Connect with us

Ekonomi Bisnis

Hutama Karya Harus Percepat Pembangunan Tol Trans Sumatera

Published

on

Photo: Shutterstock

Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menunjuk Bintang Perbowo untuk menduduki jabatan Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero). Sebelumnya Bintang adalah Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Menteri BUMN Rini Soemarno memilih Bintang bukan tanpa alasan. Pengalamannya di sektor kontruksi dan sifat kepemimpinan Bintang sangat dibutuhkan untuk menangani Hutama Karya.

Tentu saja, ada pekerjaan rumah yang dititipkan Kementerian BUMN kepada Bintang di Hutama Karya.

“Percepat pembangunan jalan tol Sumatera karena konsesinya memang buat Hutama Karya. Atur financing sehingga tetap sehat,” kata Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana Prasarana Perhubungan (KSPP).

Ahmad Bambang memandang selama ini pembangunan proyek jalan tol Trans Sumatera berjalan cukup moderat. Hal ini juga menjadi alasan mengapa I Gusti Ngurah Putra yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Hutama Karya kini ditempatkan sebegai Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

“Betul, pembangunan Trans Sumatera masih kurang karena belum sinkron antara Hutama Karya sebagai pemegang konsesi dengan Waskita Karya selaku kontraktor utama. Makanya Dirut Hutama Karya yang lama dipindah ke Waskita biar sekalian mempercepat,” cerita Ahmad Bambang.

Kaji Ulang

Menteri BUMN Rini Soemarno mengangkat Bintang Perbowo sebagai Direktur Utama Hutama Karya. Usai mendapat Surat Keputusan Menteri Rini, Bintang akan langsung bertemu dengan manajemen Hutama Karya dan juga komisaris untuk memetakan rencana dalam mengelola Hutama Karya.

“Pertama, apa sih proyek strategis nasional yang akan diselesaikan HK tahun ini, kita akan review mana yang menjadi prioritas utama mana yang tidak,” ucap Bintang di Kementerian BUMN pada Rabu kemarin.

Tak hanya itu, yang menjadi concern Bintang, tak kalah penting adalah mengenai kedisiplinan dalam menjalankan ketentuan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Hal ini mengingat belakangan banyak sorotan masyarakat mengenai proyek-proyek yang dikerjakan BUMN.

Bintang mengaku, baru mendapatkan kabar jika Kementerian BUMN untuk penyerahan SK pada pagi ini. “Saya baru dikabari Kementerian BUMN untuk menerima tugas baru tadi pagi,” dia menjelaskan.

Seperti diketahui, Hutama Karya saat ini memiliki tugas salah satunya menyelesaikan proyek Jalan Tol Trans Sumatera.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi Bisnis

Karyawan Minta Kementerian BUMN Tak Bongkar Pasang Direksi Pertamina

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui.

Published

on

By

Photo: Shutterstock

Jakarta – Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar mengaku khawatir dengan adanya pergantian direksi PT Pertamina (Persero) dalam waktu singkat. Elia Massa Manik yang baru duduk di kursi Direktur Utama Pertamina selama 13 bulan telah dicopot.

Menurut Arie, perombakan yang terlalu singkat tak akan membuat kemajuan di dalam tubuh perusahaan pelat merah ini. Apalagi, Pertamina dituntut untuk bisa mengalahkan kinerja Petronas, Malaysia.

“Kami dituntut pemerintah mengalahkan Petronas Malaysia. Namun, jika terus seperti ini, kemajuan perusahaan untuk mengejar ketertinggalan pasti akan terganggu,” ujar Arie dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (26/4/2018).

Saat ditunjuk menjadi bos Pertamina, katanya, Elia Massa membawa kebijakan jangka pendek dan jangka panjang yang dijabarkan ke seluruh pekerja perseroan. Namun, kebijakan ini tak ada artinya saat Elia Massa digantikan Nicke Widyawati.

“Tetapi, dari sisi operasional, pekerja terus bekerja memenuhi target perusahaan, tak ada gangguan dari sisi operasional atas perombakan direksi ini,” katanya.

Arie menambahkan jabatan direktur utama Pertamina sangat strategis. Untuk itu, dia berharap, jabatan ini tidak lagi ditungganggi kepentingan-kepentingan yang merugikan perusahaan.

