Close Menu

    Subscribe to Updates

    Dapatkan informasi terbaru dari mayoritas.com

    Apa yang Viral?

    Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Sedikitnya 13 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

    29/07/2026

    Atlet Australia Saksikan Insiden Penusukan Saat Latihan untuk Commonwealth Games di Glasgow

    29/07/2026

    Booker Prize 2026 Umumkan Daftar Panjang, 13 Novel “Penuh Daya Ledak” Bersaing Raih Penghargaan Bergengsi

    29/07/2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • POLITIK
      • Politik Amerika
      • Politik Asia
      • Politik Dunia
      • Politik Eropa
      • Politik Nasional
      • Politik Timur Tengah
    • Nasional

      Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Sedikitnya 13 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

      29/07/2026

      Atlet Australia Saksikan Insiden Penusukan Saat Latihan untuk Commonwealth Games di Glasgow

      29/07/2026

      Booker Prize 2026 Umumkan Daftar Panjang, 13 Novel “Penuh Daya Ledak” Bersaing Raih Penghargaan Bergengsi

      29/07/2026

      Kartel Narkoba Meksiko Alihkan Produksi Sabu ke Nigeria, Afrika Barat Kini Jadi Basis Baru

      29/07/2026

      Iran dan AS Kembali Saling Serang, Gencatan Singkat Berakhir di Tengah Memanasnya Konflik

      29/07/2026
    • TEKNOLOGI

      AS Larang Impor Robot Humanoid Baru Buatan China, Pemerintahan Trump Sebut Ada Risiko Keamanan Nasional

      29/07/2026

      China Hadapi Ancaman Baru saat Bencana Alam Melanda: Video AI Palsu yang Menyesatkan

      28/07/2026

      Dugaan Peretasan OpenAI, Ancaman Nyata atau Sekadar Aksi Publisitas?

      25/07/2026

      Kongres AS Ajukan RUU “Kill Switch” AI setelah Insiden OpenAI, Pemerintah Diusulkan Bisa Mematikan Sistem Kecerdasan Buatan

      24/07/2026

      Gedung Putih Tuduh Moonshot AI China Curi Teknologi Anthropic untuk Kembangkan Model K3

      23/07/2026
    • Hiburan
    • Belanja Sekarang
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    Mayoritas.com
    Langganan Sekarang
    TOPIK PANAS
    • Olahraga
    • Ekonomi & Pasar
      • Bisnis
      • Ekonomi
      • Keuangan
    • Wisata & Kuliner
    • Belanja Sekarang
    Mayoritas.com
    Home»Lain Lain»Putri Bajrakitiyabha Wafat Setelah Tiga Tahun Lebih Koma, Suksesi Takhta Thailand Kembali Diselimuti Ketidakpastian
    Lain Lain

    Putri Bajrakitiyabha Wafat Setelah Tiga Tahun Lebih Koma, Suksesi Takhta Thailand Kembali Diselimuti Ketidakpastian

    joveBy jove12/06/2026No Comments3 Mins Read2 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Putri Bajrakitiyabha dari Thailand, yang telah berada dalam kondisi koma selama lebih dari tiga tahun, meninggal dunia, demikian diumumkan pihak Istana Kerajaan Thailand. Ia wafat pada usia 47 tahun.

    Sang putri mengalami kolaps pada Desember 2022 saat sedang berolahraga bersama anjing-anjing peliharaannya. Tim dokter menyatakan kondisi tersebut disebabkan oleh gangguan irama jantung yang sangat parah akibat infeksi mycoplasma pada jantungnya.

    Dengan kepergiannya, keluarga kerajaan Thailand kehilangan salah satu anggota yang paling menonjol dan berprestasi, sekaligus sosok yang selama ini dipandang berpotensi memainkan peran penting dalam persoalan suksesi kerajaan yang hingga kini masih belum jelas.

    Putri Bajrakitiyabha merupakan anak tertua dari tujuh anak Raja Vajiralongkorn. Ia lahir pada 7 Desember 1978 dari pernikahan pertama sang raja dengan sepupu sekaligus istrinya, Putri Soamsawali.

    “Dalam kurun waktu tersebut, tim medis telah memberikan perawatan yang paling dekat dan intensif yang memungkinkan, tetapi kondisinya terus memburuk secara bertahap,” demikian pernyataan istana pada Jumat pagi.

    Istana menambahkan bahwa Putri Bajrakitiyabha meninggal dunia pada pukul 19.48 waktu setempat (12.48 GMT) pada hari sebelumnya di Rumah Sakit Chulalongkorn.

    Ia menempuh pendidikan hukum dan meraih dua gelar pascasarjana dari Universitas Cornell di Amerika Serikat. Setelah sempat bekerja di Misi Thailand untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, ia kembali ke Thailand dan bertugas di kantor Kejaksaan Agung di Bangkok serta sejumlah wilayah lainnya.

    Pada periode 2012 hingga 2014, ia menjabat sebagai Duta Besar Thailand untuk Austria. Di sana, ia membangun hubungan erat dengan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC).

    Putri Bajrakitiyabha kemudian aktif menyuarakan pentingnya reformasi sistem pemasyarakatan, dengan perhatian khusus terhadap perempuan rentan yang berakhir di penjara. Thailand sendiri merupakan salah satu negara dengan jumlah narapidana perempuan tertinggi di dunia.

