Dukungan seluruh masyarakat kami juga diberikan kepada semua personel militer yang akan merasakan kehilangan ini secara mendalam.”
ABC juga melaporkan Komisaris Polisi Northern Territory Martin Dole telah mengirim personel ke area latihan Mount Bundey untuk membantu penyelidikan Departemen Pertahanan terkait insiden tersebut.
“Kami tidak dapat memberikan komentar mengenai penyebab cedera yang dialami personel pertahanan, tetapi kami memberikan bantuan dan turut membantu penyelidikan atas nama koroner,” kata Dole
Dalam penyelidikan pada 2019 mengenai kematian Challis, prajurit berusia 25 tahun asal Victoria tersebut, koroner menggambarkan latihan itu sebagai “kacau” dan menyatakan kematiannya sebenarnya dapat dicegah.
Challis, yang memiliki pengalaman kurang dari satu tahun di angkatan bersenjata, tertembak di kepala dan lutut ketika berdiri di belakang dinding kayu lapis dalam latihan serangan perkotaan.
Pada Mei tahun ini, Lachlan Muddle, prajurit Special Air Service Regiment, tewas setelah jatuh ke tanah akibat bertabrakan di udara dengan penerjun payung lainnya di lapangan udara Jervis Bay, New South Wales.