Syarat Kepentingan Politis

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan pencopotan direksi Pertamina sarat kepentingan politis. Hal ini akibat dari gencarnya pemerintah untuk membentuk holding migas antara Pertamina dan PGN.

Bhima menegaskan direksi Pertamina sekarang ingin fokus untuk eksplorasi minyak mentah dan kurangi defisit Neraca migas tahun 2017 yang mencapai US$ 8,5 miliar (data BPS).

Sedangkan, jumlah wilayah kerja eksplorasi secara nasional dalam periode 2014-2017 terus mengalami penurunan sebesar 68 WK.

“Jika kondisi ini tidak berubah, lifting minyak pada tahun 2025 akan turun menjadi 505 ribu barel per hari dari kondisi saat ini 775 ribu barel per hari. Kinerja eksplorasi yang terus memburuk jadi alasan pencopotan direksi,” Kata Bhima.

“Pencopotan ini justru memperlancar holding migas. Direksi yang baru dipaksa patuh ke Kementerian BUMN tanpa syarat. Disitu sisi politiknya,” Bhima mengakhiri.

5 Direksi Diberhentikan

Untuk diketahui, Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Pertamina pada 20 April 2018 memutuskan perombakan direksi pada perusahaan ini. RUPSLB memutuskan pemberhentian dengan hormat Direktur Utama Elia Massa Manik.

Selanjutnya Nicke Widyawati ditunjuk sebagai Plt Direktur Utama, menggantikan Elia Massa Manik.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan ini sudah menjadi keputusan Menteri BUMN Rini M Soemarno.

“Ibu menteri telah buat keputusan yaitu pemberhentian Direksi Pertamina dan pengangkatan direksi,” kata dia saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Sebanyak 5 direksi diberhentikan dalam hasil RUPS ini. Mereka adalah Direktur Utama, Direktur Pengolahan, Direktur Mega Proyek, Direktur Aset, dan juga Direktur Pemasaran Korporat.

“Dan untuk sementara Plt Dirut sekaligus Direktur SDM adalah ibu Nicke,” jelas dia.

Berikut susunan direksi yang dicopot:

1. Direktur Utama: Elia massa manik,

2. Direktur Pemasaran Korporat: Much Iskandar

3. Direktur Pengolahan: Toharso

4. Direktur Manajemen Aset: Dwi W Daryoto

5. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia: Ardhy N. Mokobombang

Berikut susunan direksi baru Pertamina:

1. Plt Direktur Utama sekaligus Direktur SDM: Nicke Widyawati

2. Direktur Pengolahan: Budi Santoso Syarif

3. Direktur Keuangan: Arief Budiman

4. Direktur Pemasaran Korporasi: Basuki Trikora Putra

5. Direktur Pemasaran Retail: Masud Hamid

6. Direktur Manajemen aset: M Haryo Junianto

7. Direktur MPP: Heru Setiawan

8. Direktur infrastruktur: Gandhi Sriwidjojo.

Continue Reading

Ekonomi Bisnis

Investor Asing Lepas Saham, IHSG Dibuka Melemah ke 6.069,67

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores.

Published

on

By

Photo: Shutterstock

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di dua arah pada pembukaan perdagangan Kamis ini. Investor asing jual saham Rp 142 miliar di pasar regular.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (26/4/2018), IHSG naik 4,49 poin atau 0,07 persen ke posisi 6.084,21. Penguatan ini tak berlanjut hingga pembukaan. Pada pukul 09.00, IHSG turun 12,96 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.069,67.

Indeks saham LQ45 juga turun 0,31 persen ke posisi 1.975,84. Sebagian besar indeks saham acuan berada di zona merah.

Sebanyak 93 saham menghijau tetapi tak mampu membawa IHSG ke zona positif. Sebanyak 55 saham melemah sehingga menekan IHSG dan 97 saham diam di tempat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.089,09 dan terendah 6.066,67.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 28.051 dengan volume perdagangan saham 477 juta saham. Nilai transaksi harian Rp 659 miliar.

Investor asing jual saham Rp 142 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) makin menguat ke posisi Rp 13.925.

Dari 10 sektor pembentuk indeks hanya ada dua sektor yang menguat yaitu aneka industri yang naik 0,73 persen dan barang konsumsi yang menguat 0,04 persen.