    Setelah kembali ke Thailand, ia ditunjuk sebagai Duta UNODC untuk Supremasi Hukum di Asia Tenggara. Ia terus mengadvokasi reformasi sistem peradilan pidana Thailand, yang kerap menjatuhkan hukuman berat terhadap pelanggaran kepemilikan narkoba dalam jumlah relatif kecil.

    Pada 2021, ayahnya mengangkatnya sebagai kepala staf pengawal pribadi kerajaan dengan pangkat jenderal.

    Selain aktif dalam berbagai tugas publik, Putri Bajrakitiyabha juga dikenal sebagai penggemar kebugaran yang sering mengikuti lomba lari jarak jauh.

    Kemampuan yang dimilikinya serta besarnya kepercayaan Raja Vajiralongkorn kepadanya membuat namanya kerap muncul dalam spekulasi mengenai suksesi takhta Thailand.

    Raja Vajiralongkorn yang kini berusia 73 tahun hingga saat ini belum menunjuk pewaris takhta secara resmi. Tradisi Thailand mengatur bahwa pewaris takhta seharusnya laki-laki, namun amendemen konstitusi tahun 1974 membuka kemungkinan bagi perempuan untuk menduduki takhta kerajaan.

    Sang raja memiliki lima putra. Namun, empat putra dari pernikahan keduanya dicabut statusnya sebagai anggota keluarga kerajaan pada 1996 dan sejak saat itu tinggal bersama ibu mereka di Amerika Serikat.

    Putra kelimanya, Pangeran Dipangkorn, yang lahir dari pernikahan ketiga sang raja, selama ini dianggap sebagai pewaris takhta yang paling mungkin. Meski demikian, sejumlah pihak mempertanyakan kemampuannya untuk menjalankan peran sebagai raja di negara yang menempatkan institusi monarki sebagai kekuatan yang sangat berpengaruh.

    Bagi banyak kalangan royalis Thailand, Putri Bajrakitiyabha dianggap sebagai figur paling menjanjikan untuk menggantikan ayahnya, baik sebagai ratu maupun sebagai wali kerajaan yang mendampingi Pangeran Dipangkorn.

    Wafatnya Putri Bajrakitiyabha kembali meninggalkan tanda tanya besar mengenai masa depan suksesi kerajaan Thailand. Namun, ketatnya hukum lese majeste di negara tersebut membuat pembahasan terbuka mengenai isu suksesi praktis tidak memungkinkan dilakukan di ruang publik.

    keamtian penyakit thailand
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    jove
    • Website

    Related Posts

    Bencana

    Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Sedikitnya 13 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

    29/07/2026
    Hukum Kriminal

    Atlet Australia Saksikan Insiden Penusukan Saat Latihan untuk Commonwealth Games di Glasgow

    29/07/2026
    Budaya

    Booker Prize 2026 Umumkan Daftar Panjang, 13 Novel “Penuh Daya Ledak” Bersaing Raih Penghargaan Bergengsi

    29/07/2026
    Bisnis

    Kartel Narkoba Meksiko Alihkan Produksi Sabu ke Nigeria, Afrika Barat Kini Jadi Basis Baru

    29/07/2026
    Bisnis

    AS Larang Impor Robot Humanoid Baru Buatan China, Pemerintahan Trump Sebut Ada Risiko Keamanan Nasional

    29/07/2026
    Ekonomi & Pasar

    Iran dan AS Kembali Saling Serang, Gencatan Singkat Berakhir di Tengah Memanasnya Konflik

    29/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Langganan Berita

    Dapatkan berita olahraga terkini dari NewsSite tentang dunia, olahraga, dan politik.

    Pilihan Editor

    Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Sedikitnya 13 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

    29/07/2026

    Atlet Australia Saksikan Insiden Penusukan Saat Latihan untuk Commonwealth Games di Glasgow

    29/07/2026

    Booker Prize 2026 Umumkan Daftar Panjang, 13 Novel “Penuh Daya Ledak” Bersaing Raih Penghargaan Bergengsi

    29/07/2026

    Kartel Narkoba Meksiko Alihkan Produksi Sabu ke Nigeria, Afrika Barat Kini Jadi Basis Baru

    29/07/2026
    Info Terbaru

    Apa Itu Lifestyle Sedentary? Menimbulkan Banyak Penyakit Hingga Dapat Terkena Kanker

    20/01/2021

    Pebasket Zhang Ziyu Setinggi 220M Menarik Perhatian Usai Mengalahkan Tim U-18 Indonesia

    15/01/2021

    Kronologi Atlet Bulu Tangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Di Ajang AJC 2024

    15/01/2021
    Advertisement
    LOGO_FOOTER_MAYORITAS
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • Ekonomi & Pasar
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Wisata Kuliner
    • Video Unggulan
    • Kesehatan

    Company

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Hak Cipta
    • Disclaimer
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Panduan Kebijakan

    Layanan

    • Toko
    • Customer Support
    • Karir
    • Tentang kami
    • Hubungi Kami
    • Akses login

    Langganan Updates

    Dapatkan informasi terkinni seputar fakta informasi dunia, anda bisa berlangganan melalui email anda

    © 2026 Mayoritas.com
    • Privacy Policy
    • Term of Service
    • Contact us

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.