Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Setelah Gugatan Dua Pengacara Muda, Pakistan Bersiap Hapus Pajak Produk Menstruasi

    17/06/2026

    Hat-trick di Piala Dunia, Messi Kirim Pesan Tegas: Takhta Sepak Bola Dunia Masih Miliknya

    17/06/2026

    Africa CDC Peringatkan Wabah Ebola di Kongo Berpotensi Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah

    17/06/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Setelah Gugatan Dua Pengacara Muda, Pakistan Bersiap Hapus Pajak Produk Menstruasi

      17/06/2026

      Hat-trick di Piala Dunia, Messi Kirim Pesan Tegas: Takhta Sepak Bola Dunia Masih Miliknya

      17/06/2026

      Africa CDC Peringatkan Wabah Ebola di Kongo Berpotensi Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah

      17/06/2026

      Setelah Menuai Protes, Gambar Ikonik “Gadis Penari” yang Disensor Dikembalikan ke Buku Pelajaran India

      17/06/2026

      Somaliland Resmi Buka Kedutaan di Yerusalem, Langkah yang Memicu Kontroversi Internasional

      17/06/2026
    • TEKNOLOGI

      Komisaris Vendor Motor Listrik Program MBG Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Rp1 Triliun

      13/06/2026

      BYD Ungkap Penyebab Penjualan di Indonesia Merosot Tajam pada Mei 2026

      13/06/2026

      Anthropic Hentikan AI Terbarunya Setelah Kekhawatiran Keamanan dari Pemerintah AS Memicu Kontroversi

      13/06/2026

      Dari Tanaman Gurun Menjadi ‘Emas Biru’, Agave Memicu Lahirnya Industri Minuman Baru di India

      12/06/2026

      Belanda Berpacu Melawan Laut: Saat Benteng Air Terbaik di Dunia Mulai Diuji Kenaikan Permukaan Laut

      11/06/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Ekonomi & Pasar»Bisnis»Somaliland Resmi Buka Kedutaan di Yerusalem, Langkah yang Memicu Kontroversi Internasional
    Bisnis

    Somaliland Resmi Buka Kedutaan di Yerusalem, Langkah yang Memicu Kontroversi Internasional

    joveBy jove17/06/2026No Comments4 Mins Read2 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Negara yang memisahkan diri dari Somalia, Somaliland, resmi membuka kedutaan besar di Yerusalem, enam bulan setelah Israel menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaannya.

    Pembukaan misi diplomatik tersebut dilakukan di sebuah kawasan teknologi di Yerusalem Barat, bertepatan dengan kunjungan resmi Presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullahi, ke Israel.

    Dalam pertemuan dengan Abdullahi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara mengenai “ikatan spiritual yang mendalam antara kedua bangsa”.

    Namun, Somalia, yang masih menganggap Somaliland sebagai bagian dari wilayahnya, mengecam setiap bentuk hubungan dengan “administrasi separatis di wilayah utara Somalia” dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara.

    Pengakuan Israel terhadap Somaliland pada Desember tahun lalu menuai kontroversi luas. Puluhan negara dan organisasi internasional, termasuk China, Turkey, Saudi Arabia, serta African Union, mengkritik keputusan tersebut.

    Meski demikian, sejak saat itu hubungan Israel dan Somaliland terus menguat.

    Awal tahun ini, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar melakukan kunjungan resmi ke Hargeisa, ibu kota Somaliland.

    Keputusan Somaliland membuka kedutaan di Yerusalem, bukan di Tel Aviv yang menjadi lokasi mayoritas kedutaan asing, juga mendapat pujian dari Netanyahu.

    Yerusalem Kembali Jadi Sorotan

    Yerusalem merupakan salah satu isu paling sensitif dalam politik Timur Tengah.

    Israel menduduki Yerusalem Timur dalam Six-Day War pada 1967 dan kemudian menganeksasi wilayah tersebut pada 1980. Langkah itu tidak diakui oleh sebagian besar komunitas internasional.

    Pemerintah Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kota “abadi dan tidak terbagi” negara tersebut.

    Di sisi lain, rakyat Palestina menginginkan Yerusalem Timur menjadi ibu kota negara Palestina yang mereka harapkan terbentuk di masa depan.

    Banyak negara, termasuk United Kingdom, tetap mempertahankan kedutaan mereka di Tel Aviv setelah United States secara kontroversial memindahkan kedutaannya ke Yerusalem pada 2018 saat masa jabatan pertama Presiden Donald Trump.

    Saat ini, sejumlah negara lain seperti Guatemala, Honduras, Kosovo, Papua New Guinea, Paraguay, dan Fiji juga memiliki kedutaan di kota tersebut.

    Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina mengecam “pembukaan apa yang disebut kedutaan oleh ‘Somaliland’ di kota Yerusalem yang diduduki”.

    Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Palestina Wafa, langkah tersebut disebut sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan berbagai resolusi internasional yang relevan”.

    Namun Netanyahu menyambut baik keputusan Somaliland menempatkan kedutaannya di Yerusalem, yang ia sebut sebagai “ibu kota kuno kami”.

    Ia bahkan membandingkan perjuangan Somaliland untuk mendapatkan pengakuan internasional dengan posisi Israel terkait Yerusalem.

    “Sama seperti Anda berharap negara-negara lain mengakui kedaulatan, identitas, dan hak-hak nasional Anda, kami juga memiliki harapan yang sama terkait ibu kota kami.”

    “Yerusalem telah menjadi ibu kota bangsa Yahudi sejak masa Raja Daud, sekitar 3.000 tahun lalu. Bagi sebagian negara, pengakuan itu datang terlambat. Bagi Anda, pengakuan itu datang seketika.”

    Kerja Sama Strategis dan Ekonomi

    Dalam kesempatan yang sama, Abdullahi memuji Netanyahu karena dianggap menunjukkan “keberanian” dalam mengakui Somaliland.

    Ia menyoroti peluang kerja sama antara kedua pihak, terutama dalam pengembangan sumber daya alam Somaliland yang berpotensi besar, termasuk mineral tanah jarang dan minyak.

    Presiden Somaliland juga menggambarkan garis pantai wilayahnya yang berada di dekat mulut Laut Merah sebagai kawasan yang sangat strategis.

    Bagi Israel, kemitraan ini menawarkan sekutu yang relatif stabil di kawasan penting tersebut.

    Menanggapi kunjungan tersebut, Kementerian Luar Negeri Somalia menyerukan kepada seluruh mitra internasional untuk menjunjung tinggi hukum internasional serta mengecam tindakan yang dinilai merusak persatuan dan stabilitas negara Somalia.

    Somaliland telah mengelola pemerintahannya sendiri sejak memisahkan diri dari Somalia pada 1991 setelah runtuhnya pemerintahan pusat di Mogadishu.

    Wilayah itu memiliki sistem pemilu sendiri, mata uang sendiri, serta pasukan keamanan sendiri, dan selama bertahun-tahun relatif lebih stabil dibandingkan sebagian besar wilayah Somalia bagian selatan.

    Namun, deklarasi kemerdekaannya tidak pernah memperoleh pengakuan internasional hingga Israel mengambil langkah bersejarah tersebut pada akhir tahun lalu.

    Pembukaan kedutaan di Yerusalem kini menjadi babak baru dalam hubungan Israel-Somaliland, sekaligus memicu kembali perdebatan global mengenai status Somaliland dan sengketa politik yang terus mengelilingi Yerusalem.

    ekonomi politik somali
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Lain Lain

    Setelah Gugatan Dua Pengacara Muda, Pakistan Bersiap Hapus Pajak Produk Menstruasi

    17/06/2026
    Hiburan

    Hat-trick di Piala Dunia, Messi Kirim Pesan Tegas: Takhta Sepak Bola Dunia Masih Miliknya

    17/06/2026
    Bencana

    Africa CDC Peringatkan Wabah Ebola di Kongo Berpotensi Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah

    17/06/2026
    Lain Lain

    Trump Menang atas Rival Lamanya di Georgia, tetapi Pengaruh Politiknya Mulai Diuji dalam Sejumlah Pemilu Penting

    17/06/2026
    Gaya Hidup

    Setelah Menuai Protes, Gambar Ikonik “Gadis Penari” yang Disensor Dikembalikan ke Buku Pelajaran India

    17/06/2026
    Hiburan

    Haaland Langsung Menggila di Debut Piala Dunia, Buktikan Tak Ada Panggung yang Terlalu Besar Baginya

    17/06/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Setelah Gugatan Dua Pengacara Muda, Pakistan Bersiap Hapus Pajak Produk Menstruasi

    17/06/2026

    Hat-trick di Piala Dunia, Messi Kirim Pesan Tegas: Takhta Sepak Bola Dunia Masih Miliknya

    17/06/2026

    Africa CDC Peringatkan Wabah Ebola di Kongo Berpotensi Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah

    17/06/2026

    Trump Menang atas Rival Lamanya di Georgia, tetapi Pengaruh Politiknya Mulai Diuji dalam Sejumlah Pemilu Penting

    17/06/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.