Sektor keuangan turun 1,28 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham industri dasar melemah 0,63 persen dan sektor saham perkebunan tergelincir 0,29 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham MLPT naik 24,29 persen ke posisi Rp 870, saham KOBX menanjak 19,69 persen ke posisi Rp 304 per saham, dan saham BBRM melonjak 18 persen ke posisi Rp 118 per saham.

Adapun saham-saham yang melemah antara lain saham OASA turun 10,78 persen ke posisi Rp 298, saham JKSW turun 9,38 persen ke posisi Rp 87 per saham, dan saham MTSM tergelincir 9,26 persen ke level Rp 294.

Prediksi Analis

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya menuturkan peluang teknikal rebound untuk IHSG terlihat cukup lebar.

“Kuatnya fundamental perekonomian, mampu bertahannya IHSG dalam situasi uji support di tengah gejolak dari market global, serta nilai tukar, hal ini menunjukkan IHSG masih cukup baik sehingga cukup mampu bertahan dan tahan terhadap goncangan,” ujar dia pada Liputan6.com, Kamis (26/4/2018).

“Hari ini IHSG berpeluang mengalami teknikal rebound dengan kisaran 6.002 – 6.265,” ujar dia.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji turut mengungkapkan demikian yakni IHSG berpeluang rebound.

“Peluang terjadinya teknikal rebound masih terbuka lebar. IHSG berada pada kisaran 5.974 – 6.269,” dia menjelaskan.

Sementara itu, Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi memprediksi IHSG bergerak whipsaw.

“Diperkirakan IHSG akan memantul (whipsaw) yakni IHSG akan menguji MA200 berbalik kembali di atas indikasi positif,” tutur Lanjar.

Continue Reading

Ekonomi Bisnis

Sulit Ditertibkan, SKK Migas Bakal Sulap Sumur Minyak Tua Jadi Wisata

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Published

on

By

Photo: Shutterstock

Jakarta – Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) mengaku sulit menertibkan aktivitas pengeboran sumur ilegal. Oleh karena itu, ‎agar sumur-sumur tua tidak dimanfaatkan untuk aktivitas penambahan ilegas, SKK Migas bakal mengubahnya menjadi obyek wisata.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan, penertiban sumur ilegal sulit dilakukan karena hal tersebut sudah menjadi aktivitas yang biasa bagi warga sekitar sumur. Mereka memanfaatkan sumur-sumur migas yang sudah tidak beroperasi dan menjadikannya sebagai mata pencarian.

“Kegiatan ilegal drilling ini sulit dilarang karena menyangkut perut orang sekitar,

SKK Migas pun mencari cara lain agar masyarakat sekitar sumur masih bisa mendapat periuk nasi tetapi aktivitasnya tidak membahayakan. Salah satu yang tengah dibahas adalah menjadikan sumur migas tua sebagai obyek wisata.

Dengan langkah tersebut pengelolaan sumur tua akan dilakukan oleh orang yang memang mengerti di sektor migas tetapi dengan melibatkan masyarakat setempat.

Langkah ini sebenarnya sudah dilakukan pada pada sumur Wonocolo, Bojonegoro Jawa Timur.

“‎SKK Migas berharap ke depan lokasi ilegal seperti ini dapat dijadikan semacam obyek wisata agar tidak terulang pengemboran ilegal,” ucapnya.

Wisnu melanjutkan, ‎pembuatan objek wisata sumur minyak tua memerlukan kerjasama dengan pemerintah daerah (pemda). Untuk pemboran sumur minyak ilegal terjadi di Sumatera dan Jawa.

“Ilegal drilling ini juga terjadi di Sumatera dan Jawa,” tandasnya.

Korban Meninggal 18 Orang

Korban jiwa akibat ledakan dan kebakaran sumur minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terus bertambah. Info terbaru, 18 orang dilaporkan tewas dalam insiden ini.

“Korban 18 (info) terakhir meninggal dunia. Sekitar 40-an yang luka berat, ada beberapa rumah juga yang terbakar,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (25/4/2018).

Setyo menuturkan, hingga saat ini semburan api dari sumur minyak tradisional tersebut masih menyala. Petugas gabungan masih bekerja keras untuk memadamkan api. Petugas juga telah memasang garis polisi agar tidak ada warga yang mendekat ke lokasi.

“Sementara TKP sedang diolah aparat setempat. Kita ingin mengetahui penyebabnya. Kalau sudah tahu penyebabnya, teknis kita akan meminta keterangan-keterangan ahli,” ucap Setyo.

Continue Reading

Trending